Category archive: Tempat Wisata

Agendakan Akhir Pekan Anda dengan Berkunjung ke Beberapa Acara Menarik di Jakarta Pekan Ini

Akhir pekan ini sudah ada rencana liburan belum bersama keluarga? Kalau belum dan memilih untuk berlibur di rumah saja maka tak ada salahnya berkunjung ke Kota Jakarta dan sekitarnya karena disana terdapat beberapa agenda akhir pekan yang sangat menarik. Ajak anak dan keluarga untuk merasakan beberapa pengalaman menarik seputar museum, kerajinan khas tradisional, hingga beberapa destinasi wisata yang ada di Kota Jakarta. Berikut ada beberapa agenda menarik untuk akhir pekan ini, diantaranya adalah:

1. Gebyar Pesona Museum Nusantara
Gebyar Pesona Museum Nusantara diadakan di Taman Mini Indonesia Indah tepatnya di Anjungan Kalimantan Barat. Acara yang diselenggarakan kali ini mengusung tema ” Exotica of Borneo “. Berbagai acara menarik bisa Anda ikuti seperti pameran tematik tentang ” Kearifan Budaya dan Menjaga Alam ” Suku Dayak, pameran komunitas Suku Dayak serta berbagai pameran lainnya yang menampilkan koleksi – koleksi yang ada di museum – museum TMII. Catat tanggalnya ya, acara ini di mulai dari tanggal 12 hingga 15 Oktober 2016.

2. KidsFest 2016
Untuk Anda yang memiliki buah hati jangan lupa ajak anak Anda ke acara KidsFest 2016. Disana terdapat berbagai acara menarik diselenggarakan serta lomba – lomba yang bisa diikuti anak Anda. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kompas Gramedia Group of Megazine dan diadakan di Lotte Shopping Avenue tepatnya berada di Main Atrium – Ground Floor. Di acara tersebut, anak Anda bisa mengikuti berbagai lomba seperti mewarnai Bobo Junior, Menggambar Bobo, Princess Look  Like, Fashion Show, dan masih banyak lagi. Kidfest 2016 dimulai dari tanggal 15 hingga 16 Oktober 2016. Untuk info selengkapnya bisa klik situs www.kidnesia.com.

3. Mister Aladin Travel Fair
Mister Aladin, sebuah aplikasi online travel dengan fitur personal travel assistant menggelar travel fair. Acara berlangsung di Atrium, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pada 13 – 16 Oktober 2016. Pengunjung bisa mendapatkan harga tiket dan kamar hotel mulai Rp 10.000 dan beragam promo menarik lainnya. Beberapa selebriti mulai dari Luna Maya, Gisella, dan Marissa Nasution akan hadir untuk memberikan travel tips ala selebriti dan keluarga.

4. Jakarta Coffee Week
Jakarta Coffe Week digelar mulai tanggal 15 hingga 16 Oktober 2016. Akan ada pameran dan kompetisi kopi yang dikemas menarik disini. Melihat tren kopi yang saat ini kian meningkat ABCD School of Coffee bersama HYPE menyelenggarakan Jakarta Coffee Week 2016 yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dalam acara ini, pengunjung bisa melihat aneka kompetisi seperti kompetisi manual brewing dan kompetisi latte – art.

Pemandangan Indah dari Situ Wanayasa

Purwakarta memang tak ada habisnya sebagai kota yang memiliki destinasi wisata menarik seperti wisata alam serta wisata taman. Di kota tersebut ada salah satu tempat penampungan air untuk daerah Purwakarta agar tidak terendam air saat musim hujan yaitu Situ Wanayasa. Kawasan wisata buatan ini dijadikan sebagai tempat wisata bagi masyarakat sekitar. Letaknya yang berada di bawah Gunung Tangkuban Perahu sehingga membutuhkan waktu hingga 40 menit untuk bisa sampai ke tempat wisata tersebut. Akses perjalanan nya pun bisa kamu tempuh melalui Jalan Kapten Halim dari arah Pasar Rebo.

Setibanya kamu di kawasan tersebut maka kamu akan melihat pemandangan yang sangat indah dan mempesona, ditambah lagi pemandangan langsung dari Gunung Burangrang. Situ Wanayasa ini memiliki luas sekitar 7 hektar dan berada di ketinggian 600 meter diatas permukaan laut. Hal unik pun bisa kamu jumpai di kawasan wisata ini yaitu pulau kecil yang dimana di pulau tersebut terdapat sebuah makam miliki RA. Suriawinata yang merupakan salah satu bupati Purwakarta yang memimpin daerah ini sekitar tahun 1827. Berada di ketinggian 600 meter membuat suasana di kawasan ini menjadi sejuk.

