Berpijak di Atas Awan Puncak Tertinggi Bromo

Jika kamu berkunjung ke Jawa Timur ketika liburan ada satu lokasi wisata yang tak boleh dilewatkan yaitu Gunung Bromo, mungkin namanya sudah tidak asing lagi terdengar di kuping Anda. Gunung Bromo juga sudah termasuk sebagai sebuah destinasi wisata yang cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Semua wisatawan yang datang kesini bertujuan untuk menaklukkan puncaknya. Wisata alam yang satu ini memang memiliki seribu hal yang dapat memikat Anda, tak hanya pesonanya saja melainkan juga adrenalin, termasuk sebagai jajaran pegunungan tinggi di Jawa Timur yang juga dapat disejajarkan dengan Semeru.

Continue reading

Suasana Sejuk di Boon Pring Ademan Malang

Kebanyakan wisatawan yang datang jauh-jauh ke Malang adalah mereka yang mendambakan suasana sejuk dan juga tenang. Mengingat lokasi yang satu ini menawarkan hal tersebut kepada Anda. Untuk itu saat weekend tiba tak ada salahnya bagi Anda untuk bertandang ke kota yang tak terlalu jauh dari kabupaten Batu ini, sekalian mencoba paket wisata lengkapnya di berbagai kawasan. Datang ke Malang memang merupakan pilihan yang sangat tepat bagi kamu yang berasal dari kota besar dan rindu akan suasana nyaman, terbebas dari polusi dan juga macet. Malang nampaknya bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik.

Continue reading

5 Suku Tionghoa yang Tersebar di Indonesia

Memang bukan hal yang asing lagi bagi kita bahwa Indonesia merupakan negara dengan beragam kebudayaan, mulai dari suku, ras hingga agama, bahkan jika ditelisik lebih dalam maka sebenarnya penduduk yang ada di Indonesia ini bukan hanya suku asli, merupakan campuran, diantaranya adalah yang berasal dari Mongoloid, atau ras yang mayoritas keberadaannya adalah dari etnis Tionghoa, berkulit putih, mata sipit dan juga rambut hitam. Tak heran jika banyak diantara penduduk Indonesia juga memiliki darah serupa, banyak yang mengatakan sebagai turunan China.

Leluhur suku Tionghoa sendiri sudah lama melakukan migrasi kira-kira adalah pada abad ke 16 hingga 19, Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan utama mereka, mengingat kita tau bahwa sebenarnya wilayah ini kaya akan berbagai macam sumber penghidupan, diantarannya adalah rempah-rempah. Karena hal tersebut beberapa diantaranya menetap dan juga menikah dengan penduduk setempat. Dengan selang waktu yang cukup lama akhirnya masyarakat pendatang tersebut akhirnya berbaur dengan warga sekitarnya, memiliki keturunan hingga beberapa generasi selanjutnya.

Setidaknya jika melihat pada Undang-Undang ada 4-5% penduduk Indonesia merupakan warga etnis Tionghoa yang terbagi atas beberapa suku, diantaranya adalah:

1. Hokkian
Suku yang satu pada awal mulanya merupakan penduduk yang berasal dari provinsi Fujian Tiongkok, suku yang satu ini juga merupakan penduduk mayoritas Tionghoa yang ada di Indonesia, dari segi fisik sebenarnya tak jauh berbeda dengan masyarakat keturunan China yang lainnya. namun kebanyakan suku ini terkonsentrasi pada kawasan Sumatera, ia umumnya memiliki mata pencaharian dengan berdagang, menggunakan bahasa Han dan juga Dialek minnan selatan.

2. Hakka
Hakka sendiri tak jauh berbeda dengan suku Hokkian, ia merupakan salah satu suku penduduk terbesar yang ada di Tionghoa, di Indonesia sendiri ini merupakan suku yang menggunakan bahasa khek, suku ini berbeda dengan Hokkian yang umumnya bergerombol pada saat menetap, ia cenderung terpisah-pisah antara satu tempat ke tempat yang lainnya, tak hanya bisa dijumpai di Indonesia, melainkan juga berbagai negara di dunia mengingat ia tinggal secara menyebar setidaknya ada 35-40 juta yang tersebar ke seluruh dunia.

