Kearifan Lokal Suku Baduy, Selaras dan Penuh Syukur dengan Alam

Suku Baduy yang berada di Banten adalah masyarakat yang bisa disebut suku asli paling populer bagi banyak orang Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Ini karena di samping kenyataan bahwa orang – orang Baduy sendiri tetap mempertahankan adat – istiadatnya yang masih asli, hampir semua orang Indonesia sudah pernah mendengar tentang suku yang masih hidup secara tradisional ini.

Karena masih mempertahankan keasliannya, kamu pasti juga bisa menebak bahwa orang Baduy secara sengaja tak mau dipengaruhi berbagai kemajuan modern yang sedang kamu nikmati sekarang ini. Tapi di balik itu, masyarakat Baduy memiliki banyak sekali kearifan lokal yang banyak di antaranya sudah dilupakan oleh orang – orang Indonesia yang modern. Apa saja kearifan lokal tersebut?

Kearifan Lokal Suku Baduy yang Patut Dipelajari

Kearifan lokal masyarakat Baduy mencakup tentang banyak hal, dari cara hidup hingga membuat rumah. Inilah yang dikatakan oleh orang – orang Baduy tentang hal tersebut:

1. Tentang pembuatan rumah:
• Rumah haruslah mempunyai kolong, karena jika tidur di bagian atas tanah, itu berarti hidup di dunia yang ada di bagian bawah.
• Penancapan tiang ke tanah tak langsung kontak langsung dengan bumi, tetapi menggunakan batu untuk menjadi perantara.
• Asap yang terjadi karena membakar kayu tidaklah mengganggu, tetapi justru menjadi cara untuk membersihkan rumah dari rayap.

2. Tentang lingkungan:
• Pohon tidak boleh ditebang seenaknya saja, apalagi kalau berada di kawasan hutan lindung. Ini demi keseimbangan alam, terutama menjaga sumber air di dalamnya.
• Tidak boleh membuka hutan lindung untuk berladang atau untuk berkebun.
• Meski harus menjaga diri agar bersih, penggunaan barang – barang seperti pasta gigi, shampoo, dan barang kimia lainnya dilarang karena akan mencemari lingkungan.

3. Tentang mata pencaharian:
• Kegiatan ekonomi hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari, serta hanya untuk kalangan sendiri. Materi yang berlebihan harus dihindari.
• Hasil panenan padi tak diperjualbelikan, tapi kerajinan seperti kain songket, tas tangan, buah – buahan, dan juga madu hutan boleh dijual untuk menjadi sumber penghasilan. Itu pun hanya secukupnya saja.

4. Tentang bertani:
• Karena sebagian besar masyarakat Baduy adalah petani, maka banyak aturan yang harus dipenuhi, termasuk saat ketika harus mengolah tanah, bercocok tanam, dan kemudian panenan. Semua dilakukan secara alami dan organik, tanpa adanya bahan kimia yang merusak lingkungan.
• Menjaga keselarasan dengan alam sekitar, sampai ketika ada hama, mereka tak membunuhnya, tapi hanya mengusir.
• Padi harus diberikan gratis, dan ketika ada yang kekurangan, warga harus saling bergotong – royong untuk mencukupinya.
• Lumbung penyimpanan padi sendiri terbuat dari bangunan dengan struktur yang alamiah.

5. Tentang pemerintahan:
• Setiap tahun, orang-orang Baduy melakukan seba, yaitu menghantarkan berbagai hasil bumi ke pemerintahan tempat Suku Baduy bermukim (sekarang ini Gubernur Banten) sebagai cara menjaga silaturahmi dan pernyataan terima kasih.

Orang – orang Baduy bukanlah suku yang terisolasi dari sekitarnya. Tapi mereka memang masih memegang teguh adat – istiadat yang disampaikan oleh leluhurnya, yang mementingkan keseimbangan antara diri dan alam semesta. Selama alam dipelihara dengan baik, maka alam pun akan menghasilkan apa yang kamu perlukan dengan secukupnya.

Selain itu, tradisi seba yang dilakukan oleh Suku Baduy juga menjadi bentuk penyadaran bahwa kita semua tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah berperan besar dalam menjaga agar masyarakat Baduy tetap bisa menjalankan hidupnya, dan mereka pun menunjukkan rasa terima kasihnya dengan tradisi seba seperti yang diceritakan di atas.

Jadi, sudahkah kamu memetik ajaran dari kearifan lokal orang – orang Baduy tersebut?

