Moda Transportasi Modern untuk Keliling Banda Aceh

Aceh merupakan salah satu provinsi yang ada di paling barat dari Indonesia dan memiliki keistimewaan tersendiri karena provinsi ini juga sering disebut sebagai serambi Mekkah Indonesia. Tentunya banyak sekali objek wisata dan juga tempat bersejarah yang bisa kita temukan di provinsi yang mayoritas umatnya beragama muslim. Seperti yang kita ketahui bahwa pada beberapa tahun silam provinsi ini dilanda bencana besar yaitu Tsunami. Namun provinsi ini sudah berbenah kembali dan juga sudah memiliki banyak perubahan.

Salah satu perubahan yang ada di Aceh adalah dalam segi transportasi yang sudah semakin modern dan bisa menjadi andalan untuk kita. Telah hadir sebuah bis modern yang bisa membawa banyak orang untuk berkeliling Aceh dengan menggunakan bis yang nyaman. Bis ini juga merupakan saran transportasi umum yang diperuntukan bagi semua orang yang sedang berada di Aceh dan akan melakukan aktivitas sehari-hari atau akan berjalan-jalan.

Fasilitas bis modern

Bis ini diperkenalkan dengan nama Trans Koetaradja. Dengan warna biru pada bis ini juga membuat tampilan bis lebih elegan dan juga memberikan kesan yang rapi sehingga akan nyaman untuk digunakan. Bis ini menjadi transportasi umum yang ramah terhadap penyandang disabilitas juga karena disediakan kursi khusus.

Melihat lebih jauh mengenai armada ini, bis ini bisa menampung sampai 76 penumpang dimana dalam satu bis disediakan 4 kursi disabilitas, 26 kursi biasa dan juga 50 pegangan. Saat ini bis ini baru berada sekitar 11 bis yang akan melewati perhentian yang ada pada koridor 1. Dengan jarak antara 1 bis dengan bis yang lainnya adalah 10 menit pada setiap perhentian.

Saat ini memang sedang dilakukan pengiriman 9 bis lainnya untuk melengkapi bis yang ada, pengiriman ini dilakukan dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju ke Pelabuhan Belawan Sumatera Utara. Setelah itu akan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju ke Aceh.

Melalui adanya transportasi ini, pemerintah setempat juga berharap agar transportasi ini bisa membantu dalam melayani anak-anak ke sekolah atau tempat tujuan mereka. Hal ini juga agar bisa mengurangi anak-anak yang menggunakan kendaraan bermotor karena berbahaya.

Dalam waktu dekat, gubernur akan meresmikan bis ini dan juga pada saat tahap awal peresmian tidak akan ada tarif yang dikenakan untuk bis ini. Hal ini juga dikarenakan masih menunggu tarif resmi yang akan digunakan pada bis ini.

Rute perjalanan

Pada tahap awal memang hanya ada 1 koridor yaitu Pusat Kota – Darussalam yang akan dilayani dengan 6 bis dan juga Darussalam yang akan dilayani dengan 5 bis. Jam operasional bis ini sendiri adalah pukul 07.00 -22.00.

Dalam waktu dekat juga pemerintah akan membangun koridor 2 yang akan menghubungkan Bandara Sultan Iskandar Muda – Pusat Kota – Pelabuhan Ulee Lheue. Rencananya pembangunan ini akan memakan anggaran sebesar 6 miliar rupiah.

Idealnya nanti akan ada 6 koridor yang akan membantu melayani pengunjung yang akan datang ke Aceh. Adapun beberapa koridor ini akan melewati Mata Ie, Lhoknga, Ajun, Ulee Karang dan Syiah Kuala. Semua ini juga masih dalam tahap akan segera di bangun pastinya.

Melalui adanya kehadiran bis ini diharapkan bahwa wajah kota Aceh akan semakin modern dan juga akan memberikan kemudahan bagi mereka yang akan berpergian. Selain itu diharapkan tidak ada kemacetan di Kota Aceh yang membuat kota menjadi tidak indah.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.