Situs Iklan Baris IklanLinimemuat...

Apa Jadinya Jika Bubur yang Disediakan di Sebuah Rumah Makan Menggunakan Daging Ayam Kalkun?

Menu sarapan yang menjadi favorit di Indonesia adalah bubur yang memang sangat cocok sekali untuk disantap pada pagi hari. Akan tetapi bubur yang biasa kita konsumsi biasanya merupakan bubur dengan suwiran daging ayam yang memang akan membuat bubur ini menjadi fenomenal dan akan membuat rasa masakan menjadi lebih enak. Sudah menjadi hal yang biasa jika di Indonesia kita bisa menyantap bubur dengan rasa yang sangat unik ini.

Apa jadinya jika bubur yang disediakan di sebuah rumah makan menggunakan daging ayam kalkun yang merupakan ayam yang sangat besar sekali dan juga sering kali ditemukan hanya di luar negeri. Hal ini yang bisa kita temukan jika kita berkunjung ke Yogyakarta. Terdapat sebuah warung makan yang memang menyediakan menu makanan yang satu ini dan pastinya akan membuat kita penasaran.

Warung Burjon

Nama warung yang menyediakan bubur ayam yang unik ini adalah Warung Burjon yang memang menyediakan bubur ayam kalkun yang saat ini sedang banyak dicari oleh warga Yogyakarta. Lokasi warung ini memang agak sedikit sulit dicari karena terletak di sebuah gang. Tepatnya berada di gang pertama di Jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta. Ini merupakan satu – satunya warung yang menyediakan bubur ayam kalkun di Yogyakarta.

Pemilik warung ini merupakan Tantowi yang merupakan pria asal Banyuwangi yang menyediakan menu makanan yang unik ini. Sebelumnya Tantowi memang berjualan bubur ayam di Jakarta, namun ia diajak hijrah ke Yogyakarta bersama dengan saudaranya. Di warung saudaranya inilah ia mulai menemukan menu yang unik ini. Pada awalnya memang di warung saudaranya ini juga menjual beberapa menu makanan yang berasal dari ayam kalkun. Berangkat dari sinilah ia juga menciptakan menu makanan bubur ayam kalkun yang saat ini sangat ramai sekali diburu oleh warga Yogyakarta.

Santapan Murah dan Mengenyangkan

Warung makan bubur ini memang sudah buka sejak pagi karena memang menu makanan yang disediakan khusus untuk sarapan. Tempat makan ini buka sejak pukul 6 pagi sampai dengan 11 siang. Akan tetapi jika ingin menikmati menu bubur kalkun, ada baiknya datang sebelum jam 10 pagi karena bisa saja kehabisan menu makanan ini. Banyak orang yang mengatakan bahwa rasa dari ayam kalkun ini berbeda dengan rasa ayam yang biasanya dan juga rasanya seperti ayam kampung. Pada semangkuk bubur ini kita bisa menemukan bubur, cakwe, potongan ayam kalkun, daun bawang, kacang kedelai dan krupuk emping.

Dalam sehari Tantowi bisa menghabiskan 1 ekor ayam kalkun untuk membuat bubur ini dan juga biasanya habis dalam 50 – 60 porsi bubur setiap harinya. Menurutnya hal yang membuat unik dari daging ayam kalkun ini adalah rasa ayam kalkun yang lebih mantap. Bahkan untuk membuat kuah bubur ia juga menggunakan kaldu kalkun yang rasanya menyerupai ayam kampung. Warung makan yang sudah dibuka sejak Februari 2016 silam ini tidak henti dikunjungi oleh banyak pengunjung setiap harinya sehingga selalu habis setiap harinya. Hal ini juga yang membuat tempat makan ini sangat ramai.

Untuk bisa menikmati semangkuk bubur ini kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 9 ribu, tentu saja ini adalah harga yang sangat murah untuk bubur dengan daging yang unik. Sementara itu kita juga bisa menambahkan sate kalkun hanya dengan mengeluarkan 2 ribu rupiah untuk satu tusuk sate ini.

Share this:

Leave a comment