3. Kanton
Suku ini adalah orang-orang yang berasal dari Guangzhou, yaitu sebuah ibukota dari provinsi Guangdong, berbeda dengan suku-suku yang lainnya ia memiliki keahlian yang sangat baik di bidang medis, khususnya adalah untuk meracik berbagai macam ramuan mujarab, tak heran jika umumnya mata pencaharian mereka selama tinggal di Indonesia adalah dengan berdagang obat-obatan, di Indonesia sendiri kebanyakan diantara suku ini menetap di Jakarta, Manado, Medan dan juga Makassar.

4. Tiochiu
Masyarakat dengan suku Taichou adalah berasal dari bagian utama provinsi Guangdong, suku yang satu ini termasuk yang cukup minoritas di Indonesia.

5. Hainan

Tak hanya Taichiou, Hainan sendiri termasuk sebagai suku China paling minoritas yang ikut melakukan transmigrasi ke berbagai wilayah yang ada di Indonesia, ia merupakan suku asli dari sebuah pulau kecil yang ada di Tiongkok paling selatan. Provinsi ini berdiri sendiri dengan ibu kotanya Haikou, mereka menggunakan bahasa asli Hainan dengan dialek juga Hainan.

Sekarang Anda cukup kenal bukan selain suku dari masyarakat Indonesia sendiri ternyata ada beragam suku juga yang berasal dari etnis Tionghoa yang menghuni dataran Indonesia, sebagai negara dengan asas Bhinneka Tunggal ika, tentunya sudah semestinya kita memiliki toleransi yang baik antar suku tersebut.

Menikmati Wisata Alam Tiongkok ke Singkawang

Pada tahun ini Imlek jatuh di tanggal 8 februari yang juga akan menandai tahun baru untuk shio kera, nah sudah siapkah anda dengan kegiatan untuk mengisi waktu liburan tersebut. Bagi yang memang ber-etnis Tionghoa tentunya sudah merencanakan dengan berbagai acara khas tahun baru Imlek, namun untuk yang tidak jangan khawatir kamu tetap bisa menikmati keceriaannya dengan mengunjungi berbagai macam obyek wisata dengan tema Imlek, apalagi jika dilihat banyak juga diantara masyarakat Tionghoa yang menetap di Indonesia, pada saat tahun baru datang tentunya ada segudang kegiatan yang sudah direncanakan, Anda hanya tinggal melihatnya.

Jika kamu juga menginginkan paket wisata alam yang menarik maka tak ada salahnya untuk datang ke Singkawang, kawasan yang satu ini memang sudah dikenal dengan mayoritas penduduknya adalah berasal dari etnis Tionghoa, namun tak hanya itu, tiap tahun baru datang maka akan banyak sekali atraksi yang dapat kamu saksikan secara langsung, atraksi-atraksi khas imlek dan juga Cap Go Meh, mulai dari memberikan hiasan di sepanjang jalan hingga parade yang akan mendatangkan banyak sekali wisatawan untuk berkunjung, kamu bisa menjadi salah satunya.

Berkunjung ke pantai pasir panjang

Nama pantai pasir panjang ini merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat populer di Singkawang, kamu bisa menjumpai hamparan pasir coklat dibalut dengan bebatuan ditambah dengan air laut berombak, namun jangan khawatir karena ombak yang ada disini relatif kecil sehingga anak-anak juga bisa ikut serta untuk bermain dengan aman. Pantai yang satu ini memiliki wilayah sekitar 100 meter, namun jangan khawatir karena keseruan untuk bermain air pantai tak akan berhenti di situ, kamu juga bisa menengok ke pantai sebelahnya yaitu pasir pendek.

Pantai pasir pendek

Sama seperti namanya jika dibandingkan dengan pantai pasir panjang, pantai yang ada disini jauh lebih kecil, nah kamu yang sudah datang akan menikmati suasana yang tergolong sepi dibandingkan dengan pantai sebelumnya, sangat cocok bagi yang gemar akan wisata memancing, jadi jangan lupa untuk membawa peralatannya juga, karena kawasan pantai yang satu ini letaknya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain secara langsung kamu akan menyaksikan pantai-pantai yang lainnya. kawasan tersebut juga cukup dekat dengan akses menuju ke bukit rindu, salah satu wisata alam yang juga tak boleh kamu lewatkan begitu saja.

