Jalan-jalan di Sepanjang Pasir Putih Pantai Maramba Kala Air Laut Surut

Dataran Sumba memang tak jauh berbeda dengan pulau-pulau yang ada di sekitarnya, seperti Lombok. Kawasan yang ada di Indonesia bagian Timur ini tawarkan sejuta destinasi wisata yang menarik untuk kamu kunjungi, tentunya destinasi wisata alam. Ia memiliki pasir yang putih ditambah dengan jajaran pantai nan Indah, pastinya jangan pernah lewatkan kesempatan kamu untuk travelling mengunjungi obyek wisata yang satu ini, tak hanya cantik yang dapat menggambarkan wisata-wisata Timur tersebut, melainkan juga mempesona dan memberikan pengalaman baru bagi Anda.

Namun sayangnya meskipun sebenarnya potensi waste yang ditawarkan ada jutaan, bahkan tak jarang diantara wisatawan yang berasal dari luar negeri untuk datang kesini masalah sarana dan prasarana memang masih sangat minim. Inilah harapan dari wisatawan, mereka ingin agar wisata disini menyediakan fasilitas yang lebih lengkap seperti kamar mandi bersih atau juga jajaran penginapan sehingga pengunjung dapat dengan nyaman dan lebih lama menghabiskan waktu kunjungan mereka, kamu sendiri mungkin mengharapkan hal yang sama bukan.

Bagian Sumba Timur memiliki satu obyek wisata yang sangat indah untuk kamu sambangi, tepatnya adalah di pantai Maramba atau dikenal dengan Maramba beach yang tepatnya berada di kawasan Wangaipu. Untuk bisa berkunjung kesini akses juga sangat mudah, kamu yang berasal dari kota Wangaipu dapat naik perahu sekitar20 menit, perjalanan juga relatif cepat, nantinya akan ada sebuah pantai indah tujuan banyak wisatawan yaitu Maramba. Sekilas jika dilihat dari tampilannya mungkin akan tampak sebuah pantai dengan aksen tradisional, mengingat sepanjang mata kamu memandang akan ada jajaran gazebo yang terbuat dari bahan kayu dan juga beratapkan ilalang.

Hal tersebutlah yang memang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung, mereka dapat menikmati semilir angin beserta pemandangan yang indah dari atas gazebo tersebut. Tentunya tak membutuhkan banyak biaya untuk masuk kesini, wisatawan diberikan akses gratis untuk bisa masuk, hanya saja naik perahu tidak, ada baiknya mengajak teman-teman atau rombongan lain agar biasa kapal bisa jauh lebih murah hasil patungan.

Pantai yang ada disini memang bukan sebuah kawasan yang sepi, ia merupakan sebuah tempat hilir mudik beberapa kapal nelayan yang tengah mencari ikan, jadi kamu jangan mengharapkan tinggal di sebuah kawasan yang sepi, namun tak perlu khawatir karena memang masih ada beberapa tempat yang cukup sunyi cocok juga bagi yang senang memancing, kamu bisa menangkap banyak ikan, salah satu spot terbaik adalah berada di Kanatang, dari sini Anda nantinya bisa menikmati keindahan kota Waingapu. Beberapa diantara Anda mungkin beranggapan ada yang janggal, mengingat ada beberapa pohon yang memang tenggelam setengah dalam air laut dan iji juga bukan satu-satunya.

Kawasan yang satu ini memang cukup unik, mengingat saat pantai dalam keadaan yang surut kamu bisa melihat kembali hamparan pasir putih yang sudah tertutup air tersebut, ternyata lokasinya sendiri juga cukup luas, namun sayangnya tak setiap hari kamu dapat menikmati air laut surut tersebut. Anda juga dapat ikut bermain air atau berenang di sepanjang pantai, mengingat kawasan satu ini terbilang aman, mungkin ada ombak yang menerjang, namun intensitasnya sendiri relatif kecil dan aman untuk kamu bermain air di dalamnya, berenang sambil melihat beberapa biota laut yang ada di dalamnya. Saat air dalam keadaan surut bahkan biota laut tersebut dapat dilihat secara langsung.