Untuk kamu yang sudah berkunjung ke kawasan ini tak hanya untuk menikmati wisata alam saja namun ingin berziarah ke makam Bupati Purwakarta ini maka kamu harus melewati sebuah jembatan yang bisa mengantarkan kamu menuju makam tersebut. Jembatan tersebut merupakan jembatan semi permanen yang menghubungkan wilayah daratan dengan pulau kecil yang dimana di pulau tersebut terdapat makam Bupati Purwakarta. Namun harus diperhatikan juga jika kamu ingin berziarah ke makam Bupati Purwakarta tersebut dengan menunjukkan perilaku dan penampilan yang sopan, karena jika berziarah tapi kamu nya justru berperilaku semaunya sendiri akan terlihat kurang etis.

Selain pemandangan indah yang di tawarkan di kawasan ini maka kamu juga bisa menggunakan perahu untuk berkeliling di sekitar danau. Udara yang sejuk bisa kamu rasakan di waktu pagi hari, bahkan tak sedikit wisatawan yang berkunjung melakukan aktivitas jogging dan berolahraga di sekitar danau. Danau ini juga menyediakan fasilitas memancing untuk kamu yang memiliki hobi memancing. Ikan yang dapat kamu pancing pun beragam jenis ikan yang bisa dikonsumsi oleh manusia.

Di Situ Wanayasa juga menyediakan gazebo yang dimana berfungsi sebagai tempat untuk bersantai bersama keluarga. Makanan khas daerah Purwakarta pun bisa kamu nikmati disekitar gazebo dan tentunya tarif nya pun cukup terjangkau. Jadi jangan heran jika kamu berkunjung kesini melihat banyak sekali wisatawan yang menikmati kuliner di kawasan wisata yang satu ini.

Selain berziarah, memancing, dan menikmati kuliner di kawasan ini juga terdapat agrowisata yang bisa kamu kunjungi sebagai wisata edukasi bagi buah hati Anda. Agrowisata tersebut berupa perkebunan teh, pala dan buah manggis. Melakukan kegiatan berkebun seperti memetik buah manggis langsung dari pohonnya bisa kamu lakukan di kawasan ini. Tak jauh dari tempat wisata ini, kamu juga bisa berkunjung ke pemandian air panas Curug Cipurut.

Konon rencananya tak lama lagi akan ada pembangunan air mancur di kawasan Situ Wanayasa ini. Air mancur tersebut diperkirakan memiliki konsep yang sama dengan di Taman Sri Baduga. Rencana pembangunan air mancur ini tentu saja dimaksudkan agar semakin menarik para wisatawan untuk berkunjung kesini. Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi warga sekitar dan tentunya juga untuk kabupaten Purwakarta.

Bunga – Bunga Cantik yang Tumbuh di Ketinggian, Ada yang Boleh Dipetik dan Ada Juga yang Tak Boleh Dipetik

Mendaki gunung merupakan sebuah aktivitas outdoor yang bisa dilakukan dengan siapa saja baik laki – laki, perempuan, anak – anak maupun orang tua sekalipun. Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai salah satu untuk mengisi hari libur kamu setelah sepekan disibukkan dengan kegiatan di kantor. Nah, ketika mendaki gunung kamu akan menemukan banyak spesies flora atau tanaman yang bisa kamu temui di atas gunung tersebut. Salah satu nya adalah jenis bunga – bunga yang menghiasi hijaunya gunung. Namun tahukah kamu, ada beberapa jenis bunga yang tak boleh sembarangan dipetik tapi ada juga malah disarankan untuk dipetik. Berikut beberapa bunga – bunga yang dapat hidup dengan subur di ketinggian, diantaranya adalah

1. Edelweiss
Mungkin untuk kamu yang suka mendaki gunung sudah tak asing lagi dengan bunga yang satu ini yaitu Bunga Edelweis atau biasa disebut dengan bunga abadi. Kenapa disebut dengan bunga abadi? Karena bunga edelweis ini dapat tumbuh hingga 100 tahun lamanya. Bunga edelweis ini memang sangat indah namun tanaman ini tak tumbuh di sembarang tempat. Syarat tempat yang dapat ditumbuhi dengan bunga ini adalah daerah dataran tinggi karena jika di tanam di dataran rendah maka akan sulit sekali bertahan. Bunga edelweis memiliki teinggi hingga 8 meter dan memiliki batang pohon sebesar kaki manusia. Bunga ini dikategorikan sebagai bunga langka karena saat ini keberadaannya terancam punah.

2. Cantigi
Cantigi merupakan pohon yang hanya tumbuh di puncak gunung dengan ketinggian rata – rata 1.000 mdpl. Pohon Cantigi memiliki daun yang berwarna kemerahan dan berbuah warna hitam. Pohon ini juga bisa ditemukan di hampir setiap gunung yang ada di Indonesia. Cantigi juga merupakan sebuah tanaman yang tahan dengan asap belerang dan tanah kawah beracun.

3. Turuwara
Turuwara merupakan tanaman endemik di kawasan zona inti Danau Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Populasi turuwara di Kelimutu saat ini terbatas, dikarenakan pertumbuhannya yang cenderung lambat.