Lebaran Nggak Selalu Harus Mudik, Lihat Saja Paket Tour Luar Negeri Murah Meriah Ini!

Kalau berbicara soal Lebaran, pasti identik dengan yang namanya mudik alias pulang kampung ke saudara – saudara yang ada di sana. Tapi Lebaran kali ini, bagaimana kalau alih – alih mudik namun kamu lebih memilih untuk ambil kesempatan buat bepergian ke luar negeri dengan harga yang murah meriah?

Jangan khawatir, kamu tak perlu sendirian melakukannya. Tour yang ditawarkan oleh Ezytravel.co.id ini ditujukan untuk satu keluarga. Jadi kamu bisa membawa orang tua atau pasangan dan anakmu bersama – sama. Jadi meskipun kamu tidak mudik tapi kebersamaan di saat Lebaran akan tetap ada.

Tur Murah Meriah ke Berbagai Tempat Wisata Internasional

Di paket tour Lebaran yang murah meriah ini, kamu akan mendapatkan diskon dengan harga sampai Rp 6.000.000,00. Lumayan banget! Jadi kamu bisa memanfaatkan sisa budget tersebut untuk belanja atau untuk melakukan kegiatan lainnya.

Tujuannya kemana saja dong kalau begitu? Nah, ini dia beberapa negara tujuan wisata yang pastinya bakal bikin acara Lebaran tambah berkesan:

1. Jepang
Negeri Sakura ini kayaknya sudah jadi destinasi idaman untuk banyak orang Indonesia, ya. Di negara yang berhasil memadukan antara modernitas dan juga budaya tradisional yang masih kental ini, kamu akan bisa mengunjungi dan menyaksikan banyak tempat menarik. Dari mencicipi kulinernya, berkunjung ke kompleks Disneyland serta Disney Sea yang berisi wahana – wahana menarik di masa kecilmu, Universal Studio dengan berbagai setting film yang pasti sudah kamu kenali (ssstt…ada The Wizarding World of Harry Potter di dalamnya lho!) sampai ke Nikko Edo Wonderland.

2. Korea Selatan
Demam Korea masih terjadi di Indonesia sampai sekarang. Jadi pas banget kalau kamu mengunjungi negara ini bersama dengan keluargamu untuk Lebaran kali ini. Korea berisi banyak sekali museum keren dan modern yang wajib kamu kunjungi, pasar berisikan banyak makanan tradisional yang lezat, dan tentu saja, berbagai macam wahana yang tak kalah besar dengan di Jepang contohnya ada Taman Hiburan Lotte World di Seoul dengan berbagai macam wahana untuk anak – anak dan juga dewasa. Kemudian ada Eco Land Theme Park yang bertema kereta api, serta Everland, theme park yang juga mempunyai kebun binatang dan water park.

3. Islandia
Negara yang dingin ini menawarkan wisata yang berbeda dari yang lainnya. Dinginnya tempat ini tapi ternyata menyembunyikan kenyataan bahwa di Islandia, sama seperti Indonesia, ternyata termasuk negara yang masuk dalam Ring of Fire, alias banyak gunung berapi di dalamnya. Islandia menawarkan alam yang bersih alami dan menyegarkan, dari pegunungan hingga air terjun. Reykjavik, ibukota dari Islandia sendiri, dipenuhi berbagai bangunan bersejarah yang pastinya sangat sayang untuk dilewatkan. Kamu juga perlu merasakan berbagai macam produk susu khas Islandia seperti Skyr, yang bentuknya mirip yoghurt. Selain itu, rasakan sensasi dinginnya suhu minus nol ketika ada di sini. Brrr…!

Sangat menarik, kan? Ini kesempatanmu bersama dengan keluarga untuk merayakan Lebaran di luar negeri. Sensasinya jelas beda daripada ketika kamu berlibur di dalam negeri. Lagipula, meskipun kamu kali ini kamu tidak mudik sekalipun, bayangkan saja macam-macam cerita yang bisa kamu beritahu ke keluargamu di Lebaran berikutnya. Atau kamu mau ajak mereka sekalian? Boleh saja!

Tapi ingat ya, kesempatan ini sangat terbatas waktunya, alias cuma beberapa hari saja. Jadi kalau kamu mau mencari informasi lebih lanjut, segera kunjungi di Ezytravel.co.id, dari cara mendaftar, sampai diskusi urusan negara tujuan. Ayo, mumpung lagi diskon!