Menikmati Kunjungan Sehari ke Danau Depati Empat Jambi

Jika kamu menyukai olahraga hiking atau mendaki gunung tentunya ada tawaran wisata lengkap disini, selain bermanfaat untuk kesehatan juga dapatkan beragam pengalaman baru, diantaranya adalah melihat keindahan alam yang terpapar di dalamnya. Mulai dari flora dan fauna bahkan terkadang kamu juga akan dapatkan bonus berupa danau atau bahkan kawah nan cantik. Jika dilihat sebagian besar wilayah di Indonesia memang memiliki sebuah gunung. Namun memang tak semuanya yang masih aktif, tawaran danau yang ada di daerah ini juga tak hanya dapat kamu temukan di Semeru yang memiliki 3 danau sekaligus, Rinjani yang terkenal akan keindahannya di sepanjang Asia Tenggara atau juga Dieng, namun di salah satu kawasan yang ada di Jambi.

Tepatnya berada di kabupaten Merangi yaitu ketinggian 1200 meter dari atas permukaan laut ada sebuah danau nan eksotis yang diberi nama Depati Empat, ia termasuk di dalam kawasan taman nasional kerini seblat yang didalamnya memang ada hutan lindung juga gunung yang umum untuk di daki pecinta olahraga ekstrim tersebut. Tentunya satu yang tak boleh kamu lewatkan selagi berkesempatan untuk lakukan kunjungan kesini adalah menyambangi danau yang sudah cukup terkenal dengan keindahannya tersebut, kawasan ini merupakan hutan tropis yang pemandangan alamnya masih sangat alami.

Sepanjang mata memandang kamu akan disuguhi dengan hutan pinus nan tinggi, suhu udara cukup sejuk, airnya sangat jernih bahkan jauh lebih jernih disini dibandingkan dengan pantai, memiliki warna biru dan kamu dapat menyaksikan secara langsung keindahan ikan yang berenang di dalamnya, selain danau Depati sendiri masih ada beberapa danau yang cukup terkenal disini, diantaranya adalah danau kaco, untuk lokasinya sendiri jauh lebih masuk ke dalam hutan, namun tak terlalu besar, tetapi ia memiliki air yang sangat unik, warna birunya berbeda dengan air-air pada umumnya, bahkan Anda dapat melihat secara langsung ikan apa saja yang ada di dalamnya karena memang sangat jernih.

Kebanyakan masyarakat daerah sekitar sering memancing disini, sumber daya alam yang ditawarkan memang sangat banyak, hasil tangkapan bahkan dapat mencapai berkilo-kilo jika Anda datang di pagi hari dan pulang di sore hari, nantinya ikan tersebut akan dikeringkan dan dijual oleh pemilik, hasilnya lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Masyarakat juga terbuang tau diri saat menangkap ikan disini, meskipun mengenakan jala namun tak menangkap ikan yang masih kecil, ia juga tak mengenakan bahan-bahan yang dapat merusak lingkungan

Untuk kamu yang tertarik berkunjung di liburan kali ini kawasan tersebut sangat mudah untuk dijangkau, Ada dapat mengandalkan motor atau mobil pribadi, karena memang tak ada angkutan umum yang dapat menemani perjalanan Anda kesini, datanglah bersama dengan teman atau keluarga sekalian piknik. Umumnya saat weekend tiba wilayah yang satu ini memang lebih ramai dijadikan sebagai tempat untuk piknik, namun bagi yang enggan untuk bawa makanan sendiri karena terlalu merepotkan juga tak perlu khawatir, asal Anda tau bahwa sebenarnya cukup banyak warung-warung kecil dengan aneka sajian yang pastinya akan menggoyang lidah Anda.

