Anda Seorang Traveler Atau Turis? Kenali Perbedaannya!

Angka kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia memang kian meningkat, hal ini disebabkan karena setiap tahunnya pemerintah menggalangkan berbagai upaya agar obyek wisata yang ada dalam negeri bisa dikenal oleh dunia. Tak hanya itu masalah fasilitas juga mulai diperbaharui. Kita semua tau bahwa hampir setiap kawasan yang ada di Indonesia memang memiliki potensi wisata, namun sangat jarang yang mendapat sorotan karena masalah utamanya memang dari fasilitas yang kurang, untuk itu sekarang ada tuntutan untuk tiap daerah mengelola potensi wisata mereka sendiri dengan pemerintah yang mendanai tiap kebutuhan tersebut.

Dapat dilihat sekarang hasilnya, angka kunjungan tak hanya meningkat untuk kawasan-kawasan yang sudah terkenal seperti pulau Bali saja, melainkan juga obyek-obyek wisata lainnya. nah beberapa diantara Anda yang senang berwisata ke kawasan tertentu mungkin sering kali menyebut diri sebagai traveler, namun terkadang orang lain justru menganggap Anda adalah turis, lalu sebenarnya apa perbedaan keduanya, simak ulasan informasinya berikut ini:

1. Traveler memiliki management keuangan yang bagus dalam berwisata
Umumnya ada beberapa jenis wisatawan yang tak ragu untuk menghambur-hamburkan uang mereka untuk bepergian kemanapun namun ada juga yang begitu teliti dalam menghitung pengeluaran, nah mereka yang sangat baik dalam mengatur keuangan ini adalah seorang traveler. Sebenarnya diantara keduanya memiliki tujuan yang sama dalam lakukan wisata, yaitu untuk mendatangi tempat baru dan mendapatkan pengalaman yang baru, hanya saja dengan cara yang berbeda, satunya tak ragu dalam mengeluarkan biaya besar hanya demi kepuasan mereka, namun satunya justru sebaliknya. Ia memang berniat untuk mencari pengalaman baru, namun dalam berbagai aspek, termasuk diantaranya gaya hidup yang lebih perhitungan agar bisa hidup di negeri orang.

2. Traveler merasa bahwa tempat lain jauh berbeda dengan rumah mereka
Memang ada siklus saat kamu menginjak daerah yang berbeda, yaitu kritis dimana Anda merasa ada yang berbeda antara rumah dan dunia baru yang tengah dijajaki, nah disini seorang traveler umumnya akan mereka perbedaan ini seperti sesuatu yang unik dan asik untuk dilihat lebih jauh lagi, namun berbeda dengan turis ia mereka saat kritis tersebut sangat merindukan rumahnya dan ingin kembali.

3. Traveler tak harus membawa banyak barang untuk kunjungan mereka, cukup seadanya
Jika kamu wisata menggunakan kendaraan maka seorang turis akan memenuhi bagasi mereka dengan beragam persiapan, mereka beranggapan takutnya di daerah yang berbeda makanan yang ditawarkan akan berbeda begitu juga kebutuhan lain, sehingga persiapan yang dilakukan sangat banyak. Namun untuk traveler mereka merasa tidak, datang ke tempat berbeda tentu ada konsekuensi perbedaan di segala hal dan inilah yang akan dinikmati nantinya sehingga ia juga bebas tak harus membawa banyak perbekalan.

4. Traveler adalah orang yang tersesat
Turis sudah merencanakan liburan mereka dengan baik, ada peta yang menuntun tujuan wisata tersebut, namun berbeda dengan seorang traveler, ia adalah orang yang tersesat dan menikmati kemana langkah akan membawanya menemukan sesuatu yang baru.

5. Seorang traveler tak harus mengabadikan gambar
Turis tiap langkahnya dan tempat pasti akan selalu abadikan gambar, namun tidak dengan traveler yang hanya menikmati moment, bisa dikatakan juga turis datang dengan acuan dari buku, namun traveler sebaliknya karena mereka haus dengan membuat buku.

Nah apakah diri Anda termasuk seorang traveler atau turis, sekarang bisa diidentifikasi sendiri, karena meskipun dengan tujuan yang sama ternyata cara hidup keduanya berbeda.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.