4. Verbena
Jika kamu pernah mendaki Gunung Semeru maka kamu akan melihat bunga yang berwarna ungu yang berada di Oro – oro Ombo. Sekilas jika dilihat, kamu pasti mengira bunga tersebut adalah Bunga Lavender namun ternyata bukan. Bunga tersebut bernama Bunga Verbena Brasiliensis Vell dan disebut sebagai bunga berbahaya karena dapat menyerap air sangat banyak dan cepat membuat daerah di sekitarnya mengalami kekeringan sehingga disarankan untuk membawa pulang tanaman ini. Jika kamu ingin membawa pulang bunga ini dengan cara memanen bunga tersebut sebelum buahnya masak untuk mengurangi resiko penyebaran biji bunga tersebut.

5. Daisy
Untuk kamu yang pernah mendaki Gunung Prau di Dieng maka tak asing dengan bunga yang satu ini yaitu Bunga Daisy. Biasanya bunga daisy ini tumbuh di ketinggian 2.000 mdpl. Hal unik dari tanaman ini adalah akan tumbuh ketika musim hujan tiba dan mudah mati saat musim kemarau tiba.

Nah, sekarang sudah tahukan apa saja bunga yang boleh dipetik dan tidak boleh dipetik. Maka dari itu sebelum mendaki gunung cari tahu dulu tentang informasinya ya guys!

Menilik Kehidupan Komodo yang Ada di Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur pastinya sudah tidak asing lagi terdengar di telinga Anda. Dimana binatang unik dan langka tersebut dapat hidup di tempat tersebut. Pada bulan September 2013 lalu diadakan puncak perayaan Sail Komodo tepatnya di Pantai Pede – Manggarai Barat. Tak hanya di Kabupaten Manggarai Barat saja yang terdapat penyebaran Komodo, namun di wilayah Selatan dan Utara pun terdapat habitat Komodo tersebut.

Berbagai macam pulau terdapat di bagian Utara Kabupaten Manggarai Barat, salah satunya adalah Pulau Longos yang terletak di 2 desa yaitu Desa Kantor Barat Kecamatan Masang Pacar dan Desa Mange – Longos Timur Kecamatan Boleng. Di kawasan ini juga terdapat habitat Komodo yang masih hidup dan berkembang biak. Luas Pulau Longos ini tidak terlalu besar, sekitar 9 km saja jika dihitung dari ujung Barat hingga ujung Timur. Pulau ini memiliki bentuk yang bulat. Namun tak hanya Komodo saja yang terdapat di pulau yang satu ini, ternyata ada ribuan Kelelawar dan juga sarang Burung Wotong.

Di tahun 2015, ada beberapa Tim Ekspedisi yang terdiri dari Lembaga Komodo Survival Program dan juga Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT melakukan penjelajahan di beberapa daerah dengan memasang kamera dan video tersembunyi di beberapa titik. Tujuan nya adalah untuk memantau kehidupan Komodo di daerah tersebut. Tim ekspedisi ini berangkat dari Pelabuhan Philemon dan menuju ke Utara dengan melewati beberapa pulau kecil dan perkampungan nelayan yang terdapat di daerah tersebut. Setibanya di Kampung Boleng maka tim yang pertama meminta izin terlebih dulu kepada ketua RT setempat untuk memasang kamera tersembunyi. Kemudian tim selanjutnya memasang kamera tersembunyi di beberapa titik seperti di Tanjung Madu, Pasir Panjang, dan lain sebagainya.

Ketika Tim Ekspedisi menuju ke daerah Nanga Kantor, jejak kawanan Komodo tersebut tak juga ditemukan. Lalu kemudian tim ekspedisi tersebut pergi lagi menuju Pulau Longos dan berbicara dengan penduduk setempat mengenai keberadaan Komodo, namun para penduduk mengatakan jika Komodo pernah memangsa hewan ternak masyarakat sekitar. Maka dari itu para tim sepakat untuk memasang kamera video dengan menjelajahi pulau dari ujung ke ujung. Dari hasil pantauan kamera dan video, di daerah tersebut memang terdapat habitat Komodo dan juga sarang Burung Wotong.

Pulau Longos atau Pulau Sejuta Kalong

Selain di huni dengan kawanan Komodo, nyatanya di Pulau ini juga terdapat jutaan Kelelawar yang nantinya akan menjadi makanan Komodo. Kelelawar tersebut bisa Anda temukan di Kampung Baru, di kampung tersebut terdapat habitat Kelelawar yang jumlahnya hingga jutaan. Warga kampung tersebut sering sekali melihat Komodo bahkan dengan rasa penasarannya, warga sengaja memasang alat perangkap untuk melihat keberadaan binatang tersebut. Cara yang digunakan pun cukup unik yaitu dengan menggantungkan seekor kambing di salah satu pohon yang terdapat di kampung tersebut lalu beberapa menit kemudian Komodo tersebut muncul dan memakan Kambing tersebut. Komodo ini memang hidup di kampung tersebut layaknya hidup di kawasan Taman Nasional Komodo.