Menikmati keindahan dari ciptaan Tuhan tersebut jangan lupa untuk abadikan gambar sebanyak-banyaknya, bawa kamera Anda dan penuhi dengan banyak gambar. Nah waktu semakin sore dan Anda juga puas jalan-jalan kesini maka dapat pulang dengan membawa oleh-oleh khas yaitu ikan kering hasil tangkapan dari danau Depati Empat.

Batu Beriga Kawasan Wisata Alam Penuh Sejarah

Salah satu obyek wisata menarik yang pastinya akan selalu kamu jumpai di Indonesia adalah pantainya, keindahan pantai yang ada disini memang tak main-main, mengingat dari ujung barat menuju timur ada ratusan wisata pantai yang ditawarkan kepada Anda, semuanya memiliki nilai keunikan tersendiri, bisa dijadikan sebagai pilihan untuk membunuh waktu senggang atau sekedar melepas penat. Nah siapa bilang bahwa wisata menarik berupa pantai hanya dapat kamu jumpai di Pulau Bali atau Lombok saja, nyatanya pulau Bangka juga tawarkan hal tersebut.

Tepatnya adalah berada di kawasan pantai gusung, disini ada sebuah pantai yang hiasan alamnya adalah batu granit, tentunya tak semua pantai memiliki hal tersebut, sepanjang mata memandang kamu hanya akan disuguhkan dengan pemandangan air laut dan juga bebatuan yang ada di sepanjang jalur tersebut menyerupai sebuah tembok. Kawasan wisata yang satu ini memang cukup unik. Mengingat jika umumnya perpaduan paling serasi dari sebuah wisata pantai adalah pasirnya yang putih maka disini tidak, kamu justru akan menemukan batu-batu granit dengan warna coklat dan air laut nan biru, nah justru inilah yang menjadi daya tariknya.

Namun jangan khawatir bagi kamu yang mengidam-idamkan untuk melihat pantai eksotis dengan pasir berwarna putih, karena hanya di bagian barat saja yang memiliki hamparan batu, untuk kawasan yang ada di bagian timur tetap disajikan dengan pasir putih bersama dengan air laut nan biru menenangkan. Nantinya ada 2 buah gazebo yang dapat kamu jadikan sebagai tempat beristirahat setelah cukup lelah melakukan perjalanan, pemandangan alam nan eksotis ini biasanya dijadikan sebagai obyek menarik bagi para fotografer . kamu juga dapat menjumpai sebuah jembatan jika ingin lebih dekat lagi dengan laut maka dapat mengarunginya.

Tak kalah dengan itu satu pemandangan menarik yang nantinya juga akan tertatap oleh indera mata Anda adalah bebatuan raksasa yang diberi nama sebagai Tanjung Barikat, nah ini juga yang banyak membuat orang-orang penasaran untuk melihatnya. Kawasan laut yang ada di depannya sendiri bukan laut nan berbahaya dengan ombak yang tinggi, justru sebaliknya, ia cukup tenang dan menjadi salah satu jalur utama perdagangan, banyak kapal-kapal yang berlalu lalang di laut China tersebut sehingga di kawasan sekitar juga mendirikan sebuah Mercusuar.

Berdiri dengan kokoh dan juga menambah indah pemandangan saja, nah kamu juga dapat main-main kesini, namun untuk naik diperlukan tenaga yang besar mengingat Mercusuar tersebut sangat tinggi dan hanya bisa dinaiki dengan anak tangga saja, dari bagian atas nantinya kamu akan melihat pemandangan di bawah yang jauh lebih indah lagi. Selama berada disini kamu juga dapat bermain-main di perkampungan sekitar, masyarakat desa batu beriga ini terbilang welcome dan ramah untuk menyambut datangnya wisatawan.

