5 Jenis Ketupat khas Lebaran yang Bisa Kamu Temukan di Indonesia

Setelah sebulan penuh berpuasa, Hari Raya Idul Fitri atau lebaran merupakan momen yang paling ditunggu oleh kebanyakan orang. Kenapa? Karena saat momen tersebut kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga besar. Biasanya saat Lebaran, kamu akan menemukan salah satu makanan khas Indonesia yang sayang sekali untuk dilewatkan, yaitu Ketupat. Ketupat menggunakan beras atau ketan sebagai bahan utamanya yang kemudian dibungkus dengan daun berbentuk anyaman. Dalam penyajiannya memiliki banyak variasi, bahkan setiap daerah di Indonesia memiliki ketupat dengan ciri khas nya masing – masing.

Menurut sejarah, ketupat pertama kali dikenalkan oleh Raden Said atau Sunan Kalijaga dalam penyebaran Islam di Jawa pada tahun 1400-an. Nah, berikut ada beberapa ketupat yang bisa kamu temukan di Indonesia. Mau tahu apa saja? Simak ulasannya berikut ini ya!

 

1. Ketupat Kapau

Sesuai dengan namanya, Ketupat Kapau berasal dari daerah Kapau, Sumatera Barat. Ketupat Kapau menggunakan beras ketan sebagai bahan dasarnya dan memiliki rasa yang hampir sama dengan lemang. Saat memasaknya, ketupat ini direbus dengan menggunakan santan berbumbu, sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan lezat. Ketupat Kapau paling pas di sajikan bersama dengan rendang atau gulai itik cabe hijau.

2. Ketupat Glabed

Salah satu olahan ketupat yang terkenal di Jawa Tengah adalah Ketupat Glabed. Sama dengan ketupat pada umumnya, Ketupat Glabed menggunakan beras sebagai bahan utamanya. Hanya saja, ketupat ini disajikan dengan kuah kuning kental yang biasa disebut “ngglabed”. Kuliner yang satu ini sangat cocok disajikan dengan sate ayam, sate kerang, tempe goreng, kerupuk dan sambal pedas.

3. Ketupat Babanci

Nah, kalau di Jakarta kamu bisa menemukan Ketupat Babanci khas Betawi. Kuliner ikonik ini hanya bisa kamu temukan saat momen Lebaran saja. Secara umum, Ketupat Babanci menyerupai gule yang sangat dominan di aroma dan rasa rempah yang kuat. Daging yang dipakai adalah kepala sapi tapi tidak menyertakan otak, lidah, dan cingur. Selain daging kepala sapi, di akhir pembuatan ketupat ini dimasukkan serutan kelapa dan srundeng yang ditumbuk halus.

4. Ketupat Kandangan

Banjarmasin memiliki aneka ragam kuliner yang khas dan nikmat seperti Soto Banjar, Nasi Kuning, dan lain sebagainya. Selain itu, ada juga Ketupat Kandangan yang berasal dari daerah Kandangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Berbeda dengan ketupat pada umumnya, Ketupat Kandangan ini disajikan hanya dengan sepotong ikan haruan (gabus) asap. Untuk kuah nya sendiri menggunakan santan kental berwarna putih keruh. Diracik dengan campuran aneka bumbu rempah sehingga menghasilkan rasa yang nikmat dan lezat. Uniknya lagi, Ketupat Kandangan ini di remas terlebih dahulu menggunakan tangan sebelum di santap. Setelah lumat terpecah seperti nasi baru lah di santap.

5. Ketupat Palas

Ketupat palas merupakan satu diantara makanan tradisional yang selalu ada selama Ramadan dan Syawal, terutama di daerah Terengganu Malaysia. Makanan yang terbuat dari beras ketan yang dibentuk segitiga dan dibungkus dengan daun palas yang semakin langka ini mempunyai banyak penggemar. Biasanya ketupat ini disajikan bersama dengan daging rendang atau kuah gula merah.

 

 

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.