Oleh – Oleh khas Salatiga yang Wajib Dibawa Pulang

Siapa yang tidak kenal dan menyukai buah salak? Rasanya yang manis dan murah harganya menjadi buah yang merakyat. Mengkonsumsi buah salak membuat Kita bertemu dengan bijinya yang berwarna coklat kehitaman dan berukuran cukup besar. Biasanya biji salak tersebut akan dibuang begitu saja karena dianggap tidak bisa dikonsumsi atau diolah lebih lanjut. Padahal ketika biji salak yang oleh masyarakat Jawa disebut Kentos, diolah dengan tepat bisa dimanfaatkan kembali.

Pemanfaatan Biji Salak

Seperti yang dilakukan oleh seorang perempuan kelahiran kota Salatiga, Jawa Tengah, yakni Laili Musyarofah. Perempuan muda ini memiliki tangan yang kreatif sebab mampu menjadikan sampah biji salak menjadi minuman yang aman bagi siapa saja. Laili mengolah setiap biji salak menjadi serbuk yang nantinya bisa diseduh dan diseruput seperti meminum kopi. Jangan menyangka biji salak tidak enak, sebab sebaliknya justru sangat nikmat dan memiliki nilai ekonomi yang lumayan.

Biji salak yang dibuat serbuk minuman bisa menjadi alternatif pengganti kopi untuk penderita hipertensi dan masalah asam urat. Sebab dalam biji salak tidak terkandung zat kafein sehingga aman bagi kesehatan tubuh, bahkan yang menderita asam lambung tinggi. Alasan ini pula yang menjadikan serbuk biji salak banyak diminati terlebih rasanya yang juga cukup enak dan bisa diterima lidah dengan baik. Olahan biji salak ini oleh Laili disebut sebagai Kopi Biji Salak yang sekarang mulai diminati oleh banyak orang, bahkan dari berbagai daerah.

Membeli Kopi Biji Salak bisa dilakukan dengan memilih yang masih dalam kemasan ataupun sudah diseduh dan tinggal diminum. Segelas seduhan Kopi Biji Salak dikenai harga Rp 5.000 saja dan untuk yang dalam kemasan per 30 gram Rp 10.000 yang bisa dijadikan 6 gelas seduhan. Dilihat dari segi harga, seduhan biji salak memberikan minuman nikmat yang lebih ekonomis. Sekaligus menjadi minuman yang tidak memberikan pengaruh negatif terhadap kesehatan sehingga aman dikonsumsi teratur setiap hari.

Bagi yang ingin menikmati Kopi Biji Salak di lokasi yang mendukung bisa mampir ke Warung Kebon Salak yang berada di Jl. Srikandi, Salatiga. Dinamai demikian karena warung yang khusus menyediakan Kopi Biji Salak ini berada di tengah kebun salak yang luas. Menikmati secangkir Kopi Biji Salak semakin terasa nikmat karena berada di sekitar pepohonan asal biji tersebut. Kenikmatan kopi dari biji salak ini akan membuat siapa saja ketagihan terlebih harganya memang tidak terlalu memeras kantong.

Mampir ke WKS tidak hanya memberikan kesempatan menikmati kopi dari serbuk biji salak saja namun juga menu khas berbahan buah salak lainnya. Siapa sangka bahwa buah salak yang mudah ditemui dan dibeli bisa diolah menjadi nasi goreng salak. Keunikan terletak pada menu nasi goreng yang diberi potongan buah salak yang terasa manis sekaligus gurih. Kenikmatan buah salak semakin terasa sebab pemilik WKS selalu menjamin buah salak dipetik langsung dari buahnya. Baru kemudian diolah sehingga dijamin segar dan tentunya memanjakan lidah.

Awal mengolah biji salak berawal ketika muncul keinginan untuk mengetahui apa saja manfaat dari buah berwarna putih tersebut. Manfaat besar yang diberikan memberikan inspirasi bagi Laili untuk bisa mengolahnya menjadi menu yang lebih variatif. Kemudian mulai dibuatlah Kopi Biji Salak yang prosesnya tidak terlalu panjang dan susah. Biji salak dijemur hingga kering, lalu di sangrai hingga warnanya hitam sempurna, baru kemudian ditumbuk dan dijadikan serbuk minuman.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.