Mereka terkadang mengajak Anda untuk mengobrol bahkan tak jarang menceritakan kisah mengapa nama desa tersebut merupakan Batu Beriga. Batu Beriga merupakan nama yang diberikan karena memang kawasan yang ada di daerah tersebut mudah sekali menjumpai sekumpulan batu Geranit, berasal dari kata Batu Beriga sendiri yang memiliki makna berupa bebatuan yang tersusun dengan sangat cantik, itulah mengapa mereka menyebut desa ini sebagai Batu Beriga.

Tanya jawab Anda tentunya tak hanya sampai saja, asal kamu tau bahwa sebenarnya kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, ada sebuah hutan yang sangat kental akan nilai mistisnya, disana terjadi tumpah darah antara warga daerah melawan penjajahan Belanda.

Menikmati Wisata di Kuil Hanamon, Kalimantan Selatan dengan Serbuan Monyet-monyet Liar

Berbicara mengenai potensi wisata yang ada pada setiap pulau yang ada di Indonesia, tentunya kita tak hanya mengutamakan Bali atau Jawa saja, melainkan tak boleh menutup mata dengan pulau-pulau lainnya, salah satunya adalah Kalimantan. Pulau Borneo ini merupakan pulau terbesar namun dengan tingkat kepadatan penduduk yang relatif kecil, tak hanya dihuni oleh masyarakat dari Indonesia saja, melainkan juga 2 negara tetangga yaitu Brunei dan Malaysia. Jadi sebenarnya kunjungan wisata kamu kesini tak hanya menikmati obyek dalam negeri saja, tak ada salahnya menyeberang dan jalan-jalan ke luar negeri.

Keunggulannya adalah kamu dapat wisata luar negeri yang relatif murah dan dekat. Nah salah satu yang cukup menjadi ikon dari pulau Kalimantan sendiri terletak di bagian Selatan, Kalimantan Selatan merupakan kawasan yang dilalui oleh sungai Barito, tentunya sudah sangat sering kamu melihat atau bahkan lakukan kunjungan kesana. Sungai yang satu ini sangat panjang dan besar, bahkan melebihi danau dan menjadi salah satu sentra perdagangan masyarakat yang ada di sana, ketika pagi hari hingga menjelang sore akan sangat ramai dengan aktifitas masyarakat seperti jual beli disini menggunakan sebuah kapal.

Kebanyakan dari wisatawan yang datang memang sengaja untuk melihat secara langsung transaksi jual beli tersebut bahkan juga ikut membeli, terbilang sangat unik memang, mengingat di daerah sekitar perkampungan warganya juga mengapung di atas sungai. Tak jauh dari kawasan tersebut Banjarmasin juga memiliki sebuah pulau yaitu Kembang, berada di Kabupaten Baritokuala pulau yang satu ini juga sangat sering dikunjungi oleh wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara, kamu bisa menemukan tawaran menarik yang ada disini, diantaranya adalah sambutan dari ribuan monyet yang hidup secara bebas.

Wisata alam tersebut sebenarnya tak jauh berbeda dengan salah satu hutan yang ada di pulau Bali. Disini juga ada sebuah kuil yang sangat menarik untuk dikunjungi yaitu Hanamon. Tak hanya itu beberapa aksen yang ada di bangunan-bangunan sekitarnya juga menggambarkan kepercayaan Hindu, untuk sampai ke pulau ini tentunya kamu harus menyeberang menggunakan sebuah kapal, sampai disana untuk dapat masuk kamu sendiri juga harus membayar sejumlah uang. Di hari biasa kamu perlu mengeluarkan 5 ribu rupiah, namun untuk kunjungan pada saat weekend atau hari libur tarif akan naik hingga 7.500 rupiah, terbilang sangat murah.

Satu hal yang harus kamu waspadai ketika sampai di pulau tersebut adalah serbuan anak kecil yang sering meminta-minta. Nah satu tips yang dapat digunakan untuk mengatasinya adalah cuek, jangan sampai kamu memberikan uang karena jika ada satu yang diberi, nantinya anak-anak yang lainnya akan ikut menyerbu Anda. Pondok atau kuil yang ada disini masih sangat tradisional, kamu akan menemui bangunan tua yang terbuat dari kayu, sejauh mata memandang kawasan tersebut juga cukup ramai, karena umumnya wisatawan yang datang bukan hanya warga lokal, melainkan juga mancanegara.

