Salah Satu Tempat Ziarah di Surabaya Ini Akan Ditata Menggunakan Konsep Maroko Style

Kini wisata religi yang ada di Surabaya mulai diperbaiki. Penataan serta perbaikan ini dlakukan pada kawasan wisata ziarah Ampel. Hal yang membuat tempat ini sangat berbeda dengan tempat wisata ziarah yang lainnya adalah konsep yang diangkat oleh tempat wisata ziarah tersebut. Apa konsep dari wisata religi ini? Wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style sudah ditentukan oleh pihak pengelola tersebut.
Anggaran serta kawasan pembangunan
Anggaran yang telah disiapkan untuk wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style ini sebesar Rp.250 miliar dimana anggaran tersebut bertujuan untuk melakukan uji coba mengenai kelayakan untuk dapat memberikan pengembangan dalam kawasan wisata religi yang ada di Surabaya ini. Anggaran tersebut telah disapkan oleh Pemkot Surabaya sebagaimana yang telah diutarakan oleh Wiwiek Widayati selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya.
Ternyata grand design untuk wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style ini memang sedang dibuat dan pada pembangunan infrastruktur tersebut akan banyak yang lebih disentuh. Bagian yang akan disentuh tersebut mulai dari Masjid Ampel sampai dengan sentra PKL dimana bagian kawasan parkir juga ikut kedalamnya.
Bagian yang harus diperbarui serta dihadirkan museum baru
Selain mengutamakan penemuan desain konsep awal dari tempat tersebut, ternyata wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style ini juga akan ditambahkan sebuah museum dimana museum ini dapat dijadikan sebagai tempat edukasi untuk para pengunjung.
Beberapa bagian yang sekiranya merupakan bagian vital akan dipercantik lagi. Dinding, area makam, serta toilet juga akan dilakukan pembaruan serta dilakukan rehab.
Hal yang membantu untuk mempermudah proses pembangunan
Untuk dapat mempermudah proses pembangunan maka telah dihadirkan tim kajian yang turun langsung ke lapangan dimana tim tersebut akan mendata bagian apa saja yang harus dilakukan perbaikan dan diperbagus lagi. Pada grand design ternyata sudah tertera jika pembenahan kawasan parkir maupun sentra PKL yang harus terintegrasi.
wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style ini nantinya akan dibangun 3 JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) untuk menghindari terjadinya kemacetan dari arus lalu lalang para wisatawan. Hal tersebut memang sudah direncakan oleh Pemkot Surabaya. 3 JPO tersebut akan dibangun untuk setiap gerbang Ampel, baik itu bagian utara, selatan, maupun bagian tengah yang merupakan gerbang menuju ke sentra PKL.
Tujuan dibangunnya 3 JPO dan museum
Dibangunnya 3 JPO ini bertujuan agar para wisatawan dapat berkunjung ke sentra PKL. Bukan hanya itu saja museum yang akan dihadirkan nanti isinya adalah mengenai Ampel. Sehingga para wisawatan bukan hanya sekedar datang untuk beribadah, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai Ampel. Wiwiek juga berharap jika tempat ziarah tersebut bukan hanya dikunjungi oleh wisatawan yang beragama muslim tetapi agama lain juga dapat datang ketempat ziarah ini.
Bagian lain yang akan dibangun
Untuk dapat menekankan jika Ampel merupakan sebuah kawasan wisata yang religi maka gapura juga turut dibangun pada kawasan tersebut serta bagian yang menuju area makam yaitu koridor juga turut akan dilakukan perbaikan. Agar pergelaran festival Islami dapat terus berkembang maka akan ditambahkan juga beberapa fasilitas yang lainnya.
Tentunya wisata ziarah Ampel dengan konsep Maroko style ini sangat disambut baik oleh Menteri Pariwisata yaitu Arief Yahya. Karena dapat memberikan inspirasi untuk wisata ziarah lainnya yang ada di Surabaya maupun kota lainnya,

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.