Penyebaran Komodo di Flores

Ternyata tak hanya di Pulau Longos saja Anda bisa menemukan habitat Komodo, di bagian Utara tepatnya di Labuan Bajo hingga Maumere pun terdapat habitat binatang tersebut. Sedangkan di bagian Timur tepatnya di Watu Payung Kecamatan Sambirampas diantara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur terdapat juga habitat binatang tersebut. Di bagian Barat juga terdapat habitat Komodo tepatnya di Pulau Ontoloe, Pulau Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada dan juga berada di Cagar Alam Wolotado. Di bagian Selatannya Komodo terdapat di kawasan Mbeliling dan juga Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan.

Traveling ke Bali Mengikuti Jejak Giorgino Abraham

Berwisata atau traveling merupakan salah satu hobi yang sangat digemari oleh sebagian orang, tak terkecuali artis sekalipun. Namun apabila kita mengetahui kegiatan seorang artis yang menjadi public figure memiliki banyak kegiatan yang sangat padat seperti syuting di berbagai lokasi dan berbagai kegiatan keartisan lainnya yang membuat banyak menyita waktu. Tak jarang jika artis menghabiskan waktu liburan mereka dengan bekerja, bahkan ada beberapa artis yang tak bisa meneruskan pendidikannya ke lembaga formal.

Hal tersebut tidak berlaku bagi artis yang memiliki nama Giorgino Abraham. Pastinya nama artis yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi kamu yang hobi dengan serial – serial Indonesia. Artis yang satu ini ternyata memiliki hobi traveling. Dari sekian tempat wisata yang terdapat di Indonesia, ternyata artis yang satu ini lebih menyukai Bali sebagai tempat favoritnya untuk melakukan traveling. Berkunjung ke Bali pastinya sudah sering ia lakukan. Keindahan alam nya yang sangat memukau sehingga tak hanya wisatawan lokal saja yang datang ke kawasan tersebut melainkan para wisatawan pun memilih Bali sebagai tempat untuk menghabiskan waktu liburan mereka.

Jika liburan tiba, tak heran jika wisatawan yang berkunjung ke Bali sangat meningkat drastis karena keindaahannya yang sudah sangat terkenal di berbagai penjuru dunia. Apabila kamu ingin berlibur ke Bali maka saat yang paling tepat mengunjungi tempat ini adalah disaat musim panas antar bulan Juni. Untuk kamu yang datang di bulan tersebut, kamu akan melihat pemandangan pantai yang sangat mempesona serta keindahan hamparan pasir berwarna putih yang dibalut dengan birunya air laut. Hampir setiap kawasan di Bali memiliki spot – spot menarik yang bisa kamu kunjungi. Bagi Giorgino Abraham ketika ia berkunjung ke Bali beberapa waktu yang lalu, ia menyempatkan diri untuk datang kemana saja. Simak ulasannya berikut ini:

1. Ubud

Ubud merupakan sebuah kawasan yang terkenal di Bali dan memiliki spot yang sangat menarik. Salah satu tempat istirahat yang ada di Gianyar tersebut memiliki pemandangan yang sangat indah seperti beberapa hutan dan jurang. Kawasan wisata ini bisa dikatakan puncak tertinggi di Bali. Di sepanjang perjalanan sekitar Ubud, kamu bisa menjumpai kawanan monyet – monyet yang turun dari hutan hanya untuk mencari makan.

Di Ubud terdapat sebuah danau yang paling terkenal obyek wisatanya dan dimana di danau tersebut kamu bisa mencoba menaiki perahu untuk mengarungi danau tersebut. Tepat di sebelah danau tersebut, terdapat beberapa tempat ibadah bagi umat Hindu untuk melakukan sembahyang yaitu Pure. Giorgano Abraham mengatakan jika ia tertarik dengan sebuah restoran yang terdapat di Ubud, di restoran tersebut ia bisa menikmati makanan organic yang selain lezat namun juga sangat sehat. Apalagi di kawasan tersebut terdapat pemandangan berupa sawah yang hijau dan memberikan kesan alami bagi restoran tersebut.

2. Mengunjungi kafe yang ada di kawasan seminyak

Tempat – tempat wisata yang terdapat di Bali tak jauh dari tempat hiburan dan kafe – kafe. Disana tempat – tempat tersebut sangat mudah untuk dijumpai, namun menurut Giorgino Abraham tempat yang paling bagus adalah kafe yang terdapat di kawasan Seminyak. Pada umumnya kafe yang terdapat di kawasan tersebut memiliki konsep dengan tampilan yang modern dan formal. Pemandangan pasir berwarna putih akan menemani kamu sambil menikmati menu makanan yang ada di kafe tersebut.

