Manfaat Buah Timun Suri yang Harus Diketahui

Timun Suri merupakan salah satu buah yang sangat identik dengan Bulan Ramadhan karena di bulan seperti sekarang ini, timun suri banyak diburu sebagai menu untuk berbuka puasa. Rasanya yang sedikit hambar dan tekstur yang lembut membuat buah yang satu ini sangat nikmat disajikan dengan campuran sirup merah dan aneka buah lainnya. Untuk memilih timun suri yang baik dan bagus tidak ada trik khusus, hanya saja yang terpenting adalah seluruh permukaan kulitnya sudah berubah menjadi warna kuning. Tapi tahukah kamu, jika timun suri ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh? Mau tahu apa saja manfaatnya? Simak ulasannya di bawah ini ya!

1. Memperlancar Pencernaan

Air dan serat adalah kandungan utama dalam buah ini. Kedua kandungan terseut memiliki manfaat yakni membantu melancarkan pencernaan. Nah, jika kamu rutin makan timun suri saat berbuka puasa maka proses uang air pun akan lebih mudah dan teratur.

2. Jaga Kekebalan Tubuh

Selain baik bagi pencernaan, timun suri juga bisa menjaga kekebalan tubuh kita karena banyak mengandung antioksidan mulai dari vitamin A, B, C, magnesium, kalium, mangan, dan silika. Antioksidan yang tinggi tersebut dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

3. Mengontrol Kolesterol

Seperti yang kita ketahui jika kolesterol dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti jantung. Namun dengan mengkonsumsi timun suri maka kolesterol kamu bisa di kontrol. Pasalnya timun suri mengandung pottasium,, serat, saponin, dan magnesium.

4. Baik Bagi Penderita Diabetes

Biasanya setelah seharian berpuasa, gula darah berada di titik terendah. Namun, dengan mengkonsumsi timun suri maka gula darah akan naik secara perlahan karena kandungan karbohidrat kompleks nya. Dengan demikian, lonjakan gula darah bisa kita hindari terutama bagi penderita diabetes yang berpuasa.

5. Menyehatkan Kulit

Walaupun memiliki rasa yang hambar, namun timun suri kaya akan vitamin C yang tinggi sehingga bagus untuk kulit. Kulit bisa terjaga kesegaran dan keelastisannya, karena vitamin C dapat mendorong produksi kolagen.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.