Ingin Coba Bakso Unik dan Beda Dari Bakso Kaya Biasanya? Datang Saja ke Kedai Bakso Cak Nur

Makanan berkuah rasanya cukup menggugah selera ketika Kita nikmati di musim penghujan seperti sekarang ini apalagi disantap pas banget masih hangat. Salah satu  menu berkuah yang bisa Anda nikmati di musim penghujan ini ialah Bakso. Nah, di Semarang terdapat kuliner bakso yang sangat unik dan berbeda dengan kuliner bakso pada umumnya.  Bakso tersebut memiliki kejutan ketika kamu membelahnya menjadi dua. Ukurannya yang sangat besar membuat siapa saja yang ingin menikmatinya. Bakso ini dinamakan dengan Bakso Beranak yang bisa kamu temui di Kedai Bakso Cak Nur. Lokasinya berada di Jalan Ngagel Wasana gang I Surabaya. Dalam satu buah bakso terdapat tujuh  butir bakso kecil, satu buah telur ayam rebus dan telur puyuh.

Pada saat dibelah menjadi dua, bakso ini dapat memenuhi mangkok bersama kuah dengan campuran mie dan bawang goreng yang ditaburkan di atasnya untuk menambah cita rasa yang khas. Sajian nya yang menggugah selera membuat lidah tak sabar untuk mencicipinya. Rasa dagingnya pun cukup terasa dan sangat lezat dinikmati dengan telur rebus yang berada di dalam bakso jumbo tersebut. Menurut sang pemilik jika Bakso Beranak merupakan menu baru di kedai nya yaitu baru satu minggu di luncurkan. Awalnya Kedai Bakso Cak Nur hanya menyajikan bakso isian saja sama seperti pada umumnya namun sang pemilik membuat inovasi baru pada bakso di kedainya. Meskipun menu tersebut terbilang baru namun kedai ini selalu di padati oleh para pengunjung.

Di kedai ini kurang lebih terdapat 15 jenis menu bakso yang bisa kamu pilih seperti bakso isi telur asin, bakso isi sum – sum, bakso isi sosis, bakso isi keju, bakso isi telur puyuh, bakso iga, dan lain sebagainya. Sama seperti bakso lainnya jika Bakso Beranak ini dibuat dengan menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya hanya saja ukurannya yang berbeda yaitu lebih besar dan diisi dengan beberapa butir bakso kecil, telur rebus dan telur puyuh. Sehari di kedai bakso ini dapat menghabiskan daging hingga 60 – 65 kg dan saat akhir pekan tiba dapat menghabiskan daging sekitar 70 kg.

Awal mulanya kedai bakso ini hanya berupa bakso keliling biasa yang berada di sekitar kawasan Ngagel dan baru tiga bulan terakhir ini sang pemilik mendirikan kedai bakso karena banyaknya permintaan pembeli. Salah seorang pembeli menuturkan jika ia tertarik berkunjung ke kedai Bakso Cak Nur karena tulisan menu yang terpampang di depan kedainya. Bentuknya yang unik dan citarasa nya yang khas membuat kedai ini selalu dipadati oleh para pengunjung setiap harinya. Kedai Bakso Cak Nur buka setiap hari sejak pukul 10.00 – 20.00 dengan beragam menu yang dibanderol dengan harga Rp 1.000 – Rp 25 ribu.

Share this:

Leave a comment