Moment Menarik Berlibur ke Bali saat Hari Raya Nyepi

Berkunjung ke Pulau Dewata, Bali, saat Hari Raya Nyepi berlangsung mungkin akan terdengar tidak masuk akal. Sebab semua wisatawan baik lokal maupun turis asing diwajibkan mengikuti semua pantangan selama hari besar umat Hindu tersebut. Selama perayaan hari besar tersebut semua kegiatan di Bali berhenti penuh selama 24 jam. Semua pengunjung pun diharapkan mengikuti semua aturan yang berkenaan dengan perayaan hari besar tersebut.

Secara otomatis semua jadwal kunjungan ke berbagai obyek wisata di Bali tidak dapat dilakukan sebelum esok paginya. Maka sebagian besar pelaku liburan lebih memilih berkunjung ke Bali di luar hari besar tersebut. Namun, tahukah Anda bahwa berada di Bali saat perayaan Hari Raya Nyepi ternyata memberikan pengalaman yang menarik. Tidak sedikit orang yang tertarik untuk melihat langsung bagaimana suasana perayaan hari besar tersebut. Sehingga secara sengaja mengatur jadwal liburan bertepatan dengan hari besar ini.

Beberapa Aturan Selama Hari Raya Nyepi

Saat berada di Bali dan bertepatan dengan hari Raya Nyepi, maka wisatawan akan mendapati Bali dalam kondisi sunyi sekaligus gelap gulita. Hal ini karena selama hari besar semua umat agama Hindu melakukan Tapa Brata dan menghindari empat pantangan. Keempat pantangan tersebut adalah:

1. Amati Karya atau pantangan untuk tidak bekerja seperti hari biasanya.
2. Amati Lelungan yakni pantangan untuk tidak bepergian dan berdiam diri di rumah saja.
3. Amati Lelanguan yakni pantangan untuk bersenang-senang seperti membuat acara pesta, upacara, dan sebagainya.
4. Amati Geni adalah pantangan untuk menyalakan sumber cahaya baik itu api maupun lampu.

Dengan adanya keempat pantangan tersebut dapat digambarkan sendiri bagaimana keadaan Pulau Bali kala Hari Nyepi. Aturan yang ada di atas pada dasarnya mempengaruhi semua masyarakat atau orang yang berada di Bali. Sehingga siapa saja wajib mematuhi aturan tersebut dengan tidak bepergian, tidak bekerja, tidak menyalakan lampu, ataupun bersenang-senang. Semua kegiatan wisata pun dihentikan selama 24 jam sebab Tapa Brata akan dimulai dari jam 6 pagi dan berakhir di jam 6 pagi keesokan harinya.

Tips Menikmati Momen Hari Nyepi

Meskipun akan sepi dan vakum di hotel tempat Anda menginap, namun memberikan pengalaman yang luar biasa. Agar tidak mudah bosan dan membuat kegaduhan ada baiknya mencoba tips berikut agar Hari Nyepi tetap happy di dalam kamar hotel:

1. Memesan pesawat sebelum hari H,
Berniat menikmati moment perayaan hari Nyepi tentu sebaiknya tiba di Bali sebelum hari besar tersebut dilangsungkan. Sehingga bisa segera menuju ke hotel tanpa perlu jalan kaki atau mendapati larangan untuk tidak keluar dari area bandara. Pesan tiket pesawat sebelum hari tersebut untuk bisa mendapatkan pengalaman datang ke Bali saat Hari Nyepi berlangsung.

2. Membawa bekal konsumsi sendiri,
Karena adanya pantangan untuk tidak bekerja maka pada hari tersebut tidak ada toko, warung, atau bahkan swalayan yang melayani pembeli. Agar tidak kelaparan atau kehausan selama perayaan ada baiknya membawa bekal sendiri. Jika tiba di Bali sebelum perayaan bisa belanja kebutuhan konsumsi atau minuman sebagai cadangan selama sehari penuh. Kiat ini akan menjaga Anda agar tetap sehat selama proses Tapa Brata selesai dan kegiatan masyarakat normal kembali.

3. Membawa perlengkapan hiburan,
Adanya pantangan tidak bepergian memaksa Anda untuk tidak keluar dari area hotel, sehingga memberikan kejenuhan tingkat tinggi. Mencegah merasa bosan berlebihan bisa membawa perlengkapan hiburan sendiri seperti MP3 yang didengarkan via headphone, dan sebagainya.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.