Dari Durian Merah Sampai Ritual Petik Laut, Ini Berbagai Acara Wisata di Banyuwangi

Kamu pasti sudah tahu bahwa keragaman budaya dan banyaknya sumber daya alam di Indonesia adalah kombinasi yang nyaris sempurna untuk membuat suatu daerah menjadi kawasan wisata. Ini semua jelas memerlukan usaha dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintahannya dan masyarakatnya sendiri. Salah satunya adalah dengan mengadakan berbagai festival budaya yang mengundang banyak pengunjung.

Berbicara tentang perkembangan wisata yang sangat cepat dan menguntungkan daerahnya, kamu perlu menengok Kabupaten yang ada di Jawa Timur ini, yaitu Banyuwangi. Kota yang dulunya cuma jadi kota numpang lewat buat banyak orang, sekarang ini justru menjadi daerah tujuan wisata yang utama. Bahkan Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia, bilang kalau kota ini bisa jadi contoh bagi banyak tempat lain. Ini jelas pujian yang tidak main – main.

Tapi mendengarnya akan membuat menjadi penasaran. Apa sih yang ditawarkan oleh Banyuwangi dalam soal wisata? Buat yang ingin tahu, simak saja yang di bawah ini!

Berbagai Macam Festival dan Pameran

Daya tarik terbesar dari Banyuwangi adalah kulinernya dan hasil alamnya yang sangat beragam. Ingat durian merah? Buah yang satu ini itu dibudidayakan di Banyuwangi sejak zaman Majapahit dulu, dan sekarang sudah menjadi salah satu kuliner yang sangat terkenal di kawasan tersebut.

Tapi Banyuwangi tak melulu soal durian merah. Buah tersebut cuma salah satu dari rangkaian agenda festival yang diadakan di Banyuwangi. Kalau kamu kebetulan berkunjung ke sini, ini beberapa festival yang nggak boleh kamu lewatkan:

1. Festival Kuliner
Festival ini resmi berumur 3 tahun di tahun 2016. Kali ini, temanya adalah sego cawuk, yaitu makanan khas dari Banyuwangi yang jadi sarapan favorit penduduknya. Isinya nasi dicampur jagung muda yang diserut dan dibakar, kuah santan dari parutan kelapa, dan kuah dari ikan pindang. Untuk lauknya, ada telur pindang, pepes ikan, semanggi sambal serai, dan tahu cacah.

2. Banyuwangi Agro Expo
Di sini, kamu bakal bisa melihat, mencicipi, dan juga membeli berbagai macam produk hortikultura andalan dari Banyuwangi. Durian merah sudah pasti ada, tapi selain itu juga ada jagung, kedelai, berbagai macam cabai, terung, kubis, dan berbagai macam hasil bumi organik dan tanaman biofarma ada di sini.

3. Petik Laut Muncar
Lebih merupakan ritual budaya daripada festival, ritual yang dilakukan di Muncar, Desa Sumberagung. Tempat ini adalah tempat untuk pelelangan ikan yang paling besar di Indonesia, di mana ritual berlangsung sampai 3 hari. Pengajian dengan membaca Surat Yaasin serta Tahlil, membaca Al-Quran sampai khatam, dan akhirnya melarung sesaji ke laut dalam perahu – perahu kecil adalah acaranya. Ini juga ditambah dengan berbagai tarian tradisional dari Suku Osing asli Banyuwangi.

4. Tour de Banyuwangi Ijen
Kejuaraan balap sepeda berkelas internasional yang bakal bisa disaksikan dari November sampai Desember. Acara ini dilaksanakan di Gunung Ijen yang juga terkenal dengan kawahnya yang indah tersebut. Ini tentu saja sekalian promosi wisata alam di Banyuwangi.

5. Banyuwangi Ethno Carnival
Karnaval busana yang memperlihatkan berbagai kreasi kostum berwarna – warni yang merupakan kombinasi budaya lokal dan juga modern. Temanya pun bermacam – macam, seperti Barong, penari Seblang, dan juga kostum serta adat pengantin tradisional.

Totalnya ada sekitar 53 festival yang diadakan untuk tahun 2016 di Banyuwangi, yang dimulai dari awal tahun. Temanya juga berbeda – beda, dari festival untuk olahraga, kuliner, sampai berbagai festival budaya. Bahkan juga ada Banyuwangi Jazz Festival, lho! Rugi kalau kamu melewatkannya.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.