Sate Taichan Bogor, Kuliner Satu Ini Bisa Menghabiskan 2.000 Tusuk Sate Dalam Sehari

Wisata kuliner di Indonesia memang terkenal sangat banyak sekali varian dan variasinya, oleh karena itu hal ini tentunya menjadi sebuah daya tarik bagi wisatawan yang mengunjungi setiap kota di Indonesia. Berbagai macam makanan dan minuman tradisional dan makanan serta minuman yang di mix hingga hasil dari mix tersebut keluarlah menu baru yang bisa dinikmati. Setiap kota yang ada di Indonesia mempunyai makanan khas yang menjadi ciri khas tersendiri. Salah satu kota yang terdapat berbagai macam kulinernya bisa kamu temukan di Kota Bogor. Pasalnya, hampir di setiap sudut Kota Bogor kamu bisa menemukan berbagai macam kuliner mulai dari kuliner yang dijajakan oleh kaki lima hingga restoran – restoran mewah.

Kawasan di Kota Bogor yang sangat terkenal dengan kulinernya adalah kawasan Taman Air Mancur. Di kawasan tersebut, kita bisa menemukan berbagai macam kuliner yang saat ini tengah banyak digemari oleh masyarakat Kota Bogor terutama kalangan remaja.  Kuliner tersebut yang tidak lain adalah Sate Taichan. Rasanya sudah tak asing lagi ketika mendengar kuliner yang satu ini, pasalnya tak hanya di Kota Bogor saja kamu bisa temukan kuliner ini namun juga sudah tersebar di kota – kota lainnya. Kalau selama ini kita kenal kuliner satu berwarna kecokelatan, namun Sate Taichan ini memiliki keunikan tersendiri yaitu sate nya yang berwarna putih kecokelatan setelah di bakar.

Kalau dilihat dari bentuknya, Sate Taichan ini tetap sama dengan sate pada umumnya yaitu terdiri dari daging yang dipotong – potong menjadi beberapa bagian lalu ditusukkan ke bambu atau kayu. Hanya saja yang membedakan adalah bumbunya, jika umumnya sate menggunakan bumbu kacang namun tidak dengan sate yang satu ini. Sate Taichan menggunakan sambal sebagai bumbunya yang diolah dari cabai rawit dan dicampur dengan jeruk nipis untuk menciptakan rasa segar. Daging yang digunakan pun masih sama seperti sate pada umumnya yaitu menggunakan daging kambing atau daging ayam. Dagingnya yang berwarna putih tidak seperti sate biasa yang dibakar sampai coklat bahkan sedikit gosong. Tapi tenang, walau pun berwarna putih bukan berarti dagingnya tidak matang. Itu karena daging dibakar tidak menggunakan bumbu kacang atau kecap.

Dalam sehari salah satu kedai Sate Taichan yang terdapat di kawasan Taman Air Mancur dapat menghabiskan 2.000 tusuk sate taichan. Harga satu tusuk sate taichan cukup terjangkau, yakni hanya Rp 2.500 atau bisa juga dinikmati dengan nasi atau lontong, kena biaya tambahan Rp 4 ribu.  Kedai sate taichan milik Yoga sendiri buka setiap hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 18.30 sampai pukul 00.00 WIB.

Share this:

Leave a comment