Dari Durian Merah Sampai Ritual Petik Laut, Ini Berbagai Acara Wisata di Banyuwangi

Kamu pasti sudah tahu bahwa keragaman budaya dan banyaknya sumber daya alam di Indonesia adalah kombinasi yang nyaris sempurna untuk membuat suatu daerah menjadi kawasan wisata. Ini semua jelas memerlukan usaha dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintahannya dan masyarakatnya sendiri. Salah satunya adalah dengan mengadakan berbagai festival budaya yang mengundang banyak pengunjung.

Berbicara tentang perkembangan wisata yang sangat cepat dan menguntungkan daerahnya, kamu perlu menengok Kabupaten yang ada di Jawa Timur ini, yaitu Banyuwangi. Kota yang dulunya cuma jadi kota numpang lewat buat banyak orang, sekarang ini justru menjadi daerah tujuan wisata yang utama. Bahkan Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia, bilang kalau kota ini bisa jadi contoh bagi banyak tempat lain. Ini jelas pujian yang tidak main – main.

Tapi mendengarnya akan membuat menjadi penasaran. Apa sih yang ditawarkan oleh Banyuwangi dalam soal wisata? Buat yang ingin tahu, simak saja yang di bawah ini!

Berbagai Macam Festival dan Pameran

Daya tarik terbesar dari Banyuwangi adalah kulinernya dan hasil alamnya yang sangat beragam. Ingat durian merah? Buah yang satu ini itu dibudidayakan di Banyuwangi sejak zaman Majapahit dulu, dan sekarang sudah menjadi salah satu kuliner yang sangat terkenal di kawasan tersebut.

Tapi Banyuwangi tak melulu soal durian merah. Buah tersebut cuma salah satu dari rangkaian agenda festival yang diadakan di Banyuwangi. Kalau kamu kebetulan berkunjung ke sini, ini beberapa festival yang nggak boleh kamu lewatkan:

1. Festival Kuliner
Festival ini resmi berumur 3 tahun di tahun 2016. Kali ini, temanya adalah sego cawuk, yaitu makanan khas dari Banyuwangi yang jadi sarapan favorit penduduknya. Isinya nasi dicampur jagung muda yang diserut dan dibakar, kuah santan dari parutan kelapa, dan kuah dari ikan pindang. Untuk lauknya, ada telur pindang, pepes ikan, semanggi sambal serai, dan tahu cacah.

2. Banyuwangi Agro Expo
Di sini, kamu bakal bisa melihat, mencicipi, dan juga membeli berbagai macam produk hortikultura andalan dari Banyuwangi. Durian merah sudah pasti ada, tapi selain itu juga ada jagung, kedelai, berbagai macam cabai, terung, kubis, dan berbagai macam hasil bumi organik dan tanaman biofarma ada di sini.

3. Petik Laut Muncar
Lebih merupakan ritual budaya daripada festival, ritual yang dilakukan di Muncar, Desa Sumberagung. Tempat ini adalah tempat untuk pelelangan ikan yang paling besar di Indonesia, di mana ritual berlangsung sampai 3 hari. Pengajian dengan membaca Surat Yaasin serta Tahlil, membaca Al-Quran sampai khatam, dan akhirnya melarung sesaji ke laut dalam perahu – perahu kecil adalah acaranya. Ini juga ditambah dengan berbagai tarian tradisional dari Suku Osing asli Banyuwangi.

4. Tour de Banyuwangi Ijen
Kejuaraan balap sepeda berkelas internasional yang bakal bisa disaksikan dari November sampai Desember. Acara ini dilaksanakan di Gunung Ijen yang juga terkenal dengan kawahnya yang indah tersebut. Ini tentu saja sekalian promosi wisata alam di Banyuwangi.

5. Banyuwangi Ethno Carnival
Karnaval busana yang memperlihatkan berbagai kreasi kostum berwarna – warni yang merupakan kombinasi budaya lokal dan juga modern. Temanya pun bermacam – macam, seperti Barong, penari Seblang, dan juga kostum serta adat pengantin tradisional.

Totalnya ada sekitar 53 festival yang diadakan untuk tahun 2016 di Banyuwangi, yang dimulai dari awal tahun. Temanya juga berbeda – beda, dari festival untuk olahraga, kuliner, sampai berbagai festival budaya. Bahkan juga ada Banyuwangi Jazz Festival, lho! Rugi kalau kamu melewatkannya.

