Mencicipi Bubur Chachak Menu Berbuka Puasa Khas Bangka

Kuliner khas Bangka yang satu ini merupakan  sebuah bubur yang terkesan sedikit gaul yaitu Bubur Chachak. Sajian lezat nan legit ini memiliki bentuk yang cukup menarik yaitu berwarna – warni yang dimana terdapat warna ungu, kuning dan hijau dii dalamnya. Memiliki bentuk bubur dan warna yang unik ini tak jarang mengundang siapa saja untuk menikmatinya. Warna – warni yang terdapat dalam bubur bukan  menggunakan pewarna makanan melainkan asli diambil dari ubi jalan biru, labu kuning, sirsak dan pandan hijau. Isian yang dipotong kecil – kecil lalu dimasak dengan menggunakan gula merah serta diberi tambahan santan merupakan ciri khas yang bisa Anda temukan di Bubur Chacak ini. 

Sang pemilik yang bernama Iskandar menuturkan jika bubur buatannya terbuat dari bahan – bahan alami tanpa adanya sari manis serta bahan pengawet dan bisa dijamin keasliannya. Iskandar merupakan UKM Pangkalpinang, tak hanya Bubur Chachak saja yang dijualnya melainkan saat ini juga ia sedang merintis usaha lainnya di bidang kuliner yaitu kue celepon. Di bulan puasa seperti ini, pelanggannya semakin bertambah yang berkunjung ke tempat usaha nya untuk membeli kue celeponnya dan Bubur Chachak untuk dijadikan sebagai menu takjil berbuka puasa.

Menurut Iskandar, sajian Bubur Chachak sangat mudah untuk dibuat. Untuk mengolah bubur tersebut tidak terlalu ribet karena bahan bakunya hampir sama dengan bahan baku untuk membuat kue celepon hanya saja dibutuhkan kesabaran ketika mengiris kecil – kecil. Harga bubur chachak buatannya pun cukup terjangkau, ia mematok harga per porsinya yaitu Rp 6.000 saja. Setiap harinya ayah satu anak itu membuat bubur chachak tidak terlalu banyak karena harus habis dan tidak boleh disimpan, kalau disimpan rasanya akan berbeda. Untuk Anda yang ingin mencicipi Bubur Chacak tersebut bisa datang ke Jalan RRI Pangkalpinang sehabis sholat ashar. Disantap ketika hangat atau dingin, Bubur Chacak ini sangat enak untuk dinikmati.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.