Category archive: Transportasi

Beberapa Transportasi yang Bisa Digunakan Menuju ke Pulau Selayar

Sulawesi Selatan merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Sama seperti daerah lainnya di Indonesia, provinsi ini memiliki berbagai keindahan pariwisata  yang bisa dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga mancanegara. Banyak tempat menarik yang tersebar di Sulawesi Selatan yang memiliki daya tarik tersendiri seperti salah satunya adalah Kepulauan Selayar. Di pulau yang satu ini terdapat sekitar 153 destinasi wisata seperti Pulau Punagaan, Liang Kareta, Pantai Pinang, dan lain sebagainya. Untuk menuju ke pulau ini, kamu bisa menggunakan jalur darat, laut dan udara. 

Continue reading

Ada Tiga Tindakan Penumpang yang Sederhana Namun Berkesan Bagi Pramugari

Selama menikmati fasilitas transportasi udara maka Kita selaku penumpang akan bertemu dan berinteraksi dengan petugas awak kabin. Terutama para pramugari atau pramugara yang senantiasa tersenyum manis saat menjalankan tugasnya. Tanggung jawab petugas kabin pesawat memang tidak mudah, dengan jam terbang tinggi mereka dituntut selalu memberikan pelayanan terbaik. Berkomunikasi langsung kepada penumpang mengenai banyak hal yang berkaitan dengan maskapai tempatnya bekerja.

Continue reading

Menikmati Berlibur di Danau Toba dengan Sriwijaya Air

Berlibur ke banyak lokasi wisata di Indonesia sekarang ini makin gampang saja. Misalnya saja, NAM Air sudah membuka rute baru antara Denpasar dan Labuan Bajo, yang jadi rumahnya para komodo, “naga” asal Indonesia. Sekarang ini Sriwijaya Air, sister company dari NAM Air, juga membuka rute baru, yaitu dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta ke Bandara Silangit di Sumatera Utara. Ini berarti, akses liburanmu menuju Danau Toba juga makin gampang! Yay!

Continue reading

Mewahnya Artania Cruise, Hotel Terapung Dari Bahama

Cruise alias kapal pesiar merupakan liburan pilihan bagi banyak kaum jetset (dan kalau kamu mau menabung, sebenarnya kamu juga bisa melakukannya, hitungannya lebih murah). Alasannya sederhana, karena kamu bisa tinggal di “hotel” bintang lima sambil plesiran ke berbagai lokasi sekaligus. Plesiran itu bisa membawamu ke mana saja, bahkan ke luar negeri, dan inilah yang dilakukan oleh kapal pesiar Artania di Sabang, Aceh di awal April 2016 lalu. Kapal mewah tersebut merapat ke dermaga BKS Sabang, dan segera disambut dengan tarian tradisional Guel untuk menyambut tamu.

Continue reading

Akan Lebih Seru Saat Menikmati Rute Penerbangan Baru Menuju ke Lombok dari Jakarta

Bagi yang rutin menggunakan transportasi udara, atau pesawat, tentu sangat mengharapkan ada banyak rute tembahan ke berbagai daerah. Penambahan rute ini akan menguntungkan mereka yang harus datang ke sebuah tempat namun tidak memiliki bandara. Atau tidak ada pesawat yang membuka jalur penerbangan untuk berhenti di daerah tersebut sehingga harus oper ke transportasi jenis lainnya. Biaya dan tenaga yang dikeluarkan tentu akan lebih besar dengan kondisi seperti ini.

Ada kabar baik bagi siapa saja yang setia menggunakan pesawat untuk kebutuhan mobilitas, sebab dengan berkembangnya dunia penerbangan. Kemudian ditambah dengan pengguna jasanya yang terus saja semakin banyak membuat rute baru banyak dibuka. Salah satunya ialah kebijakan yang dibuat oleh PT Citilink Indonesia yang kini membuka rute penerbangan dari Lombok ke Jakarta dan sebaliknya. Bagi wisatawan di Jakarta atau daerah di sekitarnya yang ingin berlibur ke Lombok kini bisa semakin hemat.