Pengorbanan Warga Taiwan untuk Pulang ke Bangka Demi Tradisi Ceng Beng

Menjelang Ceng Beng akan ada banyak warna negara Taiwan yang mengusahakan pulang ke kampung halaman di Belinyu sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua. Salah satunya adalah Ny Su Wey yang saat ini merupakan warga negara Taiwan dan lahir di Belinyu, Pulau Bangka Indonesia. Sayangnya keluarga yang hendak memperingati hari Ceng Beng kesulitan untuk pulang kampung setiap tahun. Kendala utamanya adalah dari segi biaya yang bisa dikatakan sangat mahal dan hanya beberapa orang yang bisa menikmati Ceng Beng setiap tahun.

Berkenalan dengan Tradisi Ceng Beng

Seperti pengakuan dari Ny Su Mey yang mengungkapkan bahwa pulang ke kampung halaman selama Ceng Beng tidak bisa dilakukan keluarganya setiap tahun. Disebabkan karena keterbatasan biaya dan mudik ke kampung halaman bisa menelan biaya hingga puluhan juta. Keluarga Ny Su Wey sendiri baru bisa pulang kampung untuk Ceng Beng setelah tiga tahun. Selama waktu tersebut keluarga beliau mengusahakan hidup sehemat mungkin supaya memiliki cukup dana untuk pulang ke Belinyu.

Tidak sedikit keluarga di Taiwan yang mencoba bertahan hidup dengan separuh dari total penghasilan bulanan. Sebab separuhnya lagi digunakan sebagai dana tabungan untuk pulang kampung supaya bisa menghormati keluarga di kampung halaman. Tahun ini merupakan tahun keberuntungan bagi Ny Su Mey yang merupakan warga di kawasan kota Tai Cung, Taiwan. Tahun ini beliau akan pulang kampung bersama suaminya Mr Hong, di tahun-tahun yang lalu beliau juga mengajak serta anak-anak.

Kini anak-anak keluarga Ny Su Mey sudah besar sehingga tidak memungkinkan untuk diajak serta, hingga memutuskan datang berdua saja bersama suami. Ada kelegaan tersendiri bisa menjalankan tradisi Ceng Beng setelah menunggu dua tahun lebih. Semua orang tentunya ingin melanjutkan tradisi Ceng Beng ini bersama keluarga besar sehingga mengusahakan pulang kampung. Seperti keinginan besar umat muslim untuk bisa pulang kampung merayakan lebaran bersama keluarga besar.

Tradisi Ceng Beng sendiri biasanya diisi dengan acara sembahyang bagi keluarga yang mendahului anggota keluarga lainnya. Kemudian juga bisa berkumpul bersama seluruh anggota keluarga yang selama sekian bulan terpisah karena berbagai hal, salah satunya karena pekerjaan di daerah atau kota lain hingga di luar negeri. Persiapan untuk bisa menikmati dan menjalankan tradisi Ceng Beng sendiri sudah dilakukan sejak awal tahun. Sebab biaya perjalanan seperti pembelian tiket pesawat dari Taiwan bisa mencapai 12 juta lebih, belum lagi ditambah biaya lain selama perjalanan dan berada di kampung halaman.

Ny Su Mey berada di kampung halaman tepatnya di Belinyu, sejak tanggal 23 Maret lalu kemudian berencana pulang ke Taiwan pada 13 April mendatang. Sebenarnya ada ribuan warga keturunan Tionghoa yang setiap tahun mengusahakan pulang ke Pulau Bangka demi tradisi Ceng Beng. Kebanyakan berasal dari luar negeri seperti Hong Kong, Taiwan, Singapura, dan bahkan beberapa juga berasal dari China. Kepulangan warga Tionghoa ini sudah mulai terjadi sejak tanggal 21 Maret, dan akan terus berdatangan hingga mendekati puncak Ceng Beng pada 4 April.

Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi Ceng Beng sendiri ternyata manfaatnya dirasakan oleh sektor pariwisata di Indonesia. Sebab mayoritas warga Tinghoa yang pulang kampung juga menyempatkan diri untuk berlibur dan berbelanja. Pengaruh tradisi ini sangat besar hingga membuat harga tiket pesawat mencapai puncaknya pada hari Ceng Beng. Area pekuburan warga Tionghoa pun akan menjadi ramai sehingga rencananya ada pembagian bubur dan kopi secara gratis kepada peziarah.

Nama Kota Malang Semakin Menjulang Sebagai Jaringan Kota Kreatif

Program pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata di tanah air terus mengalami perkembangan dan menyentuh banyak wilayah strategis menjadi destinasi wisata dunia. Bulan ini program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia sudah sampai ke kota Malang. Malang memang menjadi salah satu kota di Jawa Timur yang sejak dulu menjadi destinasi wisata. Iklim yang sejuk, panorama indah, dan banyaknya destinasi wisata menjadikannya senantiasa populer dikunjungi.