Tanjung banjau

Merupakan sebuah tanjung dengan bebatuan yang menjadi penghubung antara pantai pasir panjang dengan Sinka Island Park, umumnya merupakan jalan utama yang harus kamu lewati untuk menuju ke bukit rindu, karena ia sendiri merupakan kaki bukit tersebut. Kawasan dengan ombak yang bersahabat tersebut adalah salah satu yang wajib untuk kamu kunjungi, pastinya tak akan menyesal karena selain bermain kamu juga bisa mengeluarkan hobby memancing, ada banyak ikan dan udang yang mudah untuk didapatkan disini.

Sinka island

Obyek yang satu ini cukup ramai dengan pengunjung di saat liburan, apalagi anak-anak, mengingat berbagai tawaran permainan umumnya juga ditujukan bagi anak-anak, satu lagi keunikannya kamu akan menjumpai kawasan pantai yang sangat rindang, dengan berbagai macam pepohonan dan batu-batu besar, nah untuk sampai ke pulau tersebut kamu akan melewati sebuah jembatan yang merupakan akses paling mudah kesini.

Menikmati wisata tahun baru Imlek tentunya akan jauh lebih lengkap jika kamu bertandang ke kawasan ini, mengingat banyak sekali tawaran obyek wisata alamnya.

Menikmati Liburan Imlek ke Petak Sembilan Glodok

Melengkapi keseruan tahun baru Imlek tentunya tak bisa kamu lewatkan begitu saja, tahun baru China ini memang bisa menyajikan berbagai macam hal yang unik dan pastinya menyenangkan, bagi kamu yang tak merayakan pastinya tetap akan merasakan keseruannya bukan, mengingat ada saat acara ini menjadi berlangsung kamu juga akan mendapatkan saat liburan, nah jangan lewatkan kesempatan in untuk ikut serta melihat berbagai macam keceriaan di saat tahun baru China tersebut.

Melihat di Indonesia sendiri banyak penduduk etnis Tionghoa sebenarnya tak terlalu sulit jika ingin mengunjungi beberapa kawasan yang masih kental menyuguhkan acara-acara dengan tema Imlek, balutan warna merah dan juga berbagai jenis panganan khasnya, salah satunya adalah dengan bertandang ke sembilan Glodong, kawasan yang satu ini juga dikenal sebagai daerah pecinan, dimana mayoritas penduduknya merupakan orang-orang yang berasal dari etnis Tionghoa, tentunya akan sangat ramai saat tahun baru Imlek datang, lalu seperti apakah keceriaannya.

Mencoba bakmi amoy gang gloria

Masalah bernama bakmi menunya sudah tak terlalu asing lagi bagi Anda, mengingat hampir di setiap daerah selalu ada saja penjual makanan yang terbuat dari mie tersebut, namun jangan sepelekan yang satu ini, jika kamu bertandang ke sembilan glodok makanan yang satu ini merupakan salah satu primadona yang wajib untuk dicoba, terletak di sebuah gang dengan nama kedai Gloria, rumah makan yang satu ini selalu ramai dengan pengunjung apalagi pada saat Imlek datang, mengingat cukup banyak wisatawan yang bertandang di tahun baru China tersebut, tak perlu khawatir masalah harga karena untuk satu porsinya dibandrol dengan tarif yang cukup murah yaitu mulai dari 6 ribu rupiah untuk bakso gorengnya sedangkan mie bakmi lengkap adalah 26 ribu. Pastinya rasa tak akan membuat Anda kecewa.

Kedai yang satu ini selain menyajikan menu andalan yaitu bakmi juga tawarkan beberapa menu lainnya, diantaranya adalah nasi campur juga nasi tim, pastinya sangat cocok untuk melengkapi wisata Anda ke kawasan pecinan ini, pertama kali datang langsung coba wisata kulinernya ya.

Sembahyang di klenteng

Untuk Anda yang memeluk agama Buddha tersedia sebuah klenteng yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk sembahyang yaitu klenteng Tang Seng Ong Se dan Toa Se Bio, meskipun termasuk sebagai klenteng yang sudah tua, namun bangunan ini tetap berdiri dengan sangat gagah, memiliki sejarah panjang sebelum terbentuknya klenteng tersebut, ia sudah ada sejak 800 tahun yang lalu. Di beberapa bagian kamu bisa menjumpai arsitektur menarik berupa patung dari Dewi Kuan In dan juga Biksu Tong dengan berbagai ornamen yang menggambarkan cerita dari kera sakti.