Giorgino Abraham pun tak segan untuk datang kembali jika ada kesempatan di lain waktu. Nah bagi kamu yang hobi dengan traveling, rasanya tidak lengkap jika belum berkunjung ke Bali. Keindahan Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal hingga ke seluruh dunia. Makanya jangan tunggu nanti, siapkan segera bekal dari jauh – jauh hari untuk berkunjung ke Bali.

Mengisi Liburan Akhir Pekan dengan Berkunjung ke Kampung Kurcaci Ini Yuk!

Pernah mendengar obyek wisata Kampung Kurcaci? Mungkin sekilas Anda akan berpikir kampung kurcaci adalah sebuah perkampungan yang dimana di dalamnya terdapat kurcaci – kurcaci seperti di film – film. Namun pernyataan tersebut bisa Anda tepiskan dengan melihat sebuah destinasi wisata yang terdapat di Desa Wisata Serang di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Di kawasan 3,5 Ha dan tepatnya di ketinggian 3.428 mdpl, Anda akan menikmati keindahan alam serta udara yang sejuk karena kawasan tersebut dikelilingi dengan pepohonan yang umurnya sudah puluhan tahun.

Meskipun dinamakan Kampung Kurcaci namun perkampungan tersebut tidak dihuni oleh orang – orang yang bertubuh kecil dan mungil melainkan awalnya bangunan yang ada di kawasan tersebut berukuran kecil dan hanya disiapkan untuk sekolah alam bagi anak – anak di desa. Menurut sang pengelola, kawasan tersebut dibuat untuk menyiapkan sekolah alam bagi anak – anak desa dan untuk menarik minat anak – anak tersebut maka dibuatlah rumah kurcaci.  Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut untuk mengisi liburan atau sekedar jalan – jalan saja.

Nah, jika Anda berkesempatan masuk ke kawasan tersebut maka rasakan layaknya seperti kurcaci  yang memiliki keterbatasan karena pohon – pohon di kawasan tersebut tumbuh dan menjulang tinggi ke atas. Lewat filosofi tersebut maka Anda dapat introspeksi diri bahwa pentingnya untuk saling menghormati, bersyukur serta berbagi. Di sekitar Kampung Kurcaci juga terdapat area bermain yang bisa Anda nikmati, diantaranya adalah Air Terjun Tarung, Curug Lawang, Rumah Kurcaci, Panggung Kurcaci, Camping Ground, Pendakian Gunung Kelir, Perpustakaan Alam, dan lain sebagainya. Di samping itu, di Kampung Kurcaci  ini wjaib menggunakan Bahasa Kromo Jawa. Uniknya pada saat loket masuk terdapat tulisan “Anda memasuki kawasan berbahasa Jawa Krama. Monggo guneman ngagem basa Jawi Krama (Mari berbincang menggunakan bahasa Jawa Krama)”.

Harga tiket masuk ke Kampung Kurcaci terbilang murah, hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 5 ribu per orangnya dan Rp. 2 ribu untuk parkir sepeda motor. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Prayitno mengatakan jika Kampung Kurcaci berada di area milik PT Perhutani. “Pengelola dalam kapasitas sebagai masyarakat anggota LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) tengah menyiapkan kerjasama dengan Perhutani. Kami berharap, Perhutani memberi kemudahan dalam pengelolaan karena prinsipnya, masyarakat tidak merusak tanaman hutan utama berupa pohon damar,” kata Prayitno.

The Lodge Guys, Tempat Camping Unik Untuk Berlibur di Akhir Pekan

Kota Bandung yang memiliki beberapa tempat wisata mulai dari wisata kuliner, wisata alam, wisata belanja selalu menjadi tujuan tempat wisata di akhir pekan. Apalagi jika mengisi liburan di akhir pekan bersama keluarga tercinta tentunya akan menjadi hal yang sangat mengasyikan. Salah satu tempat yang cocok dijadikan sebagai obyek wisata di Bandung adalah The Lodge Maribaya yang berada di Lembang, Bandung. The Lodge Earthbound Adventure Park atau yang lebih dikenal dengan The Lodge Maribaya menjadi tempat yang membuat wisatawan yang berkunjung betah berlama – lama. Sebagai tempat wisata yang berada di lereng perbukitan Maribaya, The Lodge Maribaya menyuguhkan pemandangan alam yang sangat menyenangkan. Kawasan ini juga sangat cocok untuk Anda yang ingin merasakan camping dengan suasana yang berbeda. Tak perlu membawa dan mendirikan tenda, karena disini sudah terdapat tenda yang sangat unik menyerupai kereta labu Cinderella yang bisa Anda gunakan.