Rute Penerbangan Baru, Kabar Seru

Dibukanya rute Lombok-Jakarta ini memang baru akan berjalan dan menunjukkan sambutan yang cukup hangat. Hal ini sejalan dengan perkembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat terutama di Pulau Lombok. Pulau Lombok digadang-gadang menjadi alternatif baru bagi wisatawan selain Pulau Bali untuk menikmati panorama pantainya yang unik dan langka. Berbagai lokasi wisata yang menarik pun mulai dilirik oleh wisatawan, tidak hanya lokal namun juga dari berbagai penjuru dunia. Perkembangan pariwisata di NTB ini mendapatkan dukungan yang luar biasa dari dunia penerbangan.

Dibuktikan oleh Citilink yang kemudian membuka jalur khusus untuk melayani penerbangan dari Jakarta ke Lombok. Penerbangan dari satu bandara internasional ke bandara internasional lainnya ini tentu menguntungkan semua pihak. Baik kepada wisatawan, pemerintah daerah, dan PT Citilink itu sendiri ketika pariwisata disana berkembang pesat dan menarik banyak pengunjung. Menjajal rute baru ini akan menjadikan kunjungan ke Lombok menjadi terasa semakin menyenangkan.

Manager Pemasaran PT Citilink Indonesia, Dedi Sudarwanto, mengungkapkan bahwa pembukaan rute baru ini baru resmi dibuka pada tanggal 20 April nanti. Rencananya penerbangan akan dilakukan sebanyak dua kali per harinya, rute yang diambil dari Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Halim Perdana Kusuma di Jakarta. Penumpang dari Lombok bisa menikmati jalur penerbangan baru ini di jam 09.55 WITA. Sementara untuk penerbangan di malam hari akan dilayani pada jam 20.10 WITA sehingga jarak penerbangannya lumayan panjang.

Sementara bagi pengunjung dari Jakarta yang hendak mendarat di Lombok bisa ke bandara Halim Perdana Kusuma juga dua kali penerbangan. Penerbangan pagi hari di jam 06.05 WIB dan sore hari di jam 16.35 WIB. Selama dua kali mengangkut penumpang ini, Citilink akan menggunakan pesawat berkapasitas 180 penumpang. Yakni dari jenis Air Bus A320 dan begitu juga sebaliknya sehingga total per hari maksimal mengangkut 260 penumpang masing-masing dari Jakarta-Lombok maupun Lombok-Jakarta.

Rencananya juga untuk masa promo, para penumpang bisa mendapatkan tiket termurah di harga Rp 500ribu per penumpang. Jauh lebih murah jika harus mendarat atau transit di Surabaya baru melanjutkan ke Lombok dengan maskapai berbeda. Selain lebih nyaman dan aman juga hemat uang serta tenaga terlebih jika kunjungan dilakukan di masa promo tersebut. Ke depannya pihak Citilink juga akan membuka jalur penerbangan dari Surabaya menuju ke Pulau Lombok dan sebaliknya. Sehingga membuat rute penerbangan ke Lombok semakin padat dan aktif.

Pahami Fungsi Aturan Menjaga Punggung Kursi Pesawat Tegak di Masa Kritis

Naik pesawat menjadi salah satu moda transportasi yang kini semakin banyak dipilih, tidak hanya dikalangan pebisnis namun juga oleh traveler. Bersama transportasi udara memungkinkan waktu perjalanan yang ditempuh lebih pendek meski jaraknya cukup jauh. Sebab lewat udara tidak terbentur oleh jalur jalan yang bisa lebih panjang untuk menghindari pemukiman atau sebagainya. Kemudian juga tidak ada kemungkinan macet dan perlu menunggu lampu lalu lintas berubah dari merah ke hijau.

Aturan Remeh saat Naik Pesawat yang Wajib Ditaati

Pengalaman naik pesawat juga memberikan kenyamanan tersendiri, sebab bisa duduk manis dan melihat awan bertebaran di langit. Jika dahulu penumpang pesawat didominasi oleh mereka yang berkantong tebal kini kondisinya sudah semakin berubah. Tarif yang semakin murah namun memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik membuatnya bisa menyentuh semua kalangan. Terlepas dari segala nilai lebih yang diberikan naik pesawat juga memberikan banyak aturan yang wajib ditaati.