Hanya dengan berkeliling dan melihat keunikan dari klenteng ini sebenarnya sudah cukup menghibur Anda, di sepanjang jalan menuju kawasan klenteng kamu akan menjumpai lampion-lampion berwarna merah yang akan menutupi sepanjang jalan tentunya sangat unik, akan tampak menarik lagi saat kamu bertandang kesini pada saat malam hari.

Belanja di pasar glodok

Kegiatan lainnya yang bisa kamu lakukan untuk menutup liburan Imlek di kawasan Pecinan tersebut adalah dengan berbelanja berbagai macam pernik khas Imlek, atau mungkin mencari-cari souvenir khasnya, ada berbagai macam aksesoris, cemilan hingga baju-baju berbau Tionghoa disini, tentunya kebanyakan memang dibalut dengan warna merah yang sangat khas akan etnis Tionghoa.

Seru bukan perjalanan Anda ke petak sembilan glodok, kamu bisa datang di saat libur Imlek tahun ini.

Suguhan Memukau Kepulauan yang Tiada Dua

Sebagai negara yang berbentuk kepulauan, Indonesia memiliki ribuan pulau yang menyuguhkan panorama laut dan pantai surgawi. Bagian Timur Indonesia Kita akan terpukau oleh keindahan pulau bernama Raja Ampat. Namun ketika memilih liburan ke bagian barat, maka Kita akan disuguhkan keindahan Kepulauan Banyak. Kepulauan Banyak terletak di kawasan Aceh, atau lebih tepatnya Aceh Singkil di Sumatra.

Menapaki keindahan Kepulauan Banyak akan menempuh perjalanan sekitar 8 jam dari Kota Medan, Sumatra Utara. Perjalanan yang akan dilalui menempuh jalur darat, yang kalau boleh dikatakan secara jujur akan sangat menguras tenaga. Setelah menempuh perjalanan darat, dilanjutkan menggunakan sebuah perahu untuk kemudian baru bisa menepi di salah satu dermaga di Kepulauan Banyak. Perjalanan yang panjang dan perlu tabungan tenaga ini akan terbayarkan sesampainya di pulau yang nyaris tanpa cela ini.

Pengalaman Menarik di Kepulauan Banyak

Menariknya, setelah tiba di Kepulauan yang sunyi namun indah ini Kita bak menjadi seorang tamu raja yang istimewa. Para pengunjung atau wisatawan setibanya disini akan mendapatkan upacara penyambutan. Lebih tepatnya disambut dengan sebuah tarian tradisional, yakni tari Dampeng yang memang merupakan tarian penyambutan tamu. Menjadi sebutan yang tidak keliru jika Kabupaten Aceh Singkil merupakan daerah yang masih sakral. Masyarakatnya masih berpegang teguh kepada adat istiadat yang sudah lama menjadi tuntunan bermasyarakat disana.

Pemandangan Menakjubkan di Kepulauan Banyak

Perjalanan yang cukup melelahkan dan menelan banyak biaya memang terbayarkan dengan keindahan dan berbagai suguhan khas di Kepulauan Banyak. Kepulauan Banyak oleh para wisatawan memang dianggap sebagai salah satu pulau dengan pemandangan langka dan indah. Selain kondisinya yang masih bersih karena keteguhan masyarakatnya akan hukum adat. Minimnya pengunjung menjadikan keindahan pulau terjaga keperawanannya. Pemandangan yang menjadi salah satu kekuatan pulau ini ialah perpaduan antara air laut dan juga air sungai.

Perpaduan kedua muara air yang berbeda ini membentuk sebuah gradasi warna, dimana warna air kecoklatan dari air sungai. Sementara akan semakin kebiruan hingga berakhir kepada warna biru pekat ketika mendekati laut lepasnya. Pemandangan di siang hari akan terlihat cukup jelas, namun pun ketika malam tiba keindahannya kian bertambah. Ditambah dengan pemandangan pantai berpasir putih semakin mendukung landscape yang memukau. Pemandangan yang tersaji kian sempurna melalui langit biru yang cerah menjadikan pemandangan yang terhampar terasa semakin bersih dan memukau.

