Indonesia Menjadi Wilayah Paling Subur Untuk Ditanami Pohon Cokelat

Ada yang bilang saat kamu tengah stress atau banyak pikiran maka makanlah cokelat karena ia akan menenangkan pikiran, hal ini memang benar karena di dalam sebuah coklat terkandung senyawa yang dapat merangsang sebuah hormon untuk membuat tubuh terasa lebih rileks dan tenang. Bahan makanan yang dihindari oleh beberapa orang karena masalah berat badan ini juga sangat bagus untuk kesehatan jantung. Hanya dengan konsumsi dalam jumlah cukup secara teratur mampu meningkatkan kesehatan jantung kamu, nah ingin membuktikannya sendiri silahkan coba.

Hanya saja di samping manfaatnya bagi kesehatan juga tak memungkiri bahwa terlalu banyak konsumsi makanan yang satu ini apalagi yang susah dicampur dengan glukosa dalam jumlah berlebih tak baik untuk berat badan, bahkan dapat memicu terjadinya diabetes, jadi perhatikan jenis dan porsinya saat ingin konsumsi. Dari berbagai negara yang ada di dunia, Belgia dan Swiss merupakan produsen terbesar dari makanan tersebut bahkan tak memungkiri bahwa coklat produknya adalah yang terenak di dunia dengan harga cukup mahal.

Padahal jika kita lihat negara – negara tersebut tak memiliki banyak lahan untuk pertumbuhan tanaman coklat, tanaman kakao yang menghasilkan biji coklat nyatanya tak bisa tumbuh di negara dengan iklim dingin tersebut, mereka mengimpornya dari Indonesia yang menjadi wilayah paling subur untuk ditanami pohon coklat. Untuk itu sebenarnya kita harus berbangga bahwa banyak diantara produk pertanian dari Indonesia yang memiliki kualitas sangat bagus dan harga jual cukup tinggi bahkan salah satu pembuatan coklat terkenal dari Belgia, yaitu Stephen Vendeparre mengaku bahwa produk coklat terbaik mereka hanya bisa dibuat dari biji kakao yang diimpor dari Indonesia.

Sebenarnya jika banyak masyarakat dari Indonesia yang dapat mengelolanya kita tak kalah dengan negara tersebut, kita dapat membuat banyak coklat dengan cita rasa yang mendunia. Chef yang ahli dalam pembuatan coklat tersebut bahkan mengatakan jika Indonesia sebenarnya dapat membuat coklat yang tak kalah dengan Belgia jika tau caranya, mengingat kita sudah diberikan dengan sumberdaya alam berupa pohon – pohon kakao yang menghasilkan biji sangat berkualitas, bisa dikatakan kualitasnya merupakan yang terbaik di dunia.

Sehingga hampir semua negara pembuat coklat mengimpor bahan baku yaitu biji kakao memang langsung dari negeri ini. Vandeparre juga menambahkan bahwa sebenarnya coklat yang berasal dari Belgia tak ada yang spesial, proses pengolahannya tak jauh berbeda dengan produk coklat dari Indonesia, bahkan harga yang ditawarkan ke pasaran juga sangat mahal apalagi jika kemudian kamu mengimpornya kembali untuk dinikmati. Satu hal yang membuat harganya mahal karena coklat ibaratnya sebuah kerajinan, mereka menghargai tiap seni yang dituangkan pada saat membuatnya, bagaimana sentuhan seseorang dapat menciptakan cita rasa yang berbeda.

Inilah sebenarnya yang kurang dari pembuat coklat di Indonesia, kita memiliki bahan baku yang sangat berkualitas, namun proses pembuatannya asal – asalan, kurangnya senses of art membuat cita rasa juga berbeda. Koki handal ini mengharapkan agar lebih banyak orang – orang yang lebih serius mempelajari tentang seni pembuatan coklat sehingga nantinya produksi dalam negeri juga dapat dikenalkan ke dunia luar.

Nah bagi yang memiliki kebun coklat cukup luas, jangan sekedar menjualnya ke negara lain tak ada salahnya jika sekali – kali mencoba untuk belajar bagaimana proses pembuatan agar menjadikan produk coklat yang siap konsumsi, lumayan dapat meningkatkan harga jual berkali-kali lipat. Ini juga bagian untuk lebih memperkenalkan produk dalam negeri.

Share this:

Leave a comment