Kota Malang kini bahkan menjadi salah satu kota diselenggarakannya gerakan Kota Kreatif dan menjadi jaringan vital gerakan tersebut. Sejak hari Minggu kemari tanggal 4 April 2016, para Kera-Kera Adum Ngalam atau anak muda di Kota Malang. Mulai merasakan atmosfer dari promosi pariwisata yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah kota dan daerah. Pada bulan ini juga jaringan Kota Kreatif melakukan atau menggelar acara HelloFest Malang Rayadi Kota Malang. Tepatnya diselenggarakan di Gedung Cakrawala yang ada di pusat kota Malang.

Founder HelloFest Malang Raya yakni Wahyu Aditya yang ditemui di Hotel Swiss Bellin menuturkan bahwa. Dalam kesempatan tersebut HelloFest ingin memadukan antara kreatifitas semua anak muda di Kota Malang dengan berbagai destinasi wisata yang ada. Kombinasi inipun disebarkan kepada masyarakat seluruh Indonesia dan juga dunia melalui berbagai media sosial. Sehingga semakin banyak yang tahu akan menjadikan kunjungan wisatawan di kota sejuk ini semakin meningkat. Terutama pada saat diselenggarakannya festival satu ini yang tentunya di apresiasi oleh banyak orang.

Festival HelloFest Malang Raya ini mencoba menunjukkan kreasi anak muda Indonesia dalam membuat film animasi. Maka akan dilangsungkan pemutaran film pendek animasi karya anak bangsa dalam rangkaian acara festival satu ini. Film animasi yang diputar pun beragam bahkan beberapa sudah mulai digarap pada tahun 2004 lalu dan beberapa selesai di tahun-tahun yang lalu. Even tahunan ini sudah diadakan sejak beberapa tahun, dan puncak tertinggi terjadi sejak tahun 2014 lalu. Dimana pengunjung HelloFest mencapai 40.000 pengunjung lebih dan sudah melampaui perkiraan para panitia penyelenggara.

Kabar membanggakan lainnya adalah hampir semua karya film yang diputar dalam HelloFest Malang Raya tahun ini. Juga pernah diputar dalam festival pemutaran film animasi pendek di Frankurt, Jerman selama beberapa hari. Melalui perhelatan tersebut ada banyak kategori penghargaan yang telah diraih anak muda asal Indonesia, yakni:

1. Animasi Terbaik – Indonesia’s Comic & Animation Festival (2000).
2. Best Video Clip of The Month – Video Music Indonesia (2002).
3. Dan lain sebagainya.

Dalam acara HelloFest tahun ini juga dihadiri oleh banyak anak muda kreatif yang sudah dikenal publik akan karyanya yang unik dan menarik. Seperti kehadiran Eka Gustiwana yang menjadi populer setelah membuat video parody Jeremy Teti dan Arya Wiguna yang sempat heboh beberapa tahun lalu. Pengisi acara yang juga merupakan anak muda hebat dan kreatif lainnya pun masih banyak mulai dari creator animasi handal seperti Tri Hantu CS. Youtube artis yakni BayuSkak un turut meramaikan HelloFest Malang Raya tahun ini.

Selain itu masih banyak hal menarik yang disuguhkan selama penyelenggaraan festival tahunan di Malang ini. Para pengunjung bisa menyaksikan aksi band indie yang sangat legend dari asal kota Malang, yakni Tani Maju. Keunikan band indie ini terletak pada pemanfaatan iringan musik visual multimedia yang membuatnya berbeda dengan band lain pada umumnya.

Berkunjung Bersama Keluarga Kemana Nanti Saat Mudik Lebaran?

Memanfaatkan moment libur lebaran yang lumayan panjang tentunya lebih maksimal ketika dihabiskan untuk berwisata bersama keluarga. Mudik ke kampung halaman tentu akan terasa kurang mantap jika dihabiskan berdiam diri di rumah kelahiran. Mayoritas pelaku mudik akan mengunjungi beberapa destinasi wisata terdekat bersama keluarga besar. Toh, kapan lagi kalau bukan lebaran bisa berkumpul dan tertawa bersama dengan semua anggota keluarga?

