Seberapa Menarik Perhelatan Malam ICCC 2016 di Malang?

Pada akhir bulan Maret kemarin, tepatnya pada tanggal 31 Maret 2016, kota Malang menjadi tuan rumah perhelatan acara Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) 2016. Acara akbar yang dihadiri oleh para pelaku dunia bisnis kreatif ini dilangsungkan di Harris Hotel & Conventions Malang. Dalam malam tersebut membuat lingkungan hotel dibanjiri oleh para tamu undangan dan menjadi tempat bertemunya pemilik industri kreatif.

Malam Terbaik bagi Pelaku Industri Kreatif

Terlebih prospek dan perkembangan industri kreatif lebih baik dan lebih berkembang bahkan di masa yang akan datang. Pelaku industri kreatif saat ini memang didominasi oleh para pebisnis muda yang tidak hanya menjalankan usaha secara langsung. Melainkan juga ikut andil dalam pemanfaatan media online yang tentunya lebih modern dan menyentuh semua elemen masyarakat. Perhelatan akbar ini juga dihadiri oleh para pembicara yang super kreatif dan memompa pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.

Beberapa pembicara ini antara lain adalah Bapak Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung yang terbilang aktif di dunia online. Kemudian hadir pula sebagai pembicara Bp. Triawan Munaf yang menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Dihadiri pula oleh banyak pembicara yang berpengaruh di tanah air, dan saling memberikan tips sukses menekuni dunia bisnis kreatif. Datang ke acara besar ini memang menjadi tidak merugi sebab banyak ilmu yang didapatkan dari narasumber yang handal dan terpercaya.

Dalam malam ICCC 2016 tersebut Ridwan Kamil yang tidak hanya dianggap walikota paling berpengaruh namun juga peduli dengan anak muda di tanah air. Mengungkapkan bahwa menjadi kota yang penuh dengan anak muda kreatif harus diawali dengan melakukan 3T. 3T ini terdiri dari talenta, teknologi, dan juga toleransi dari semua elemen yang terdapat pada kota tersebut. Penggabungan tiga unsur ini akan menciptakan berbagai lokasi yang ideal menemukan ide kreatif. Bisa dengan membangun atau mengembangkan taman kota, menciptakan tempat nongkrong yang asyik, dan sebagainya.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga menuturkan bahwa anak muda sebaiknya diberikan rutinitas dan kesibukan yang padat. Kesibukan yang banyak ini membuat pikiran dan tindakan mereka mengarah kepada hal yang positif dan bermanfaat. Jika mampu direalisasikan maka akan menciptakan sebuah negara yang terus melakukan inovasi yang bermanfaat besar bagi dunia dan isinya. Dunia ekonomi kreatif memang memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian sebuah negara.

Harapannya juga adalah semua anak muda mampu menjadi dokter spesialis bukan hanya sekedar menjadi dokter umum. Sehingga ketika membuka sebuah usaha akan sulit diduplikasi sekaligus lebih mudah menyasar target pasarnya. Kepala Badan Ekonomi Kreatif pun mengungkapkan pandangan yang seragam, bahwa industri kreatif punya andil besar dalam dunia ekonomi. Bahkan hingga saat ini pengaruhnya sampai 6,1 persen lebih dan akan terus mengalami peningkatan. Jiwa kreatif seseorang tidak akan pernah kering seperti sumur minyak bumi.

Pada kesempatan malam tersebut, Walikota Malang, yakni bapak Moch. Anton juga menuturkan akan mengusahakan pengaplikasian saran dari Kang Emil. Setelah ini akan mencoba melakukan pembenahan dan penambahan lokasi strategis untuk menjadi tempat ide kreatif muncul bagi anak muda yang berkunjung. Bisnis start up memang menjadi salah satu opsional untuk mempersiapkan diri terjun ke dunia bisnis profesional. Tidak sedikit pengusaha muda yang bahkan bisa menjadi sangat sukses dan menjual produk berpengaruh di masyarakat berkat bisnis kreatif dari start up.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.