Beberapa Pulau di Bengkulu yang Menawarkan Keindahan Alam yang Mempesona

Saat ini Bengkulu sudah menjadi salah satu obyek wisata yang tidak boleh dipandang sebelah mata, pasalnya di Bengkulu terdapat sejuta keindahan obyek wisata yang tersimpan dan banyak pengunjung yang belum mengetahuinya. Disaat menjadi juru kunci pembicara di dalam seminar Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu nyatanya wakil Gubernur Provinsi Bengkulu menuturkan bahwa di Bengkulu terdapat 7 pulau kecil yang tidak berpenghuni. Pulau – pulau yang tidak berpenghuni tersebut nantinya akan dijadikan sebagai obyek wisata yang baru di daerah Bengkulu. Pulau tersebut berada di perairan Barat Sumatera dan juga masih di kawasan Bengkulu.

Sektor maritim yang ada di kawasan Bengkulu akan difokuskan pada wisata kepulaannya. Untuk kamu yang pernah berkunjung ke Bengkulu, mungkin tak akan heran dengan kabar seperti ini. Bengkulu memang saat ini menjadi tempatnya para traveler berkunjung karena keindahan alamnya yang sangat mempesona. Pulau – pulau yang masuk di wilayah Bengkulu dan akan dijadikan sebagai destinasi wisata para wisatawan adalah Pulau Dua, Pulau Merbau, Pulau Tikus, Pulau Enggano serta Pulau Mego.

Diantara pulau – pulau tersebut, ada salah satu pulau yang berpenghuni yaitu Pulau Enggano yang merupakan pulau terluar dan memiliki jarak 106 mil dari Bengkulu. Pulau tersebut sangat berpotensi sehingga dijadikan ikon pariwisata di Bengkulu. Salah satu alasan mengapa Pulau Enggano dijadikan sebagai ikon Bengkulu adalah keunikan yang dimiliki pulau ini yang ditinjau dari segi budaya, pemandangan bawah laut serta ekosistem di dalamnya. Namun kalau Kita lihat dari segi aspek budayanya, pulau yang satu ini masih memegang berbagai macam tradisi serta kearifan budaya lokal serta masyarakat sekitar yang masih mau bergotong – royong untuk mengelola berbagai sumber daya alam yang ada di pulau ini.

Jika dilihat dari sisi keunikan lainnya adalah ekosistem yang ada di dalam pulau tersebut. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan oleh LIPI, anggota dari LIPI melakukan penjelajahan ke pulau tersebut di tahun 2015 yang lalu. Tidak di sangka, ekspos yang dilakukan LIPI ini ternyata mengungkap sebuah hal penting yang membuat Enggano begitu mempesona bahkan istimewa dikarenakan penelitian pada fauna dan floranya yang menunjukkan jika pulau tersebut tidak pernah bersatu dengan Sumatera.

Penyusunan proposal yang akan di sampaikan ke Pemerintah Pusat merupakan salah satu tantangan yang akan dihadapi ketika mewujudkan impian pulau – pulau tersebut menjadi sebuah obyek wisata. Setelah itu pemerintah juga harus menyusun beberapa strategi dan langkah – langkah yang nyata untuk merencanakan sebuah pembangunan yang lebih baik, sehingga pemerintah pusat akan yakin untuk memberikan dukungan penuh agar pulau ini menjadi tempat wisata.

Beberapa tahun belakangan, Provinsi Bengkulu sudah memiliki modal yang sangat menarik untuk menarik para wisatawannya berkunjung ke kawasan ini. Berbagai macam kekayaan alam yang terdapat di kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawannya, beberapa diantaranya adalah Bunga Rafflesia Arnoldi, Gajah Sumatera dan Pulau Enggano.

Letak Pulau Enggano berada di tengah Samudera Hindia dan dapat kamu akses dengan transportasi laut dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 12 jam. Namun apabila kamu menggunakan pesawat perintis maka waktu tempuh menuju Pulau Enggano yaitu sekitar 40 menit saja. Pulau ini memiliki luas 40 kilometer dan dihuni oleh 2800 jiwa yang terbagi menjadi 6 desa. Pulau Enggano merupakan pulau satu – satunya yang berpenghuni dibandingkan dengan pulau – pulau lainnya yang akan dijadikan sebagai obyek wisata.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.