Liburan saat Mudik Lebaran

Maka nyaris setiap tahunnya acara mudik lebaran selalu dikombinasikan dengan kunjungan wisata di berbagai tempat. Maka menjadi pemandangan yang sangat mudah dijumpai ketika obyek wisata saat lebaran selalu dibanjiri pengunjung. Masyarakat yang mudik ke Pulau Jawa ternyata berdasarkan data dari Tiket.com memiliki minat ke tiga tempat untuk berwisata selama libur lebaran. Tiga destinasi tersebut antara lain Bandung, Cirebon, dan juga Yogyakarta yang semuanya merupakan destinasi wisata favorit sepanjang tahun.

Data ini diungkapkan langsung oleh Chief Communication Officer & Co-Founder Tiket.com yakni Gaery Undarsa. Data pemesan tiket media transportasi hingga tanggal 4 April menunjukkan bahwa pengunjung situs Tiket.com memiliki tujuan terbanyak di tiga kota tersebut. Rute perjalanan menuju ke Bandung, Cirebon, maupun Yogyakarta sepanjang tahun 2016 nanti pun menjadi populer. Peningkatan pengunjung akan terjadi sampai pada moment hari raya Idul Fitri tahun ini, dimana libur panjang tahunan dinikmati hampir semua orang.

Beliau juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pengunjung dan pengguna jasa situs Tiket.com memesan tiket kereta api. Hal ini nampak mencolok sebab situs pemesanan tiket perjalanan ini juga melayani pemesanan tiket pesawat, hotel, dan rental kendaraan roda empat. Kereta api kini lebih banyak dijadikan pilihan pengguna layanan transportasi umum karena berbagai alasan. Salah satunya adalah dari segi efisiensi waktu, sebab kereta api tidak mungkin terkena macet seperti halnya naik bus atau membawa mobil pribadi.

Kemungkinan pemberangkatan terlambat dan penumpang terlantar akibat keterlambatan atau pembatalan keberangkatan sangat kecil. Jikalaupun ada gerbong yang mengalami kerusakan maka pihak PT KAI akan memanfaatkan gerbong alternatif. Ketika pengguna jasa layanan ini membludak dan banyak yang tidak kebagian tiket, akan ada gerbong tambahan. Pilihan kelas penumpang kereta api pun beragam, dan tentunya sangat jauh lebih murah dibandingkan naik pesawat. Kini datang ke kota beda provinsi bisa hanya beberapa jam dengan biaya murah bersama kereta api.

Mayoritas pemesan tiket kereta api di Tiket.com pun memilih kelas ekonomi, dengan jalur kereta beragam. Sebagian besar memilih kereta dengan jurusan atau jalur Jakarta atau Surabaya dengan destinasi beragam. Peningkatan layanan di armada kereta api menjadi salah satu pendukung mengapa banyak orang beralih ke transportasi ini. Pasalnya dahulu pengguna layanan kereta api rela tidak kebagian tempat duduk meski memegang tiket resmi dari loket. Namun kini dengan sistem yang diperbaharui, pemegang tiket dipastikan mendapatkan tempat duduk.

Jauh lebih aman lagi bahwa pembeli wajib menyertakan nomor kartu identitas dan menunjukkannya kepada petugas. Sebelum bisa masuk ke gerbong kereta, kondisi ini membuat layanan kereta api lebih bebas dari calo. Penumpang pun nyaman dan aman sekaligus mampu sampai ke destinasi tujuan dalam hitungan tempo yang singkat. Tiga bulan menjelang lebaran tiba pemesan tiket kereta api di Tiket.com memang meningkat pesat. Sebab pemesanan tiket bisa dilakukan maksimal 90 hari dari jadwal pemberangkatan kereta tersebut, sehingga sudah banyak yang mulai melakukan pemesanan.

Tertarik Mencicipi Kombinasi Apik Antara Nasi Goreng dengan Iga Bakar?

Sebagian besar bahkan nyaris semua orang menyukai nasi goreng yang memang menjadi kuliner sederhana memanjakan lidah. Nasi goreng menjadi salah satu olahan nasi yang mudah dibuat dan biasanya dijadikan menu sarapan atau makan malam. Kuliner satu ini berasal dari China, yakni ketika dihadapkan pada nasi yang masih banyak dan sayang jika dibuang. Maka masyarakat China kemudian mulai terpikir untuk mengolahnya supaya lebih enak disantap meski tanpa lauk.