Nah melengkapi wisata Anda di kuil Hanamon tersebut jangan lupa untuk mencicipi kuliner yang mereka tawarkan, mengingat di sepanjang kawasan wisata ada beberapa warung kecil dengan tawaran makanan khas pulau tersebut, kamu bisa menunggu hingga sore hari jika memang ingin pulang nantinya. Nah untuk pulang akan jauh lebih hemat saat kamu menaiki kapal bersama-sama sehingga tak dikenakan tarif terlalu mahal, cukup dengan patungan uang sebesar 35 ribu per orang saja dibandingkan menggunakan perahu sendiri.

Sawah Lunto Akan Memiliki Air Mancur Atraktif Seperti di Purwakarta

Beberapa hari yang lalu, Ali Yusuf selaku Walikota Sawah Lunto di Sumatera Barat melakukan kunjungan di berbagai obyek wsisata di Purwakarta, Jawa Barat. Kunjungan pun dilakukan di Air Mancur Sri Baduga, Museum Diorama Purwakarta, berwisata kuliner Sate Maranggi, dan sebagainya. Kunjungan wisata ini tentunya dilakukan tidak sekedar melepaskan penat Pak Walikota secara pribadi. Namun lebih kepada studi untuk membangun obyek wisata yang daya tariknya mendekati atau melebihi yang ada di Purwakarta.

Continue reading

Paduan Nikmat Yakitori (Sate Khas Jepang) dengan Onigiri Tuna

Apa yang menarik dari wisata yang ada di dalam negeri? Beberapa diantara Anda mungkin memiliki pertanyaan demikian, mengapa begitu banyak wisatawan yang berasal dari mancanegara jauh Рjauh untuk liburan ke Indonesia padahal di negara mereka sendiri ada cukup banyak obyek yang lebih menarik. Negara kepulauan Indonesia memang memiliki sejuta pesona yang dapat membuat banyak mata berpaling, terlahir sebagai negara kepulauan membuatnya memiliki banyak obyek wisata alam berupa pantai dan pegunungan hingga beberapa wisata menakjubkan lain yang dapat dilihat.

Continue reading

4 Hotel Berbintang Baru Siap Manjakan Wisatawan di Purwakarta

Sebagian pecinta travelling mungkin hanya mengenal Bogor atau Bandung saja sebagai kota yang ada di Jawa Barat yang memiliki banyak obyek wisata menarik, namun jangan salah karena ternyata Purwakarta juga tawarkan hal yang serupa meskipun tak memungkiri bahwa pilihan wisatanya memang masih kalah dengan 2 kota tersebut. Bagi Anda yang memiliki hobi travelling namun tak mau keluarkan banyak biaya sebenarnya tak perlu khawatir karena kamu tetap bisa menjalankan hobi tersebut dengan biaya yang hemat.

Continue reading

Siapa yang Menyangka Gundukan Tanah yang Menyerupai Bukit Teletubies Adalah Candi Abang

Mendengar nama kota Yogyakarta apa yang ada di benak Anda mengenai kawasan yang satu ini?, apakah penuh dengan peninggalan yang berbau kerajaan atau mungkin budaya yang masih sangat kental dianut oleh masyarakat yang tinggal di dalamnya. Tak memungkiri bahwa memang semua bisa kamu dapatkan disini, wisata budaya sekaligus sejarah yang pada dasarnya sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat, kebanyakan lebih menyukai wisata alam lainnya atau wahana bermain, kecuali mereka yang menyadari akan pentingnya nilai pendidikan yang terkandung dalam wisata tersebut.

