Suguhan Memukau Kepulauan yang Tiada Dua

Sebagai negara yang berbentuk kepulauan, Indonesia memiliki ribuan pulau yang menyuguhkan panorama laut dan pantai surgawi. Bagian Timur Indonesia Kita akan terpukau oleh keindahan pulau bernama Raja Ampat. Namun ketika memilih liburan ke bagian barat, maka Kita akan disuguhkan keindahan Kepulauan Banyak. Kepulauan Banyak terletak di kawasan Aceh, atau lebih tepatnya Aceh Singkil di Sumatra.

Menapaki keindahan Kepulauan Banyak akan menempuh perjalanan sekitar 8 jam dari Kota Medan, Sumatra Utara. Perjalanan yang akan dilalui menempuh jalur darat, yang kalau boleh dikatakan secara jujur akan sangat menguras tenaga. Setelah menempuh perjalanan darat, dilanjutkan menggunakan sebuah perahu untuk kemudian baru bisa menepi di salah satu dermaga di Kepulauan Banyak. Perjalanan yang panjang dan perlu tabungan tenaga ini akan terbayarkan sesampainya di pulau yang nyaris tanpa cela ini.

Pengalaman Menarik di Kepulauan Banyak

Menariknya, setelah tiba di Kepulauan yang sunyi namun indah ini Kita bak menjadi seorang tamu raja yang istimewa. Para pengunjung atau wisatawan setibanya disini akan mendapatkan upacara penyambutan. Lebih tepatnya disambut dengan sebuah tarian tradisional, yakni tari Dampeng yang memang merupakan tarian penyambutan tamu. Menjadi sebutan yang tidak keliru jika Kabupaten Aceh Singkil merupakan daerah yang masih sakral. Masyarakatnya masih berpegang teguh kepada adat istiadat yang sudah lama menjadi tuntunan bermasyarakat disana.

Pemandangan Menakjubkan di Kepulauan Banyak

Perjalanan yang cukup melelahkan dan menelan banyak biaya memang terbayarkan dengan keindahan dan berbagai suguhan khas di Kepulauan Banyak. Kepulauan Banyak oleh para wisatawan memang dianggap sebagai salah satu pulau dengan pemandangan langka dan indah. Selain kondisinya yang masih bersih karena keteguhan masyarakatnya akan hukum adat. Minimnya pengunjung menjadikan keindahan pulau terjaga keperawanannya. Pemandangan yang menjadi salah satu kekuatan pulau ini ialah perpaduan antara air laut dan juga air sungai.

Perpaduan kedua muara air yang berbeda ini membentuk sebuah gradasi warna, dimana warna air kecoklatan dari air sungai. Sementara akan semakin kebiruan hingga berakhir kepada warna biru pekat ketika mendekati laut lepasnya. Pemandangan di siang hari akan terlihat cukup jelas, namun pun ketika malam tiba keindahannya kian bertambah. Ditambah dengan pemandangan pantai berpasir putih semakin mendukung landscape yang memukau. Pemandangan yang tersaji kian sempurna melalui langit biru yang cerah menjadikan pemandangan yang terhampar terasa semakin bersih dan memukau.

Cerita Rakyat Terbentuknya Kepulauan Banyak

masyarakat setempat meyakini asal muasal terbentuknya Pulau Banyak dari cerita turun-temurun sejak dulu. Konon katanya, Pulau Banyak berbentuk satu kesatuan dengan kepulauan lain yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Dahulu Tuan Tapa melewati pertarungan besar melawan dua ekor naga raksasa. Pertarungan hebat ini kemudian membuat bumi terbelah dan kemudian terpecah menjadi pulau-pulau kecil. Bagian terbesar dari pecahan pulau tersebut adalah kepulauan Banyak yang konon menjadi titik pertarungan.

Terlepas dari cerita rakyat yang dipercaya oleh masyarakat disana, Kita kini melihat sebuah pulau yang menawarkan sesuatu yang lebih. Pulau ini memiliki potensi sebagai obyek wisata yang bisa menjadi magnet bagi wisatawan, tidak hanya lokal namun juga mancanegara. Keindahan pantainya sekaligus pemandangan dan kearifan masyarakat sekitarnya. Sudah memberikan fasilitas suatu obyek wisata yang menjanjikan kenyamanan dan cocok bagi semua kalangan. Tidak menutup kemungkinan jika ke depannya Kepulauan Banyak menjadi pulau ikonik terkemuka di kawasan Sumatra, Indonesia.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.