Kemunculan Nasi Goreng

Akhirnya nasi sisa yang jumlahnya masih lumayan berlimpah kemudian digoreng dengan beberapa jenis bumbu sederhana. Mayoritas warga China memilih menggunakan irisan bawang bombay atau bawang putih yang dicincang. Kemudian ditumis dan ditambahkan merica, baru kemudian nasi dimasukkan dan diberi perasa seperti garam dan gula secukupnya. Siapa sangka kuliner yang muncul karena tidak sengaja ini menjadi jenis kuliner yang bisa sangat berkelas. Sebab seporsi nasi goreng di warung tenda pinggir jalan bisa di harga Rp 10.000-Rp 20.000 dengan topping sederhana.

Kebanyakan penjual nasi goreng bisa menutup sajiannya dengan telur goreng yang diceplok atau didadar dan disuwir-suwir. Kemudian diberi irisan tomat, mentimun, cincangan kol atau kubis mentah, dan sudah siap disajikan. Menu Nasi Goreng kemudian berkembang dan tidak hanya dikenal sebagai menu rumahan dengan bumbu dan hiasan ala kadarnya. Namun lebih berkelas dan mampu menyentuh masyarakat segala kalangan bahkan di kalangan menengah ke atas.

Nasi Goreng yang Berkelas Seperti Apa?

Para penjual nasi goreng kemudian mulai melakukan modifikasi, sehingga nasi goreng lebih variatif dari bahan tambahan yang digunakan. Secara umum Kita akan mudah menjumpai daftar menu nasi goreng babat, nasi goreng iso, nasi goreng seafood, dan lain sebagainya. Semakin komplit dan nikmat bahan pelengkap atau tambahannya menjadikannya semakin berkelas. Salah satunya ialah menu nasi goreng yang disediakan oleh Harper Purwakarta Hotel. Disini olahan nasi goreng tidak ditangani oleh koki biasa namun koki ahli sehingga hasilnya akan berbeda.

Jika menghendaki ekspektasi yang tinggi dari sajian nasi goreng, maka di hotel satu ini adalah pilihan terbaik untuk mendapatkannya. Mengapa? Pasalnya disini pengunjung bisa menemukan menu Nasi Goreng Iga Bakar yang semakin membuat kuliner ini semakin nendang di mulut. Nasi Goreng Iga Bakar ala Harper kini sangat terkenal dan menjadi salah satu menu favorit yang banyak dipesan. Sebab menggunakan perpaduan rempah yang lebih kompleks dengan takaran yang tepat. Sehingga nasi berempah yang digoreng supaya gurih ini semakin terasa nikmat.

Penambahan iga bakar membuat penikmatnya semakin tidak sabar untuk mencicipi perpaduan apik antara nasi berbumbu dengan iga sapi yang dibakar. Iga bakar yang sudah diolah dengan bumbu tersendiri membuatnya sudah beraroma dan nampak menggoda. Tatkala disatukan dengan nasi goreng yang dibuat dengan beragam rempah maka terasa semakin lengkap dan sempurna. Siapa sangka kini nasi goreng hadir di restoran besar dan diubah tidak hanya menjadi kuliner tepi jalan namun lebih berkelas.

Pecinta kuliner nasi goreng sebaiknya tidak melewatkan kesempatan menyantap sajian nasi goreng dengan iga bakar ala Harper ini. Sebab kapan lagi dan dimana lagi selain di Harper Purwakarta Hotel bisa menemukan nasi goreng istimewa? Harper bisa dikunjungi di Jl. Raya Bungursari No. 122 Purwakarta tepatnya di dalam kawasan Hotel Harper Purwakarta. Yakni di restonya, Rustik Bistik &Bar dengan segala sajian menu lezat lainnya

Tantangan Buat Farah Quinn, Jadi Chef di Pesawat!

Kalau berbicara tentang identitas suatu bangsa, apa yang biasanya terpikirkan di kepala? Kuliner alias makanan adalah jelas salah satu yang utama. Dari situlah, biasanya orang-orang akan mengenali beragamnya budaya negara tertentu. Ini terutama sangat terlihat ketika ada maskapai asing yang memasukkan masakan Indonesia ke dalam salah satu menunya. Salah satunya adalah Farah Quinn yang merupakan Chef cantik dari Indonesia ini sekarang telah menjadi Brand Ambassador asal Indonesia untuk maskapai dari Belanda, yaitu KLM. Di sanalah, nantinya Farah Quinn akan menyuguhkan berbagai menu – menu masakan khas dari Indonesia dan akan menjadi salah satu menu dari maskapai ini.