Ada banyak sekali aturan di dalam kabin pesawat yang terdengar sepele namun menekankan kewajiban yang tidak bisa digugat. Sebagai penumpang yang paham bahwa keselamatan selama perjalanan adalah tanggung jawab bersama. Maka sebaiknya mematuhi aturan tersebut dan benar-benar menjalankannya sesuai dengan instruksi petugas kabin. Beberapa peraturan aneh yang terdengar tidak berpengaruh pada keselamatan mengudara antara lain membuka penutup jendela, menjaga kursi tetap tegak di moment tertentu, dan lain sebagainya.

Salah satu aturan yang sering ditegaskan oleh awak kabin ialah mengenai menjaga kursi tetap tegak di masa kritis. Saat naik pesawat ada banyak kondisi yang dikategorikan ke dalam fase kritis, seperti saat terbang diantara badai, pesawat lepas landas, hingga pendaratan. Aturan untuk membuat kursi penumpang tetap dalam posisi tegak meski sederhana ternyata menyimpan banyak manfaat dari segi keselamatan penumpang yang bersangkutan. Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Benny Siga Butarbutar bahwa aturan ini sangat penting dalam dunia penerbangan.

Bapak Benny merupakan bagian Humas dari Indonesia National Air Transport Association atau INACA juga menjabat sebagai Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia. Beliau menuturkan bahwa menjaga kursi penumpang tetap tegak di fase kritis semata-mata untuk keselamatan para penumpang. Bukan keselamatan awak kabin, sehingga perlu dipahami sebab kecelakaan di udara kecil sekali kemungkinan untuk selamat. Maka upaya preventif untuk menjaga keselamatan sangat penting dilakukan dan disadari bagaimana kiatnya.

Fungsi Bangku yang Tegak

Menjaga kursi penumpang tetap dalam kondisi tegak memiliki dua fungsi utama yang berhubungan dengan keselamatan penerbangan. Fungsi tersebut adalah:

1. Memaksimalkan kesadaran penumpang,
Punggung kursi yang tegak sempurna membuat peredaran darah ke otak dan organ penting lainnya lebih optimal. Hal ini memungkinkan sang penumpang memiliki kesadaran penuh dan bisa segera mengambil tindakan. Ketika mendapati kondisi genting, misal terjadi badai yang membuat penerbangan terganggu. Jika dibiarkan turun ke bawah dan kepala dalam posisi tiduran membuatnya tidak siaga dan bingung menyelamatkan diri.

2. Membantu penumpang di belakangnya menyelamatkan diri,
Punggung kursi yang dibuat tidak tegak untuk tiduran membuat ruang gerak penumpang di belakangnya lebih terbatas. Jika tidak mematuhi aturan dan kebijakan penerbangan tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan penumpang di belakangnya. Sebab penumpang lain tersebut akan kesulitan untuk menyelamatkan diri ketika kursi di depannya memakan tempatnya bergerak dan berdiri. Sedari sekarang usahakan menjaga punggung kursi tegak saat berada di situasi kritis.

Apa Sih Alasan Membuka Penutup Jendela Pesawat Saat Lepas Landas?

Ketika naik pesawat menuju daerah atau negara tujuan maka Kita selaku penumpang akan mendapatkan beragam instruksi. Instruksi ini disampaikan secara runtut oleh awak kabin yang bertugas untuk menyampaikan semua informasi penerbangan. Instruksi yang diinformasikan ini sebaiknya didengarkan dan dipahami dengan baik kemudian mematuhinya. Ada banyak instruksi yang nantinya akan disampaikan dan salah satunya ialah berkaitan dengan jendela di masing-masing kursi penumpang.

Alasan di Balik Instruksi Membuka Jendela Pesawat

Penutup jendela di setiap kursi penumpang ketika lepas landas akan diminta untuk dibuka, dan ditutup ketika hendak mendarat. Instruksi yang terdengar cukup sederhana ini ternyata menyimpan banyak alasan yang berkaitan dengan penerbangan itu sendiri. Pertanyaannya adalah, alasan apa yang mendasari sehingga perlu membuka penutup jendela tersebut? Alasan utamanya tentu tidak terlalu jauh dari alasan keamanan selama penerbangan berlangsung kepada seluruh penumpang.