Nyatanya memang tak bisa dipungkiri bahwa sebagian banyak kawasan yang ada di Jakarta memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, apalagi keberadaan candi-candi yang berdiri gagah di dalamnya. Nama-nama candi Borobudur, mendut atau Prambanan tentunya sudah sangat biasa Anda dengar, mengingat salah satu diantaranya juga diakui sebagai warisan dunia bahkan pernah masuk ke dalam salah satu dari 7 keajaiban dunia, namun tak hanya itu saja, masih banyak candi lain yang ada disini, namun tak terlalu terkenal memang.

Satu diantaranya yang wajib untuk kamu singgahi adalah daerah Sleman, ada sebuah candi yang cukup menarik untuk kamu sambangi, tepatnya berlokasi di dusun Blambang, Desa Jogotirto, nantinya kamu akan menemukan sebuah candi berwarna merah yang diberi nama dengan candi abang. Abang sendiri merupakan bahasa jawa dari merah, sangat sesuai dengan bangunannya yang terbuat dari batu bata merah. Bangunan tersebut menjulang dengan sangat tinggi namun tidak membosankan juga, mengingat meskipun terbuat dari batu bata ia juga memiliki ukiran-ukiran dengan nilai seni yang sangat tinggi.

Sebenarnya kawasan yang satu ini lebih mirip dengan sebuah bukit jika dibandingkan dengan candi, mengingat dari bentuk tanahnya sendiri melengkung, hampir-hampir menyerupai sebuah lengkungan kecil nan hijau, beberapa orang menyebutnya sebagai bukit teletubies. Sebenarnya belum banyak data mengenai situs candi ini, namun animo wisatawan yang datang juga cukup tinggi, apalagi ditambah dengan adanya bukit berumput tersebut, banyak yang berkunjung sekedar untuk jalan-jalan atau mengabadikan moment.

Dalam catatan yang ada di candi abang ini dulunya pertama kali ditemukan adanya lingga yang menunjukkan bahwa candi ini termasuk peninggalan dari kerajaan Budha, tak lama setelah penemuan tersebut memang banyak beberapa peninggalan yang ditemukan disini, salah satunya adalah sebuah prasasti yang berisi pertanggalan, namun bukan sebuah acuan sebagai tanggal berdirinya candi abang, banyak arkeologi yang masih meneliti tentang peninggalan-peninggalan tersebut.

Bangunan candi ini memiliki halaman berukuran 65 meter untuk panjangnya dan 64 meter lebarnya. Banyak yang tak menyangka bahwa gundukan tanah yang menyerupai sebuah bukit tersebut adalah candi, mengingat ia tertutup dengan rumput apalagi pada saat musim penghujan tiba, namun jika diperhatikan secara lebih detail memang ada jajaran batu bata merah ditambah beberapa ukiran yang pastinya membuat Anda takjub. Namun meskipun dari struktur candi sendiri tak begitu tampak, namun area tersebut masih cukup ramai dengan pengunjung, khususnya di hari-hari libur.

Untuk sampai ke wilayah candi abang tak terlalu sulit, hanya saja kamu harus menyiapkan kendaraan pribadi, mengingat tak ada angkutan umum yang dapat membawa Anda memasuki kawasan tersebut, biaya yang dikenakan juga hanya untuk uang parkir saja, nah untuk sampai ke area candi Anda harus berjalan setidaknya 100 meter, kamu bisa naik ke atasnya dan bergantian untuk mengabadikan gambar.

Eksotisnya Kawah Biru di Puncak Gunung Sorik Marapi

Kawasan Indonesia masuk dalam jajaran Ring of fire, yaitu sebuah blok yang memang dapat dengan mudah menjumpai gunung-gunung yang masih aktif di dalamnya, bahkan pegunungan hampir di setiap wilayah, tak heran jika semisalnya tiap tahun pasti ada satu diantara puluhan gunung api yang masih aktif tersebut akan meletus. Namun kamu juga tak perlu khawatir, bisa dikatakan bahwa letusan yang ada tak separah beberapa abad yang lalu seperti yang pernah menjadi penyebab tsunami dan beragam bencana alam mendunia.