Tenda – tenda unik tersebut bisa Anda sewa selama Anda camping di kawasan tersebut. Harganya pun terbilang cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp. 275 ribu hingga Rp. 475 ribu per malamnya. Biaya tersebut sudah termasuk untuk biaya tiket masuk, welcome drink, tenda, dinner dan breakfast. Biasanya camping sangat identik dengan api unggun, namun disini Anda tak perlu menyalakan api unggun karena disana Anda sudah mendapatkan pelayanan tambahan. Berbagai aktivitas pun bisa Anda lakukan selama di kawasan tersebut mulai dari mendaki, memanah hingga berkuda dan pastinya akan membuat hari libur Anda akan lebih menyenangkan.

Bagi Anda yang hobi berfoto, disana juga terdapat spot – spot menarik yang bisa dijadikan sebagai tempat berfoto dengan berlatar belakang hutan pinus. Setelah capek berkeliling, Anda juga bisa beristirahat sejenak di restoran The Lodge Guys. Restoran tersebut mengusung konsep kontemporer Sunda di tengah perbukitan Maribaya, membuat tempat ini banyak dijadikan sebagai destinasi sempurna di akhir pekan.  Tiket box yang dalam paket berkemah bisa kamu tukarkan dengan berbagai makanan khas sunda yang bakal menggoyang lidah.

Harga makanan yang ditawarkan di restoran The Lodge Guys pun cukup terjangkau namun mengenyangkan. Tapi jika Anda berkunjung ke kawasan tersebut hanya untuk menikmati keindahan alamnya saja pun bisa, tiket masuknya pun cukup murah yaitu sebesar Rp. 15.000/orang untuk tiket reguler. Namun jika Anda ingin membeli tiket dan voucher makan itu pun bisa, harganya dikenakan Rp. 20.000/orang. Tiket dan voucher makan tersebut bisa Anda tukarkan dengan makanan di Restoran The Lodge Guys.

Pilihan Tempat Wisata dengan Harga Terjangkau di Kota Jakarta

Ibukota Jakarta merupakan Kota yang sangat terkenal dengan macet dan padatnya penduduk yang terdapat di kota tersebut. Tentunya akan sulit menemukan tempat wisata menarik yang menawarkan harga murah ketika kita berkunjung kesana. Namun siapa sangka jika Kota Jakarta memiliki beberapa objek wisata yang berharga murah bisa untuk kamu kunjungi ketika liburan tiba, diantaranya adalah:

Taman Mini Indonesia Indah

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kota Jakarta tidak singgah ke obyek wisata yang satu ini yaitu Taman Mini Indonesia Indah. Di kawasan ini, kamu bisa melihat beraneka ragam rumah adat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Dimana rumah – rumah tersebut merupakan rumah tiruan yang khas dari daerahnya masing – masing seperti Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, dan lain sebagainya. Pada umumnya wisatawan yang datang ke Taman Mini hanya untuk mencari rumah adat dari daerah mereka lalu kemudian menyempatkan untuk mengambil foto sebanyak – banyaknya di rumah adat tersebut. Tak hanya rumah adat saja yang bisa kamu jumpai di Taman Mini, namun ada beberapa museum yang bisa untuk kamu kunjungi. Untuk harga tiket masuk ke Taman Mini nya kamu tak perlu khawatir, tiket dibanderol dengan harga Rp 10.000,00 saja. Taman Mini terletak di Jakarta Timur dan lebih tepatnya di Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah.

Planetarium

Tempat wisata selanjutnya yang terdapat di Jakarta yang bisa kamu kunjungi adalah Planetarium. Lokasi Planetarium berada di Jalan Cikini Raya No.73, Menteng – Jakarta Pusat. Tepatnya lagi ada di Taman Ismail Marzuki. Fasilitas yang di tawarkan dari obyek wisata ini adalah bangunannya yang berupa kubah yang setengah bola. Selain itu, di dalamnya terdapat semacam teater layaknya bioskop. Ketika kamu berkunjung kesini, kamu akan merasakan bagaimana diajak seolah – olah pergi berkunjung ke luar angkasa karena terdapat dinding langit yang berfungsi sebagai layar yang bisa kamu saksikan berbagai pertunjukan dari planet – planet yang ada di angkasa. Objek wisata yang satu ini sangat cocok untuk anak – anak maupun sebagai wisata keluarga. Selain itu, di kawasan ini menyediakan tempat wisata yang sangat terjangkau bagi para wisatawan yang berkunjung ke dalamnya.

Kota Tua Batavia

Nah, tempat wisata yang satu ini tak kalah menariknya dengan tempat -tempat wisata lainnya yang terdapat di Jakarta yaitu Kota Tua Batavia. Di kawasan wisata ini, kamu bisa menjumpai berbagai macam bangunan – bangunan pada zaman dahulu yang sudah nampak tua namun masih berdiri dengan kokoh dan tegak. Salah satu yang unik jika kamu berkunjung ke kawasan ini adalah bisa menaiki sepeda ontel atau sepeda tertua yang terdapat di Jakarta. Berbagai macam museum pun bisa kamu kunjungi seperti Museum Bank Indonesia dan Museum Fatahillah. Namun sangat disayangkan keterbatasan waktu untuk para wisatawannya yaitu hanya sampai pukul 3 sore saja.

