Tiga Obyek Wisata dengan Keindahan Alam yang Mempesona di Kawasan Kaki Gunung Lawu, Karanganyar

Bagi kamu yang memiliki hobi mendaki gunung dan memiliki jiwa petualangan yang tinggi, kawasan wisata Gunung Lawu bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat memuaskan kamu untuk berlibur. Di kawasan ini, tak hanya bisa mendaki Gunung Lawu saja namun kamu juga bisa melihat keindahan alam sekitar berupa air terjun, telaga hingga candi. Lokasinya sendiri berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu di Kabupaten Karanganyar, Magetan, Jawa Tengah. Bisa dikatakan Gunung Lawu merupakan gunung ketiga tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian sekitar 3.265 mdpl. Untuk kamu yang ingin menikmati keindahan alam di sekitar kaki Gunung Lawu, berikut beberapa obyek wisata yang bisa kamu kunjungi.

1. Candi Sukuh dan Candi Cetho

Candi Cetho merupakan sebuah candi Hindu yang berlokasi di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Letaknya cukup tinggi yaitu berada di ketinggian 1.490 mdpl. Candi Cetho Karanganyar memiliki latar belakang yang hampir sama dengan Candi Sukuh yang juga berada di Kabupaten Karanganyar. Candi Cetho tidak memiliki bentuk seperti halnya pada candi Hindu di Jawa pada umumnya, bentuknya cukup unik yaitu menyerupai bentuk punden berundak. Sedangkan Candi Sukuh, candi ini memiliki bentuk arsitektur yang lebih mirip dengan candi dari peradaban suku maya di Meksiko, atau suku Inca di Peru. Selain dapat melihat candi, keindahan lainnya yang bisa kamu lihat dari kawasan candi adalah panorama sunset di kala senja tiba. Jika ingin masuk ke kawasan Candi Sukuh dan Candi Cetho, kamu cukup membayar tiket sebesar Rp. 7 ribu saja dan sudah dibuka dari pagi hingga sore hari saat matahari terbenam.

2. River Tubing Senatah

Selain rafting, kegiatan pacu adrenalin di air lainnya yang menegangkan adalah river tubing. River tubing merupakan kegiatan seru di air dengan menaiki ban karet lalu mengapung sambil menyusuri sebuah sungai. Di kawasan Gunung Lawu kamu juga bisa menikmati kegiatan river tubing ini di Senatah River Tubing yang berlokasi di Desa Gadungan, Kecamatan Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar. Membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit dari Kota Surakarta menuju ke Kabupaten Karanganyar. River tubing ini memiliki keseruan tersendiri karena debit airnya yang dapat diatur sehingga deras arusnya dapat disesuaikan terutama pada musim hujan.

Ukuran sungai yang sempit dan jeramnya yang begitu rapat membuat tubing di sungai ini sangat menegangkan. Tersedia tiga tingkatan tubing yang bisa kamu coba yaitu level pertama yang dimana panjang lintasannya 800 meter dan membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Level kedua sepanjang 3 kilometer dengan menempuh waktu selama 40 menit dan level terakhir yaitu 7, 5 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 setengah jam. Untuk biaya nya pun cukup terjangkau, kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp. 20 ribu hingga Rp. 150 ribu tergantung levelnya.

3. Rumah Teh Ndoro Donker

Rumah Teh Ndoro Donker merupakan daya tarik kuliner di tengah – tengah perkebunan teh Kemuning Karanganyar. Rumah teh atau lebih tepat disebut sebagai restoran ini menyajikan menu utama berupa sajian beraneka jenis minuman teh. Sambil menikmati hidangan yang ada, pengunjung yang datang dapat melihat keindahan perkebunan teh dan suasana lereng pegunungan yang masih alami. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai salah satu tempat untuk melepas lelah setelah sepekan beraktivitas di kantor. Lokasi Rumah Teh Ndoro Donker berada di Jalan Afdeling Kemuning No. 18 atau lebih tepatnya berada di dalam area perkebunan teh Kemuning, kecamatan Ngargoyoso, kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Minuman yang disajika di Rumah Teh Ndoro Donker pun bermacam – macam teh yang sebagian hasil olahannya sendiri seperti Donker Black Tea dan Green Tea. Namun, ada pula suguhan teh impor, seperti white tea atau teh putih dan teh aneka rasa, seperti camomile, earl grey, lavender, osmanthus, teh aroma mint, lemon, dan jeruk. Pengunjung bisa memilih teh disajikan dengan poci atau per cangkir. Resto ini menyajikan aneka jenis teh dengan harga rata – rata Rp 6 ribu per cangkir atau Rp 15 ribu per teko untuk empat cangkir, kecuali jenis white tea yang dijual Rp 45 ribu per tekonya.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.