Kuliner khas Aceh yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Berkunjung ke Semarang

Jalan – jalan ke Aceh yang merupakan salah satu kota yang berada di ujung Sumatera, tak lengkap rasanya tanpa melakukan wisata kuliner. Kuliner Aceh memang terkenal hingga ke seluruh Indonesia seperti salah satunya adalah Mie Aceh. Mie Aceh merupakan sebuah kuliner yang berbahan dasar mie kuning tebal yang dicampur dengan bumbu yang kaya akan rempah – rempah. Mie yang digunakan terbuat dari tepung terigu. Untuk menambah citarasa dalam satu porsi mie Aceh biasanya di tambahkan dengan irisan daging sapi atau ayam bahkan ada juga bisa ditambahkan dengan makanan laut seperti udang, cumi, kepiting. Tak lupa juga ditambahkan dengan emping melinjo, acar dari timun segar, bawang merah dan cabai hijau agar menambah citarasa yang khas pada kuliner tersebut.

Untuk kamu pecinta kuliner yang ingin mencoba kuliner Aceh yang satu ini maka bisa mengunjungi salah satu kedai yang lokasi nya berada di Jalan Banjarsari No. 38, Tembalang, Kota Semarang. Kedai tersebut bernama Kedai Mie Aceh Bang Wali. Menempati bangunan yang sederhana namun kedai ini tak pernah sepi pengunjung. Namanya juga kedai Mie Aceh, menu utama yang menjadi andalan dari kedai ini adalah Mie Aceh.  Terdapat empat menu Mie Aceh yang bisa kamu pilih mulai dari mie rebus yang berkuah, mie tumis yang berkuah kental, mie goreng basah yang masih mempertahankan tekstur mie, dan mie goreng yang benar – benar kering.

Saat pertama kali menikmati mie Aceh ini, kamu akan merasakan pedasnya mie, gurih dan lezatnya kaldu sapi yang dicampur dengan daun bawang dan seledri. Sedapnya bawang merah dan bawang putih yang telah bercampur dengan masakan, lalu aroma kayu manis yang kuat menjelang mi masuk ke mulut. Selain mie Aceh ada juga menu lainnya yang bisa dicoba yaitu Nasi Goreng Aceh dengan pelengkap yang sama. Untuk harga di banderol mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp. 40.000. Ada juga minuman yang bisa dipilih dan tak jauh dari ciri khas Aceh seperti teh tarik, kopi sanger, kopi ulee kareng, kopi telor kocok, kopi terbalik, dan timun serut. Untuk minuman harganya dibanderol mulai dari Rp. 1.000 hingga Rp. 10.000.

Di kedai Mie Aceh Bang Wali, mie yang digunakan adalah buatan sendiri dan bumbu yang digunakan merupakan bumbu yang diolah sendiri. Untuk tingkat kepedasan dari kuliner yang satu ini tak membatasi anak – anak untuk menikmatinya. Biasanya Mie Aceh sangat cocok dinikmati pada malam hari sambil ditemani dengan secangkir kopi. Warga Aceh sangat familiar dengan kopi dan menjadi konsumsi harian oleh segala usia. Tertarik untuk menjajal kuliner Mie Aceh Bang Wali? Tenang saja, kedai buka setiap hari mulai pukul 14.00-22.00

Share this:

Leave a comment