Berbagai Resiko Saat Liburan Minim Persiapan

Memiliki rencana menikmati liburan merupakan sebuah hadiah tersendiri usai berkutat dengan kesibukan yang menyita waktu dan tenaga. Mengistirahatkan badan dan juga pikiran akan lebih terasa efektisnya ketika dihabiskan untuk liburan. Berlibur memang selalu identik dengan kegiatan yang menyenangkan dan menyempurnakan jalan hidup pelakunya. Namun, tahukah Anda bahwa berlibur tanpa rencana akan menjadi bencana?

Meski menjadi kegiatan yang paling menyenangkan di muka bumi, ternyata untuk mendapatkan yang sempurna. Kita perlu menghindari beberapa kesalahan berikut agar stress hilang dan badan terasa segar:

1. Liburan secara mendadak,
Beberapa dari Kita kurang begitu mendapatkan kesempatan untuk merancang liburan yang sesuai dengan keinginan. Minimnya waktu luang menjadikan orang-orang yang masuk kategori “kepepet” ini memutuskan berlibur kapan saja. Persiapan yang kurang matang memang terlihat bukan masalah besar, namun sejatinya tidak demikian. Selama liburan Kita perlu menyiapkan alat transportasi, tempat menginap, dan berbagai kebutuhan lainnya. Bisa jadi liburan gagal karena hotel penuh, tiket pesawat ludes, dan sebagainya.

2. Beban bawaan yang berlebihan,
Ada orang yang memiliki kebiasaan menarik, salah satunya ialah memilih membawa barang-barang kesayangan. Semisal seorang perempuan yang hendak liburan di kamarnya memiliki boneka beruang besar dan ingin membawanya serta. Ukuran yang overload akan membuat Anda kelimpungan sendiri ketika sampai di lokasi wisata. Lain halnya jika Kita hanya membawa kebutuhan standard dan paling vital, misal baju berapa pasang, sandal santai, kartu kredit dan debit, dan sebagainya. Semakin minim bawaan maka beban akan semakin terbatas dan memaksimalkan pergerakan Kita di lokasi tujuan.

3. Tidak mematuhi aturan obyek wisata,
Obyek wisata yang ada di sekitar Kita biasanya memiliki aturan atau kebijakan tersendiri, apalgi untuk tempat-tempat khusus. Semisal berkunjung ke hutan wisata, tempat ibadah yang dibuka untuk umum, dan obyek wisata lainnya. Maka Kita perlu mengetahui bagaimana tata tertib disana, apakah bisa berbicara dan tertawa keras atau sebaliknya. Aman menggunakan baju tanpa lengan atau justru wajib panjang dan menutup badan. Cek semua hal yang berkaitan dengan obyek wisata agar setibanya disana tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan dan hukum.

4. Sengaja tidak membawa tanda identitas,
Bepergian baik jauh maupun dekat Kita dianjurkan untuk membawa kartu pengenal resmi, misal kartu mahasiswa, KTP, SIM, dan sebagainya. Melalui kartu penunjuk identitas ini akan sangat membantu menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Sebab dengan kartu pengenal yang jelas Kita sudah bisa menyampaikan apa tujuan dari kunjungan yang dilakukan. Kemudian jika dihadapkan pada resiko kecelakaan maka pihak berwajib bisa memberitahukan kepada keluarga di rumah.

5. Mudah percaya pada orang asing,
Saat mengunjungi lokasi wisata sudah tentu Kita akan berada di tempat yang asing, sehingga sering bertanya kepada orang sekitar. Namun sebagai orang asing dan mengenal orang asing pula di lokasi tersebut. Sebaiknya Kita tidak mudah menaruh kepercayaan apalagi sampai memberikan barang berharga sebab rentan menjadi korban penipuan.

6. Mabuk di lokasi wisata,
Bagi siapa saja yang terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol maka sebaiknya saat liburan tidak melakukan kebiasaan tersebut. Datang ke bar dan mabuk disana akan merugikan diri sendiri sebab bisa dianggap orang yang mengganggu kenyamanan lingkungan. Pergi berlibur sebaiknya difokuskan untuk tujuan memanjakan diri dengan kegiatan yang menenangkan. Maka jauhi atau abaikan keinginan untuk sekedar melepaskan rindu akan minuman beralkohol.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.