Kecantikan Alami Kawasan Kalikuning yang Sempat Luluh Lantah

Gunung Merapi memang menjadi salah satu gunung aktif yang terdapat di Indonesia dan menyimpan potensi wisata yang berlimpah, termasuk salah satunya adalah kawasan yang terdapat di lereng Gunung Merapi yang ternyata menyajikan banyak area yang cocok dijadikan destinasi wisata. Kawasan lereng gunung yang subur menawarkan sebuah pemandangan hijau dengan udara yang sejuk dan bersih. Kawasan hijau inilah yang menjadikan kawasan lereng Gunung Merapi kerap dijadikan pilihan wisatawan untuk dikunjungi.

Kaliurang menjadi salah satu desa di kawasan lereng Gunung Merapi yang saat ini sering disinggahi wisatawan dari berbagai daerah. Sebelumnya kawasan Kaliurang masih kalah dengan Kalikuning yang dikenal dahulu oleh kalangan wisatawan. Obyek wisata Kalikuning bahkan sebelum terjadinya erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 lalu sering dipenuhi wisatawan. Hal ini karena topografinya yang berupa daerah perbukitan dengan pemandangan indah menjadi nilai lebihnya.

Kemudian pemandangan semakin terlihat semakin indah dengan adanya aliran sungai yang deras dan jernih. Ditambah lagi dengan adanya deretan pepohonan pinus yang nampak cantik mengitari kawasan Kalikuning. Sayangnya setelah erupsi terjadi membuat kawasan Kalikuning rusak berat dan hingga sekarang masih dalam kondisi yang belum banyak berubah. Kalikuning tersapu seluruhnya oleh awan panas dan membuat tanaman di sekitarnya mati total. Akibatnya tanah di Kalikuning menjadi menghitam dan gersang tanpa pepohonan atau tanaman sedikit pun.

Namun setelah beberapa tahun berlalu, kawasan ini mulai menunjukkan perubahan ke arah lebih baik secara natural. Sapuan awan panas ternyata menjadikan kondisi sekitarnya semakin ideal untuk tanaman tumbuh dan berkembang. Kini saat menyambangi Kalikuning wisatawan bisa menemukan rerumputan hijau yang memenuhinya bak taman rumput yang luas dan rimbun. Area ini kemudian menjadi spot favorit bagi mereka yang ingin bercamping dan mendirikan tenda disana.

Bukit yang mulai menghijau sejalan dengan Kali Kuning yang mulai dialiri air kembali, dan semakin jernih sekaligus segar. Dekat sungai tersebut terdapat sebuah jembatan beton yang meski dihempas awan panas kondisinya masih kokoh. Perpaduan pemandangan yang mulai membaik secara natural ini sering dijadikan lokasi foto pre wedding oleh pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan. Perbaikan pun dilakukan oleh masyarakat sekitar, yang dulunya sempat membuka layanan tempat penginapan dan kamar mandi umum.

Perlahan masyarakat mulai memperbaiki semua aset pariwisata yang dimilikinya, beberapa terlihat mulai memperbaiki kamar mandi. Beberapa juga mulai melakukan perbaikan pada rumah dan penginapan yang nantinya akan dibuka kembali seperti sebelumnya. Meski rusak parah dan luluh – lantah pasca erupsi, kunjungan wisatawan masih ada di Kalikuning. Pengunjung biasanya adalah wisatawan yang memakai layanan paket Lava Tour dari biro perjalanan wisata. Dalam paket liburan tersebut Kalikuning masuk ke dalam deretan tempat yang dikunjungi sebab menjadi area aliran lahar larva.

Pengunjung pun banyak yang memilih mengabadikan foto-foto pemandangan yang cantik dan sempurna dalam bidikan kamera. Aliran air di Kali Kuning yang segar juga menjadi area terbaik wisatawan untuk merasakan segarnya air khas pegunungan. Beberapa pengunjung juga menjadikan area Kalikuning sebagai spot untuk berkemah dan menikmati pengalaman hidup mandiri di alam. Bagi wisatawan yang masuk ke kawasan Kalikuning hingga saat ini tidak dipungut biaya apapun.

Siapa sangka sejak adanya erupsi Gunung Merapi kawasan satu ini memperlihatkan kemampuan pulih yang sangat menarik. Pemandangan terbaiknya dapat dinikmati siapa saja tanpa perlu mengeluarkan biaya, namun bisa merasakan kepuasan dari kunjungan wisata yang dilakukan.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.