Disini lain selain letusan sendiri ada beberapa keuntungan yang didapatkan dengan banyaknya gunung api tersebut, diantaranya adalah tawaran wisata alam, setiap orang memang memiliki selera yang berbeda terkait dengan obyek wisata yang menjadi kunjungannya, ada yang secara khusus menyukai wisata alam ke pantai, namun beberapa diantaranya menganggap bahwa pantai ini adalah sesuatu yang membosankan, apa yang seru hanya dengan melihat air dan ombak saja, kurang ada tantangan sehingga mereka lebih senang gunung. Bukan sekedar melihat tentunya, melainkan juga dengan mendakinya, memang jika dibandingkan prosentase mereka yang menyukai wisata nan ekstrim ini sangat kecil.

Hanya saja bagi yang sudah terlanjur mencintainya, mereka tak segan gunakan waktu liburan untuk pergi bersama teman menaklukkan gunung yang belum pernah di datangi, nah bagaimana jika kamu sekali-kali bertandang ke kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di wilayah Sumatera, ada sebuah gunung yang berdiri menantang untuk kamu taklukkan, yaitu gunung sorik marapi, nama yang sedikit agar asing mungkin, namun jangan khawatir karena ia tawarkan pemandangan yang pastinya akan membuat kamu terpesona apalagi saat sudah mencapai puncaknya.

Umumnya wisatawan memang masih jarang untuk menyambangi gunung yang satu ini, padahal ini tawarkan spot yang juga tak kalah menantang, belum lagi bonus istimewa yang bisa Anda dapatkan setelah sampai ke puncaknya, yaitu sebuah kawah dengan airnya yang biru, pastinya tak kalah indah di bandingkan dengan gunung rinjani, kawasan yang satu ini adalah spot yang paling diidolakan oleh para pendaki disini, kebanyakan tak ragu untuk abadikan moment sebanyak mungkin, setelah melakukan perjalanan panjang untuk bisa mencapai puncaknya.

Sepanjang perjalanan selain semak belukar kamu juga akan menemukan perkampungan warna yang ada di kaki gunung. Kawasan tersebut jauh dari kota besar, bahkan rumah-rumahnya sendiri masih sangat tradisional. Inilah nilai seni bagi kamu yang juga memburu foto indah disini, untuk sampai ke kawasan tersebut sebenarnya tak terlalu sulit, mengingat ada cukup banyak transportasi yang dapat membawa Anda kesana, mulai dari umum atau mungkin kamu ingin membawa kendaraan pribadi, nantinya bisa dititipkan pada perkampungan warga.

Setidaknya jika kamu bersungguh-sungguh untuk bisa sampai ke puncaknya, perjalanan tak membutuhkan waktu yang lama, dalam rentan waktu 12 jam Anda dapat kembali lagi . memang ada kesan tersendiri saat kamu mengarungi gunung tersebut. Wilayah yang sangat sepi karena jarang sekali ada yang tertarik untuk berkunjung, hanya pada bulan-bulan tertentu saja bertepatan dengan hari libur biasanya banyak anak muda yang lakukan hiking kesini.

Sampai ke bagian puncaknya rasanya semua beban yang ditanggung selama ini langsung terbayarkan, mengingat kamu disuguhi secara langsung dengan keindahan kawah biru yang masih mengeluarkan uapnya. Lebih-lebih kunjungan kamu lakukan di saat pagu buta sambil melihat keindahan matahari terbit, namun jangan lupa bagi Anda untuk membawa pakaian hangat karena kawasan puncak sangat dingin.

Lebih Indah Dari Bali Namun Mengapa Pantai di Belitung Ini Sangat Sepi Wisatawan?