Menurut Pengamat Penerbangan, yakni Chappy Hakim, instruksi yang berkaitan dengan pembukaan penutup jendela pesawat. Memang berhubungan dengan faktor keselamatan atau keamanan dalam penerbangan yang berlangsung. Sebab dengan penutup jendela yang terbuka bisa membantu sistem pencahayaan ketika pencahayaan dari badan pesawat mengalami masalah. Terutama sering terjadi pada sebelas menit lepas landas yang merupakan fase kritis sebuah penerbangan.

Situasi berbahaya bisa membuat kondisi di dalam pesawat gelap gulita sehingga memperlambat dan menghambat proses evakuasi penumpang. Jika penutup jendela terbuka maka cahaya alami dari luar bisa masuk ke dalam pesawat dan memberikan pencahayaan yang cukup. Kemudian terbukanya penutup jendela ini juga membantu para awak pesawat dan penumpang. Melihat kondisi di luar apakah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau dalam kondisi yang baik-baik saja.

Kondisi akan semakin berbahaya jika jendela dalam keadaan tertutup, sebab bisa membuat pesawat gelap gulita. Penumpang yang panik akan kebingungan mencari jalan menuju pintu darurat, mengambil peralatan keselamatan, membuka seat belt, dan lain sebagainya. Ketika mendapatkan penerangan alami tatkala lampu di dalam pesawat mati maka akan terbantu menyelamatkan diri. Sekaligus tidak menutup kemungkinan penumpang satu dengan yang lainnya saling membantu proses evakuasi tersebut.

Keuntungan lain adalah untuk mengecek kondisi keamanan di luar badan pesawat, sehingga paham apa yang terjadi. Misal ada bagian pesawat yang terbakar maka dengan mudah awak pesawat mengetahuinya dengan melihat ke luar jendela. Kemudian bisa mengambil tindakan cepat dan tepat untuk mengatasi situasi tersebut sehingga meredam kepanikan berlebihan para penumpang. Jika berada pada kondisi jendela tertutup maka awak pesawat ataupun penumpang bisa jadi tidak paham apa yang terjadi.

Situasi seperti ini akan memperparah keadaan dan tidak sigap atau cepat dalam melindungi diri dan para penumpang lainnya. Semua instruksi yang diberikan selama penerbangan berlangsung pada intinya memberikan instruksi keselamatan. Mendengarkan dengan seksama meskipun sudah kesekian kalinya naik pesawat menjadi pilihan yang bijak sekaligus cerdas. Upaya bersama untuk menjaga keselamatan akan memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan seluruh penumpang di dalamnya.

Kondisi paling kritis saat penerbangan memang bukan pada saat pesawat mengudara, meskipun bisa saja terjadi. Presentasi kemungkinannya tidak sebesar pada fase kritis, yakni saat pesawat hendak lepas landas dan akan mendarat. Ada berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi mulai dari pesawat tergelincir, roda pesawat tidak bisa dinaikkan, pendaratan yang tidak sempurna, dan lain sebagainya. Maka selalu ikuti instruksi yang diberikan sebagai upaya mencegah kondisi terburuk terjadi.

Moda Transportasi Modern untuk Keliling Banda Aceh

Aceh merupakan salah satu provinsi yang ada di paling barat dari Indonesia dan memiliki keistimewaan tersendiri karena provinsi ini juga sering disebut sebagai serambi Mekkah Indonesia. Tentunya banyak sekali objek wisata dan juga tempat bersejarah yang bisa kita temukan di provinsi yang mayoritas umatnya beragama muslim. Seperti yang kita ketahui bahwa pada beberapa tahun silam provinsi ini dilanda bencana besar yaitu Tsunami. Namun provinsi ini sudah berbenah kembali dan juga sudah memiliki banyak perubahan.

Salah satu perubahan yang ada di Aceh adalah dalam segi transportasi yang sudah semakin modern dan bisa menjadi andalan untuk kita. Telah hadir sebuah bis modern yang bisa membawa banyak orang untuk berkeliling Aceh dengan menggunakan bis yang nyaman. Bis ini juga merupakan saran transportasi umum yang diperuntukan bagi semua orang yang sedang berada di Aceh dan akan melakukan aktivitas sehari-hari atau akan berjalan-jalan.