Cerita Rakyat Terbentuknya Kepulauan Banyak

masyarakat setempat meyakini asal muasal terbentuknya Pulau Banyak dari cerita turun-temurun sejak dulu. Konon katanya, Pulau Banyak berbentuk satu kesatuan dengan kepulauan lain yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Dahulu Tuan Tapa melewati pertarungan besar melawan dua ekor naga raksasa. Pertarungan hebat ini kemudian membuat bumi terbelah dan kemudian terpecah menjadi pulau-pulau kecil. Bagian terbesar dari pecahan pulau tersebut adalah kepulauan Banyak yang konon menjadi titik pertarungan.

Terlepas dari cerita rakyat yang dipercaya oleh masyarakat disana, Kita kini melihat sebuah pulau yang menawarkan sesuatu yang lebih. Pulau ini memiliki potensi sebagai obyek wisata yang bisa menjadi magnet bagi wisatawan, tidak hanya lokal namun juga mancanegara. Keindahan pantainya sekaligus pemandangan dan kearifan masyarakat sekitarnya. Sudah memberikan fasilitas suatu obyek wisata yang menjanjikan kenyamanan dan cocok bagi semua kalangan. Tidak menutup kemungkinan jika ke depannya Kepulauan Banyak menjadi pulau ikonik terkemuka di kawasan Sumatra, Indonesia.

Berbagai Resiko Saat Liburan Minim Persiapan

Memiliki rencana menikmati liburan merupakan sebuah hadiah tersendiri usai berkutat dengan kesibukan yang menyita waktu dan tenaga. Mengistirahatkan badan dan juga pikiran akan lebih terasa efektisnya ketika dihabiskan untuk liburan. Berlibur memang selalu identik dengan kegiatan yang menyenangkan dan menyempurnakan jalan hidup pelakunya. Namun, tahukah Anda bahwa berlibur tanpa rencana akan menjadi bencana?

Meski menjadi kegiatan yang paling menyenangkan di muka bumi, ternyata untuk mendapatkan yang sempurna. Kita perlu menghindari beberapa kesalahan berikut agar stress hilang dan badan terasa segar:

1. Liburan secara mendadak,
Beberapa dari Kita kurang begitu mendapatkan kesempatan untuk merancang liburan yang sesuai dengan keinginan. Minimnya waktu luang menjadikan orang-orang yang masuk kategori “kepepet” ini memutuskan berlibur kapan saja. Persiapan yang kurang matang memang terlihat bukan masalah besar, namun sejatinya tidak demikian. Selama liburan Kita perlu menyiapkan alat transportasi, tempat menginap, dan berbagai kebutuhan lainnya. Bisa jadi liburan gagal karena hotel penuh, tiket pesawat ludes, dan sebagainya.

2. Beban bawaan yang berlebihan,
Ada orang yang memiliki kebiasaan menarik, salah satunya ialah memilih membawa barang-barang kesayangan. Semisal seorang perempuan yang hendak liburan di kamarnya memiliki boneka beruang besar dan ingin membawanya serta. Ukuran yang overload akan membuat Anda kelimpungan sendiri ketika sampai di lokasi wisata. Lain halnya jika Kita hanya membawa kebutuhan standard dan paling vital, misal baju berapa pasang, sandal santai, kartu kredit dan debit, dan sebagainya. Semakin minim bawaan maka beban akan semakin terbatas dan memaksimalkan pergerakan Kita di lokasi tujuan.

3. Tidak mematuhi aturan obyek wisata,
Obyek wisata yang ada di sekitar Kita biasanya memiliki aturan atau kebijakan tersendiri, apalgi untuk tempat-tempat khusus. Semisal berkunjung ke hutan wisata, tempat ibadah yang dibuka untuk umum, dan obyek wisata lainnya. Maka Kita perlu mengetahui bagaimana tata tertib disana, apakah bisa berbicara dan tertawa keras atau sebaliknya. Aman menggunakan baju tanpa lengan atau justru wajib panjang dan menutup badan. Cek semua hal yang berkaitan dengan obyek wisata agar setibanya disana tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan dan hukum.