Wisata alam yang ada di Indonesia sangat banyak nan cantik, satu yang paling dikenal memang pantainya, hampir semua kawasan tawarkan suguhan pemandangan pantai nan eksotis, namun yang paling dikenal hingga mendunia memang hanya Bali dan Lombok. Tentunya sudah sering terdengar di telinga Anda bahwa sebagian besar wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara menjadikan 2 kawasan wisata tersebut sebagai tempat idaman untuk dikunjungi, mengingat kabar keindahannya memang bukan isapan jempol belaka. Hal ini juga sukses membuat nama Bali masuk ke dalam urutan 10 besar obyek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan luar negeri di Asia Pasifik.

Nah bagaimana dengan Anda?, apakah memiliki pemikiran yang sama juga. Nyatanya tiap tahun kebanyakan yang melakukan beragam promosi untuk wisata dalam negeri memang Bali, keunggulan lainnya adalah masyarakat yang ada di sana sangat welcome, mereka mencoba mengenal dan bersifat ramah dengan orang-orang dari budaya lain, hal ini nyatanya juga tak merusak budaya asli yang masih dipegang teguh oleh mereka. Inilah yang membuat tingkat kunjungan dari luar negeri ke pulau Dewata tersebut senantiasa mengalami peningkatan.

Lalu bagaimana dengan spot-spot yang lainnya?, ternyata selain Bali memang ada cukup banyak spot wisata pantai yang tak kalah indah, salah satunya adalah yang berada di daerah Sulawesi yaitu pantai Belitung, nama yang satu ini mungkin jarang diperkenalkan sebagai wisata nan eksotis, mengingat ia masih kalah pamor dari pantai yang ada di Bali. Namun sekali saja Anda bertandang kesini pasti akan beranggapan sebaliknya, sama halnya dengan salah satu wisatawan yang berasal dari Australia, yaitu Steve (63). Ia jauh-jauh bertandang dari negeri kangaroo ini untuk mengunjungi pulau Sulawesi tepatnya adalah datang ke Belitung.

Ternyata apa yang diharapkan dari kunjungannya kesini melebihi ekspektasi, bahkan ia menyebut-nyebut pantai yang ada di kawasan Belitung tersebut sebenarnya jauh lebih indah jika dibandingkan dengan Bali. Kawasan Belitung ini sebenarnya lebih dikenal sebagai spot wisata underwater, mengingat di bagian dalam sendiri kamu akan lebih banyak menemukan keindahan karang dan juga jajaran ikan yang ada di dalamnya. Warna air yang ada disini juga sedikit berbeda dibandingkan dengan kawasan pantai yang ada di daerah lain. Yaitu biru Tosca karena pengaruh dari tumbuhan dalam laut dan ditambah pasir putihnya.

Pantai yang ada disini juga lumayan tenang sehingga memungkinkan wisatawan untuk lebih jauh lagi mengarunginya, tak seperti dengan Bali yang semuanya pantainya memiliki ombak, meskipun cocok untuk surfing yang juga membahayakan karena ombaknya sangat besar. Namun disini tidak karena wisatawan dapat berpuas diri untuk bermain air sambil menyelam tanpa harus takut terbawa obyek, bahkan di bagian tengah pantai kamu juga dapat menemukan karang nan indah sebagai spot berfoto.

Setelah membandingkan dengan Bali yang pernah dikunjunginya sebenarnya wisatawan yang berasal dari Australia ini juga lumayan kaget mengingat pantai di Belitung tersebut sangat sepi dengan pengunjung, padahal Bali saja yang tak seindah ini bisa sangat ramai. Inilah yang seharusnya menjadi pr bagi dinas pariwisata daerah setempat untuk lebih gencarnya memperkenalkan pesona alam di sini, lumayan nilai pemasukan yang beside dapatkan dari pengunjung mancanegara. Bisa jadi juga nantinya kawasan wisata tersebut akan jauh lebih terkenal dibandingkan dengan Bali, kamu sendiri bisa datang dan melihat secara langsung bagaimana pesona alam dari pantai nan indah di Belitung tersebut.