Ternyata Perlu Sedikit Bersabar untuk Melihat Keunikan Pantai Cakang

Berada di salah satu lokasi wisata yang menyajikan sebuah pemandangan atau pengalaman unik memang selalu menjadi daya tarik. Ada banyak tempat menarik, dan sayangnya tidak semua mampu menyuguhkan pemandangan atau pengalaman berbeda. Lokasi wisata alami biasanya selalu dijadikan pilihan untuk mendapatkan sesuatu yang berbeda. Beberapa orang bahkan rela melakukan perjalanan panjang atau melewati medan yang jauh dari kata bersahabat. Hanya untuk sekedar melihat secara langsung apa yang unik dari lokasi tersebut dari kabar yang beredar.

Ada perasaan tersendiri yang memberikan kepuasan lebih berlimpah ketika mendapatkan kesempatan untuk menikmati keindahan yang unik. Mencari lokasi wisata yang memang benar-benar memberikan sesuatu yang tidak bisa disajikan di tempat lain bisa diusahakan. Kadang Kita tidak perlu jauh-jauh datang ke negara lain untuk menjajal suatu pengalaman yang unik. Bisa mampir ke beberapa tempat di Indonesia yang tentunya tidak kalah indah dengan tempat terkenal di luar negeri sana.

Kita bisa saja menyempatkan diri untuk singgah ke Batam, sebab disini ada sekian pilihan lokasi wisata yang unik dan menarik. Sebagai jalan praktis mempersingkat usaha menemukan lokasi unik tersebut, bisa melihat rekomendasi Pantai Cakang. Pantai Cakang merupakan salah satu pantai indah di kawasan Pulau Galang, dan merupakan pantai di paling ujung. Melihat lokasinya yang cukup unik, sudah tentu akan ada lebih banyak keunikan yang diberikan oleh pantai “kilometer nol”-nya Pulau Galang ini.

Mengeksplorasi Keunikan Pantai Cakang

Sebagai pantai di bagian ujung membuat wisatawan tidak akan menemukan daratan lagi, kecuali jika menyeberangi lautan maka akan menemukan daratan. Meski menjadi pantai terujung namun pengelolaannya cukup ketat, seperti kewajiban membayar biaya masuk. Sekilas saat melihat kondisi di pintu masuk Kita akan menilai pantai ini dalam kondisi tidak terurus. Terasa akan menggelikan jika harus membayar untuk masuk ke pantai yang terlihat semrawut, namun memang begitulah aturannya. Pengunjung dibebankan biaya masuk hanya Rp 5.000 saja per kepala dan sudah bisa menjelajahi pantai satu ini.

Setelah melewati penjaga Kita akan masuk ke area pantai, dan sesaat Kita sudah mendapatkan sambutan berupa jembatan kecil dari bambu. Deretan kayu dan bambu pada jembatan memberikan kesan sangat sederhana, sehingga semakin membuat penasaran. Sebab ulasan traveler yang pernah mampir kemari sangat positif sehingga perlu ditelisik dan dibuktikan seberapa menarik dan unik pantai satu ini. Wilayah pantai ini ditata dengan konsep yang cukup sederhana, yakni ditata menggunakan batu beton berukir yang seolah ditempatkan sembarangan.

Menuju ke wilayah pantainya pengunjung perlu menuruni beberapa anak tangga, sebab posisi pantai ternyata menjorok ke bawah. Pesona mulai terasa ketika menuruni anak tangga ini sebab di sekelilingnya terdapat taman bunga beraneka warna. Ditambah lagi dengan pepohonan yang tinggi dan berdaun rindang sehingga membuatnya terasa sejuk dan enak untuk menikmati pemandangan dan suasananya. Mayoritas pengunjung menjadikan spot ini sebagai background untuk mengambil foto sebab memang menyajikan pemandangan indah.

Pantai disini bentuknya memanjang, dan perlu diakui tidak terlalu jauh kabar baiknya di tepi pantai disediakan tempat duduk dan gazebo tepat di bawah pepohonan yang rindang. Keunikan akan dirasakan jika menjelajahi Pantai Cakang hingga ke bagian ujung, dan sebaiknya tidak langsung duduk saja. Bagian ujung pantai ini menawarkan pemandangan langka, sebab bertemu dengan daratan yang lumayan jauh dan berwarna hijau. Lalu lalang perahu nelayan sembari melirik senja dan matahari terbenam menjadi pengalaman unik tak ada dua.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.