Sate Kolombi, Kuliner Khas Tondano yang Bikin Ketagihan Saat Pertama Kali Mencobanya

Dulu sebelum ada pemekaran daerah, Minahasa merupakan sebuah kabupaten terbesar di Sulawesi Utara tepatnya dibagian timur laut Pulau Sulawesi. Kini Minahasa telah terbagi menjadi lima kabupaten hasil pemekaran meliputi Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Kota Tomohon dan Minahasa. Tondano merupakan ibukota Minahasa. Jika kamu berkunjung ke Tondano jangan lewatkan tempat wisata yang ada di kota ini. Kota ini berada di tepi Danau dan memiliki udara yang cukup sejuk. Dengan potensi alam yang tinggi membuat daerah ini terdapat tempat wisata yang bagus yang wajib untuk dikunjungi. Nah, rasanya belum lengkap jika berkunjung ke suatu daerah tidak berburu atau mencicipi kuliner yang dijual oleh masyarakat setempat.

Kolombi

Setiap daerah tentunya memiliki kuliner khas masing – masing dengan citarasa yang khas dan unik. Salah satu kuliner khas Minahasa yang wajib untuk kamu nikmati adalah Sate Kolombi. Kolombi ini merupakan siput danau yang banyak ditemukan di Danau Tondano. Memiliki warna yang keemasan namun ada juga yang warna hitam, ukurannya pun terbilang cukup besar. Untuk mencari kolombi ini, para pencarinya menggunakan jaring untuk mendapatkannya. Biasanya nelayan yang ingin mencari kolombi ini harus datang pagi saat mentari belum menyengat. Saat pagi hari kolombi muncul di permukaan air namun ketika sudah panas, kolombi – kolombi tersebut akan tenggelam.

Sate Kolombi

Sate Kolombi sama seperti sate pada umumnya hanya saja yang membedakan daging yang digunakan yaitu menggunakan daging kolombi. Daging kolombi tersebut di potong – potong menjadi beberapa bagian lalu ditusuk dengan menggunakan tusuk sate. Setelah selesai, sate tersebut dibakar menggunakan arang tempurung hingga matang. Jika sudah matang, warna daging kolombi tersebut akan berubah menjadi sedikit kehitaman. Sate Kolombi ini disajikan dengan lumuran sambal khas Minahasa yang dibuat khusus untuk Sate Kolombi. Kuliner ini sangat nikmat dimakan bersama dengan jagung bakar atau pisang goreng goroho. Untuk minumnya bisa dipilih hangatnya air jahe, teh hangat, atau kopi.

Kolombi Woku

Saat pertama kali menikmati Sate Kolombi ini, kamu akan merasakan kenyal dan nikmatnya daging kombi. Dijamin akan ketagihan saat pertama kali mencobanya. Tapi harus diingat, saat memakan sate kolombi ini kamu harus bisa mengontrol diri karena jika mengkonsumsi terlalu banyak bisa Рbisa terkena darah tinggi karena kandungan kolesterol nya yang lumayan tinggi. Tak hanya disajikan  dalam bentuk sate saja, namun kolombi juga bisa dimasak menggunakan kuah atau biasanya disebut dengan Kolombi Woku. Untuk mencari Sate Kolombi ini, kamu bisa datang ke kawasan Boulevard Tondano. Tapi, jangan heran jika makanan khas Tondano ini dibanderol dengan harga Rp 3.000 per tusuk. Memang cukup mahal namun rasa yang ditawarkan pun sepadan dengan rasa nikmatnya. Apalagi saat menikmatinya sambil memandang pemandangan Danau Tondano.

Share this:

Leave a comment