Supaya Adem Ayem Ketika Liburan, Daftar Asuransi Perjalanan Dulu!

Tak ada yang bisa menjamin jika perjalanan wisata kamu akan berlangsung secara mulus tanpa masalah. Coba pikirkan, banyak sekali hal – hal buruk yang bisa terjadi yang tidak ingin dikehendaki. Misalnya saja jatuh sakit karena ternyata di tempat liburan kamu sedang ada wabah penyakit melanda, atau mungkin kecopetan, atau pesawat yang kamu ingin naiki mengalami kendala dan memaksa kamu harus menginap terlebih dulu di Bandara. Kalau sudah seperti itu, kita harus bagaimana? 

Asuransi Perjalanan Itu Penting

Ketika hal ini terjadi pada kamu, barulah kamu bakal mengerti apa gunanya asuransi perjalanan yang ditawar – tawarkan oleh agen perjalananmu. Mungkin awalnya kamu sedikit jenuh untuk mendengarnya, lantaran lagi – lagi harus keluar duit. Tapi adanya asuransi perjalanan adalah jaminan perlindunganmu kalau skenario – skenario di atas terjadi ke kamu, malah kamu sendiri yang lebih rugi kan?

Lagi pula, tak ada salahnya untuk melindungi diri sendiri dari resiko seperti kehilangan barang, harus dirawat di rumah sakit di tempat liburan, kehilangan dokumen – dokumen penting, dll. Kamu juga bakal lebih merasa aman karena tahu kalau resiko – resiko tersebut sudah ada jaminannya, kan? Bahkan terdapat di beberapa  negara yang tidak membolehkan masuk jika kamu tak memiiki asuransi perjalanan seperti Scandivania dan Eropa bagian Utara. Daripada kamu ditolak mentah – mentah, lebih baik kamu persiapkan dulu asuransi perjalananmu sebelum melakukan perjalanan wisata.

Tips Ketika Daftar Asuransi Perjalanan

Nah ketika kamu akan mendaftarkan dirimu untuk mendapatkan asuransi perjalanan ini, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan. Ini tentunya supaya prosesnya lancar, dan kamu mendapatkan asuransi sesuai yang kamu inginkan. Bacalah di bawah ini:

1. Tidak semua hal di – cover asuransi perjalanan
Kamu pasti sudah tahu kalau asuransi itu ada macam – macam seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dll. Semua jenisnya mencakup perlindungan yang berbeda – beda. Kalau asuransi perjalanan, kamu dilindungi selama kamu dalam perjalanan liburanmu, tapi tidak mencakup penyakit yang sudah ada sebelumnya, seperti jantung. Jadi jangan lupa untuk kasih tahu riwayat kesehatanmu dulu!

2. Biaya berbeda-beda
Tergantung dari apa saja yang dicakup dari asuransimu, kebutuhannya, dan juga tempat tujuanmu, biaya asuransi ini bisa berbeda – beda. Kalau kamu berlibur ke negara – negara di Eropa Utara, misalnya, kamu harus mengambil asuransi untuk setidaknya 15 hari. Berbeda dengan kalau kamu berlibur ke Amerika atau negara lain.

3. Kenali sistem asuransinya
Ada sistem asuransi yang kamu harus membayar dulu di muka, baru nanti ketika kamu sudah balik lagi bakalan di – reimburse. Tapi ini juga tidak  tentu karena tergantung dari agen travelnya masing – masing.

4. Liburan resiko tinggi tidak ditanggung
Kalau kamu berniat untuk berlibur dan melakukan olahraga – olahraga yang ekstrim seperti berwisata ke alam yang masih liar, mendaki gunung, dan kegiatan lainnya yang dianggap memiliki resiko sangat tinggi maka pihak asuransi tidak akan menjaminnya. Kalaupun iya, kamu perlu membayar biaya tambahan ekstra yang cukup tinggi.

5. Tak perlu dobel perlindungan
Maksudnya begini, kalau di luar asuransi perjalanan kamu sudah memiliki asuransi jiwa misalnya, ya kamu tak perlu lagi mengambil asuransi perjalanan yang tanggungannya sama. Lebih baik kalau kamu menggunakannya untuk proteksi asuransi yang berbeda, seperti keterlambatan pesawat atau kehilangan barang.

Bahkan ketika kamu bepergian ke negara – negara di kawasan Asia sekalipun, penting untuk tetap menggunakan asuransi perjalanan ini. Sebabnya karena negara – negara berkembang seperti Jepang dan Korea, yang sering jadi tujuan wisata para turis Indonesia, punya biaya rumah sakit yang sangat tinggi. Bayangkan saja kalau kamu ada dalam situasi darurat dan harus dirawat di sana, ngeri membayangkan tagihannya.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.