Kepulauan Seribu

Siapa bilang di Jakarta tidak ada pantai? Nyatanya Jakarta juga punya obyek wisata alam yang satu ini yaitu Kepulauan Seribu. Obyek wisata yang satu ini menyuguhkan pemandangan alam serta bawah lautnya yang sangat indah dan menarik. Pulau – pulau yang dapat kamu kunjungi di Kepulauan Seribu antara lain adalah Pulau Tidung, Pulau Bidadari, Pulau Pramuka, dan lain sebagainya.

Ragunan

Ragunan merupakan tempat wisata yang sangat cocok untuk memperkenalkan obyek wisata edukasi kepada anak – anak di Jakarta. Obyek wisata yang satu ini tak lain adalah sebuah kebun binatang yang dimana kamu bisa memperkenalkan berbagai macam satwa serta berbagai wahana permainan yang menghibur. Untuk biayanya pun kamu tak perlu mengkhawatirkan karena biaya yang dibanderol relatif terjangkau.

Menikmati Keindahan Pulau Pandang dari Titik Tertinggi

Point terbaik ketika menikmati keindahan pantai ialah berada di ketinggian. Namun siapa sangka ternyata menikmati keindahan pantai yang berdekatan dengan laut lepas ternyata lebih mempesona, apalagi jika kamu melihatnya dari titik tertinggi di pantai tersebut seperti diatas tebing karang atau lewat menara mercusuar. Mungkin ada beberapa obyek wisata pantai yang keindahannya akan semakin terlihat jika dipandang langsung dari atas mercusuar. Untuk kamu yang tidak takut akan ketinggian maka kamu bisa mencoba datang berkunjung ke Pulau Pandang.

Keindahan Terbaik Dari Titik Tertinggi

Pulau Pandang merupakan suatu kawasan yang berada di Kabupaten Batubara tepatnya di Provinsi Sumatera Utara. Di kawasan tersebut terdapat mercusuar setinggi lima tingkat yang bisa dikunjungi oleh para pengunjung. Ternyata hal ini merupakan sebuah keputusan dari Pemerintah setempat yang membuka mercusuar secara publik dan hasilnya berbuah manis. Keberadaan mercusuar di kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal dari berbagai daerah. Disini para pengunjung dapat dengan leluasa membuat sebuah dokumentasi di atas mercusuar selama berkunjung di Pulau Pandang.

Merasakan titik tertinggi di Pulau Pandang ternyata menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona, dimana kamu bisa melihat semua sudut tanpa batas dan dapat melihat kondisi Pulau Pandang secara maksimal. Berbagai pulau kecil disekitar Pulau Pandang dapat kamu lihat dari atas mercusuar tersebut. Pulau – pulau kecil yang berwarna kehijauan dari pepohonan yang tumbuh subur terlihat mengapung dan sangat indah di atas lautan. Melihat dari atas memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mengetahui kondisi Pulau Pandang dan sekitarnya menjadi lebih jelas.

Hamparan pantai yang ada memberikan gradasi warna memikat yang terlihat sangat jelas, dari laut tepi pantai yang keputihan. Hingga perlahan berwarna biru pekat ketika sampai ke laut yang lebih dalam pemandangan ini tentu sangat memanjakan. Keinginan untuk sampai ke puncak mercusuar memang perlu mengantri dengan para pengunjung lainnya. Sebab pihak pemelihara dan pengelola mercusuar mengaku, mercusuar maksimal bisa dinikmati 6 orang pengunjung untuk sekali naik. Hal ini disebabkan oleh tangga menuju ke atap mercusuar yang cukup kecil dan juga sedikit lebih sempit. Demi keamanan semua pengunjung sebaiknya mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan tersebut.

Akses Terbaik Menuju ke Mercusuar

Jika kamu tertarik untuk menghabiskan liburan dengan berkunjung ke Sumatera Utara, maka kamu tak perlu ragu untuk mampir dan menikmati birunya air laut dari atas mercusuar. Akses menuju Pulau Pandang dirasa akan lebih cepat sampai jika kamu dari Kota Medan. Transportasi yang bisa kamu gunakan adalah bus yang biasa mencari penumpang di kawasan Amplas, lalu berhenti di Pelabuhan Batubara. Untuk mengenai tarifnya, kamu tak perlu khawatir karena tarif yang dipatok pun cukup terjangkau yaitu sekitar 59 ribu. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 3 – 4 jam perjalanan. Sesampainya kamu di Pelabuhan Batubara, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kapal nelayan setempat atau menyewa kapal yang sudah disediakan di Pelabuhan Batubara.

Waktu tempuh melalui laut akan memakan waktu sekitar 2 jam jika kondisi cuaca sedang cerah dan air laut sedang tenang. Namun jika perjalanan di waktu cuaca sedang buruk maka perjalanan laut bisa menghabiskan waktu 3 jam lebih tergantung kondisi air lautnya. Alternatif lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan menggunakan jasa travel wisata yang memerlukan biaya sekitar 480 ribu untuk sampai ke Pulau Pandang.