4. Sengaja tidak membawa tanda identitas,
Bepergian baik jauh maupun dekat Kita dianjurkan untuk membawa kartu pengenal resmi, misal kartu mahasiswa, KTP, SIM, dan sebagainya. Melalui kartu penunjuk identitas ini akan sangat membantu menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Sebab dengan kartu pengenal yang jelas Kita sudah bisa menyampaikan apa tujuan dari kunjungan yang dilakukan. Kemudian jika dihadapkan pada resiko kecelakaan maka pihak berwajib bisa memberitahukan kepada keluarga di rumah.

5. Mudah percaya pada orang asing,
Saat mengunjungi lokasi wisata sudah tentu Kita akan berada di tempat yang asing, sehingga sering bertanya kepada orang sekitar. Namun sebagai orang asing dan mengenal orang asing pula di lokasi tersebut. Sebaiknya Kita tidak mudah menaruh kepercayaan apalagi sampai memberikan barang berharga sebab rentan menjadi korban penipuan.

6. Mabuk di lokasi wisata,
Bagi siapa saja yang terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol maka sebaiknya saat liburan tidak melakukan kebiasaan tersebut. Datang ke bar dan mabuk disana akan merugikan diri sendiri sebab bisa dianggap orang yang mengganggu kenyamanan lingkungan. Pergi berlibur sebaiknya difokuskan untuk tujuan memanjakan diri dengan kegiatan yang menenangkan. Maka jauhi atau abaikan keinginan untuk sekedar melepaskan rindu akan minuman beralkohol.

Rileksasi Alami Di Ie Seuum Tanpa Harus Bayar Mahal

Momen liburan memang asyiknya digunakan untuk refreshing sekaligus merelaksasikan otot-otot yang kaku. Setelah sebelumnya tubuh disibukkan oleh aktivitas harian yang padat, tak ada salahnya sejenak Anda bersantai ria. Tapi, sudahkah Anda memiliki rencana untuk berlibur akhir pekan kali ini? Jika belum, mari berkunjung ke pemandian air panas Ie Seuum yang  terletak di Aceh Besar. Pemandian alam yang menawarkan panorama indah sekaligus mengeluarkan biaya yang terjangkau ini cocok untuk melepas penat Anda.

Continue reading

Berkunjung ke Sianjur Mula-Mula Menikmati Pesona Alam Sekaligus Silsilah Suku Batak

Desa Sianjur Mula-Mula adalah salah satu desa yang terletak di bagian barat Pangururan, Samosir, Sumatera Utara. Konon katanya masyarakat Batak pertama kali berasal dari pusuk buhit desa ini. Sianjur Mula-Mula sendiri sebenarnya merupakan 1 dari 9 desa yang ada di kecamatan Pulau Samosir. Disini Anda akan disuguhi pemandangan alam yang tak kalah menakjubkan, seperti mata air yang memiliki 7 rasa. Tak hanya itu, masyarakat sekitar pun meyakini sebuah peti batu atau hobbon keramat. Siapa saja yang berniat membuka peti itu, maka akan ada kesialan yang menimpa dirinya. Keindahan Desa Sianjur Mula-Mula dapat pula dinikmati dari atas kaki gunung Pusuk Buhit. Hamparan persawahan dan bukit hijau menjadikan suasana desa makin asri, nyaman dan semakin betah. Sayangnya di desa inipun masih banyak masyarakat yang fanatik akan asal-usul suku Batak. Mereka menganggap bahwa orang batak pertama bukanlah sekedar legenda, tetapi permulaan silsilah keluarga (tarombo).

Continue reading

Wisata Halal Lombok Dipastikan Hadir di Internationale Tourism Bourse Berlin

Wisata halal Lombok, NTB tengah disiapkan memasuki pasar global. Bahkan Lombok dipastikan unjuk gigi di Bursa pariwisata terbesar dunia yakni Internationale Tourism Bourse (ITB) yang di adakan di Berlin, 9 hingga 13 Maret 2016 mendatang. Misi utamanya adalah mengibarkan pariwisata halal di seluruh penjuru dunia. Lombok Mandalika yang sempat dikunjungi oleh Presiden Jokowi pada 9 Februari yang lalu, bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) membuat destinasi yang satu ini masuk sebagai 10 destinasi prioritas bersama dengan Tanjung Kelayang, Danau Toba, Pulau Seribu, Tanjung Lesung, Labuan Bajo, Borobudur, Wakatobi dan Morotai.

Continue reading