Rassotel Akan Mengibarkan Sayapnya dengan Membuka 2 Hotel di Jogja

Jaringan hotel lokal yakni Rassotel memiliki rencana untuk mengibarkan sayapnya menjadi lebih luas lagi. Rassotel memiliki rencana untuk membuka 2 hotel baru dengan menggunakan konsep arsitektur di tahun 2016 ini. Rencananya akan membuka lagi di daerah Hadiningrat serta Sagan di bulan Oktober ini. Konsep dan bentuk hotel akan seperti bangunan Jawa. Mujono Muali yakni General Manajer Indies mengatakan bila hotel yang berada di Teras Hadiningrat direncanakan akan mempunyai kamar 120 kamar dan untuk daerah Sagan akan mempunyai kamar 40 kamar.

Jaringan hotel lokal sudah membuka hotel yang menggunakan konsep bangunan peninggalan kolonial yang berada di Prawirotaman. Hotel ini memiliki kamar 74 kamar. Berbagai macam hotel yang ada di jaringan Rassotel ini seperti The Grove Inn, The Grove Express, The Grove Premiere, serta Indies Heritage. Hotel yang memiliki konsep arsitektur kolonial yang baru – baru ini berdiri bernama Indies Heritage. Untuk Indies Heritage Hotel memiliki lokasi di Prawirotaman 3, Yogyakarta. Hotel ini baru saja di buka di bulan Desember lalu.

Indies Heritage Hotel sengaja dibangun dengan konsep baru. Mungkin ada yang menyangka jika bangunan dari Indies Heritage Hotel merupakan bangunan renovasi, namun sebenarnya bukan. Bangunan Indies Heritage Hotel yang memiliki konsep kolonial ini dikarenakan identik dengan penggunaan tralis, kaca patri serta sudut bangunan yang sangat mirip dengan bangunan di Belada. Konsep bangunan yang bertema kolonial dapat Anda lihat saat memasuki bangunan hotel. Di jendelanya memiliki ukuran yang panjang, lantai keramik pun memiliki pola sendiri, ditunjang dengan lampu antik dan relief bangunan yang berbentuk ukuran. Tentu sangat dinamis bukan?

Jika Anda ingin merasakan kemewahan dari Indies Heritage Hotel, Anda dapat singgah di sini. Untuk kamarnya berukuran 23 meter dengan tarif sekitar 800 ribuan per malamnya, untuk sudut lantai dasar Anda dapat melihat mesin untuk memutar piringan hitam yang antik seperti gramaphone yang masih dapat digunakan. Selain itu pada dinding juga terdapat berbagai replika foto dengan tempo dulu.

Pembuatan Indies Heritage Hotel terinspirasi dari adanya area Prawirotaman yang memiliki status sebagai cagar budaya. Interiornya mempergunakan interior yang berasal dari Yogyakarta dan Jawa Tengah yang masih berstatus industri kecil. Dengan adanya hotel yang berbeda ini, banyak yang mengaku optimis untuk meraih pasar wisatawan yang singgah ke Yogyakarta dengan tujuan untuk liburan. Jika di perhatikan secara teliti memang 5 tahun kedepan akan semakin banyak hotel yang dibangun serta memiliki konsep yang begitu menarik.

Indies Heritage Hotel memiliki kamar 74 yang terbagi menjadi 41 kamar Deluxe, 3 kamar suite serta 6 kamar deluxe balconi dan terakhir 24 kamar poll view. Berbagai fasilitas kamar siap untuk memanjakan Anda. Ada televisi dengan ukuran 32 inch dengan layar datar, Wi-Fi, teh, kolam renang, kafe, restoran dan terakhir area parkir. Harga yang ditawarkan antara 800 ribu hingga 1.5 juta. Harga yang di tawarkan ini sudah masuk pajak pemerintah sebesar 21 persen.

Ada berbagai macam objek wisata yang berada di sekitar Indies Heritage Hotel contohnya seperti kesultanan Yogyakarta, Malioboro, Candi Borobudur, Gembira Loka, serta Monumen Tugu. Jadi, apakah Anda masih mencari hotel dengan konsep heritage yang menarik untuk dijadikan tempat menginap? Nikmati Indies Heritage Hotel dan tunggu Rassotel yang lainnya.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.