Fasilitas bis modern

Bis ini diperkenalkan dengan nama Trans Koetaradja. Dengan warna biru pada bis ini juga membuat tampilan bis lebih elegan dan juga memberikan kesan yang rapi sehingga akan nyaman untuk digunakan. Bis ini menjadi transportasi umum yang ramah terhadap penyandang disabilitas juga karena disediakan kursi khusus.

Melihat lebih jauh mengenai armada ini, bis ini bisa menampung sampai 76 penumpang dimana dalam satu bis disediakan 4 kursi disabilitas, 26 kursi biasa dan juga 50 pegangan. Saat ini bis ini baru berada sekitar 11 bis yang akan melewati perhentian yang ada pada koridor 1. Dengan jarak antara 1 bis dengan bis yang lainnya adalah 10 menit pada setiap perhentian.

Saat ini memang sedang dilakukan pengiriman 9 bis lainnya untuk melengkapi bis yang ada, pengiriman ini dilakukan dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju ke Pelabuhan Belawan Sumatera Utara. Setelah itu akan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju ke Aceh.

Melalui adanya transportasi ini, pemerintah setempat juga berharap agar transportasi ini bisa membantu dalam melayani anak-anak ke sekolah atau tempat tujuan mereka. Hal ini juga agar bisa mengurangi anak-anak yang menggunakan kendaraan bermotor karena berbahaya.

Dalam waktu dekat, gubernur akan meresmikan bis ini dan juga pada saat tahap awal peresmian tidak akan ada tarif yang dikenakan untuk bis ini. Hal ini juga dikarenakan masih menunggu tarif resmi yang akan digunakan pada bis ini.

Rute perjalanan

Pada tahap awal memang hanya ada 1 koridor yaitu Pusat Kota – Darussalam yang akan dilayani dengan 6 bis dan juga Darussalam yang akan dilayani dengan 5 bis. Jam operasional bis ini sendiri adalah pukul 07.00 -22.00.

Dalam waktu dekat juga pemerintah akan membangun koridor 2 yang akan menghubungkan Bandara Sultan Iskandar Muda – Pusat Kota – Pelabuhan Ulee Lheue. Rencananya pembangunan ini akan memakan anggaran sebesar 6 miliar rupiah.

Idealnya nanti akan ada 6 koridor yang akan membantu melayani pengunjung yang akan datang ke Aceh. Adapun beberapa koridor ini akan melewati Mata Ie, Lhoknga, Ajun, Ulee Karang dan Syiah Kuala. Semua ini juga masih dalam tahap akan segera di bangun pastinya.

Melalui adanya kehadiran bis ini diharapkan bahwa wajah kota Aceh akan semakin modern dan juga akan memberikan kemudahan bagi mereka yang akan berpergian. Selain itu diharapkan tidak ada kemacetan di Kota Aceh yang membuat kota menjadi tidak indah.

Menarik Minat Wisatawan Datang ke Yogyakarta dengan Tiket Promo Dari KAI

Untuk menarik minat menggunakan alat transportasi kereta api. Maka PT. KAI memberikan harga promo yang ditujukan ke kota Yogyakarta. Tiket promo tersebut mulai dari beberapa kota di Indonesia antara lain Jakarta, Malang dan Surabaya. Semuanya dilakukan untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan kereta api. Dengan adanya berbagai penawaran diharapkan akan mampu meningkatkan kesenangan untuk menggunakan jasa PT KAI. Beberapa penawaran yang diberikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan antara lain:

Continue reading

Liburan Menuju Bandung Akan Menghindari Berbagai Ketidaknyamanan

Banyak sekali warga yang tinggal di kawasan Jakarta dan Bogor memilih tempat liburan ke Bandung. Selain tidak jauh tentu saja kota ini memiliki banyak sekali magnet pemikat yang membuat pengunjung senang dan terhibur. Untuk itu tol Cipularang mengalami kemacetan dan banyak sekali kendaraan roda empat yang memadati jalan ini. Tentu saja apabila sudah macet yang akan dirasakan adalah pusing, mudah bosan dan liburan pun menjadi tidak menyenangkan. Dengan demikian ada berbagai tindakan untuk menjalani liburan menuju Bandung akan menghindari berbagai ketidaknyamanan:

Continue reading