Akses manapun yang kamu pilih menuju Pulau Pandang akan memberikan kelebihan masing – masing. Apabila kamu ingin berhemat dengan memilih perjalanan mandiri maka kamu bisa menggunakan transportasi darat berupa bus dari Kota Medan. Maka sebaliknya, jika kamu ingin menggunakan jasa travel untuk perjalanan lebih nyaman dan terjamin maka kamu harus mengeluarkan kocek sedikit lebih mahal.

Lokasi Wisata Terbaru di Bantaran Sungai Balangan, Kalimantan Selatan

Warga sekitar Desa Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini memanfaatkan bantaran sungai menjadi pusat bisnis dan perekonomian. Di bantaran sungai Balangan diperuntukkan untuk tempat wisata kuliner khas daerah setempat. Tak hanya warga setempat yang dapat menikmati makanan khas daerah tersebut, namun para wisatawan yang datang bisa ikut menikmati nya sambil melihat panorama alam yang ada di sekitar. Berburu kuliner di bantaran Sungai Balangan tentunya akan menjadi destinasi terbaik karena disuguhkan dengan keindahan alam yang begitu terasa di bantaran sungai tersebut, sehingga para pengunjung yang datang dapat menikmati sajian menu khas dari daerah tersebut sambil menikmati keindahan alam di kala senja tiba.

Biasanya para pengunjung yang datang ke kawasan ini dari petang untuk melakukan wisata kuliner di malam hari yang dimana pada saat malam hari bantaran sungai tersebut ramai, indah dan menarik. Pemandangan tersebut sangat cocok untuk pengunjung yang menginginkan suasana yang romantis dan nyaman. Kunjungan wisata kuliner rasanya tak lengkap jika tidak berkunjung ke bantaran sungai di kawasan Balangan ini.

Salah satu warga dari Desa Balangan ini mengatakan jika wisata kuliner malam hari yang berada di pinggir sungai Balangan ini sangat cocok sekali bagi warga sekitar dan bisa dijadikan sebagai pelopor wisata kuliner terbaik yang mampu memperbaiki dan meningkatkan perekonomian warga sekitarnya. Namun tidak hanya itu saja, kuliner yang terdapat di bantaran sungai ini akan terus dikembangkan untuk dijadikan sebagai destinasi wisata yang baru dan fokus terhadap kuliner makanan. Akan tetapi, tempat yang dijadikan sebagai lokasi wisata kuliner memiliki sisi keindahan lokasi yang sangat berbeda dan menarik sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu daya tarik bagi para pengunjungnya. Memiliki konsep indoor atau di luar ruangan menjadikan lokasi wisata ini lebih menarik dengan beratapkan langit – langit dengan percikan cahaya dari bintang – bintang kian menjadi suasana makan malam yang semakin romantis.

Dengan adanya pengembangan kuliner di area pinggiran sungai Balangan ini diharapkan akan mengikuti jejak kesuksesan yang ada di Kota Banjarmasin. Area ini diberi nama Kariwaya Warung Kuliner atau lebih dikenalnya dengan sebutan KWK. Nama yang diberikan tak lepas dari inspirasi kuliner di Kota Banjarmasin yang padat oleh para pengunjungnya. Konsep yang diberikan pun tak jauh berbeda dengan yang ada di Kota Banjarmasin, hanya saja berada di lokasi yang berbeda yaitu berada di pinggiran Sungai Balangan.

Bagi para pengunjung yang ingin memulai kunjungan wisata kuliner di bantaran sungai Balangan ini, bisa datang dari sore sekitar jam 15.00 WITA hingga dini hari. Lokasi wisata kuliner tersebut bisa bergantung dengan situasi dan kondisi, jika cuacanya sedang cerah dan pengunjungnya pun padat maka bisa buka sampai dini hari. Sehingga para pengunjung dapat menikmati keindahan alam, masakan yang enak dan khas serta merasa nyaman dalam menghabiskan waktu makan malam sembari bersantai ria.

Diatas Lanting atau lebih terkenalnya dengan siring atau rakit, para pengunjungnya bisa menikmati waktu bersantai di pinggir sungai dengan berlantaikan air kian menjadikan suasana bersantai yang lebih rileks. Di tambah lagi dengan adanya sambutan antusias dari masyarakat sekitar, menjadikan pengembangan area wisata kuliner ini kian meningkat. Menjadikan pusat kuliner di pinggir sungai Balangan memberikan sensasi dan suasana makan malam sekaligus bersantai untuk para pengunjungnya. Untuk Anda yang ingin berkunjung ke lokasi wisata ini, maka Anda bisa mengunjungi Taman Sanggam Paringin Kota yang berada di Bantaran sungai Balang.