Banyak Tantangan

Menghadapi selera masyarakat internasional, Farah Quinn sendiri mengandalkan menu masa kecilnya yaitu menu khas dari Palembang dan menu – menu lain yang asli dari Sumatera. Jadi jangan heran jika kamu terbang dengan KLM di rute penerbangan Jakarta-Bali-Jakarta atau Jakarta-Kuala Lumpur-Jakarta yang dimana kamu akan menemukan menu seperti ayam kecap dan berbagai kue yang bahannya dari gula aren dan santan.

Tapi menjadi seorang koki yang  menyiapkan menu makanan untuk dinikmati di udara bukan hal yang mudah, dan hal ini pun juga diakui oleh Farah Quinn sendiri. Pastinya kamu yang pernah makan di pesawat tahu kalau di udara, entah kenapa rasa makanan jadi kurang nikmat. Nah ini salah satu tantangannya, dan banyak lagi hal – hal lain yang membuat chef satu ini harus putar otak mengatasinya, misalnya:

1. Menu yang harus diganti setiap 3 bulan sekali agar tidak membosankan. Ini berarti segala macam pengetahuan kuliner yang dimilikinya benar – benar diuji.

2. Bahan dan bumbu untuk masakan itu sendiri. Bayangkan saja, kamu jelas tak akan bisa memasak dengan normal di pesawat. Jadi tentu saja semua makanan yang tersedia baik gourmet atau yang kelas ekonomi, sudah dimasak sejak di darat dan dipanaskan kembali di atas. Ini tentu bakal mengubah rasa dari makanan dan membuatnya harus mengadaptasi bumbu – bumbunya.

3. Soal alergi, banyak orang-orang luar negeri yang terutama alergi dengan kacang tanah. Padahal kamu tahu sendiri jika banyak makanan di Indonesia yang menggunakan kacang tanah sebagai bahan utama ataupun pelengkap. Akibatnya, kacang pun harus diganti dengan kacang mede yang lebih aman, padahal harga dan rasanya jelas berbeda.

Namun berbicara tentang berbedanya rasa makanan ketika kamu sedang naik pesawat, ternyata sebenarnya ada alasan ilmiahnya kenapa hal ini bisa terjadi. Berikut ini penjelasannya:

1. Tekanan yang rendah di atas awan
Berada di ketinggian yang sangat tersebut bakalan membuat segala indramu bermasalah. Penciuman jadi kurang, dan indra perasa di lidah pun juga jadi tak berfungsi dengan baik. Akibatnya, rasa makanan pun jadi kurang nikmat.

2. Udara kering
Ada di ketinggian sampai puluhan dan ratusan ribu kaki juga membuat udara terasa kering dan membuat selera makan jadi turun.

3. Makanan yang tak langsung dihidangkan
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, untuk membuat makanan bagi para penumpang di pesawat, yang dilakukan oleh semua maskapai adalah memasaknya dulu di bawah, baru kemudian dihangatkan dan dibagikan ke penumpang di pesawat sesuai pesanan. Karena tidak lagi fresh, maka rasanya jelas akan berkurang nikmatnya.

Nah, itulah beberapa tantangan yang bakal dihadapi oleh Farah Quinn ketika menjadi Brand Ambassador Indonesia ini. Penasaran kira – kira chef cakep ini sukses atau tidak? Kamu bisa melihatnya sendiri ketika mencoba untuk menggunakan penerbangan asal Belanda ini.

Pilih – Pilih Ransel Buat Mendaki Gunung, Sesuaikan dengan Punggungmu!

Untuk kamu yang memiliki hobi mendaki gunung atau ingin memulainya perlu persiapan yang matang dan tak main – main, baik dari segi fisik maupun peralatan. Untuk yang terakhir ini, kamu jelas tak akan bisa mendaki gunung dengan tenang tanpa adanya ransel di punggung kamu. Jelas saja, karena di dalam ransel inilah bekalmu untuk sampai ke puncak dengan selamat.

Continue reading

Liburan Senang – Senang dan Dapat Uang? Ssst…Ini Rahasianya, Cuma Perlu Kamera!

Selama ini, liburan itu selalu identik dengan hura  -hura dan menghabiskan duit. Padahal, sekarang ini sebenarnya kamu bisa lho, pergi berlibur dan bersenang-senang tapi tetap dapat duit. Modalnya pun tak terlalu banyak, cukup kamera (baik itu ponsel ataupun kamera beneran), internet, dan juga punya presence di media sosial. Nggak percaya? Simak dulu pembahasannya di bawah ini!

Continue reading