Bakso Beranak di Kedai Cak Nur, Rasanya yang Nikmat Menggugah Selera Makan

Makanan berkuah rasanya cukup menggugah selera ketika kita nikmati disaat berbuka puasa nanti. Salah satu  menu berkuah yang bisa kamu cobain adalah Bakso. Tentunya sudah tak asing lagi dengan salah satu kuliner yang sudah cukup terkenal ini. Pasalnya di setiap kota, kamu akan dengan mudahnya menemukan kuliner yang satu ini seperti salah satu nya adalah Kota Semarang. Di kota ini, kamu bisa menemukan kuliner bakso dengan tampilan dan sajian yang cukup unik dan berbeda dengan bakso pada umumnya. Bakso tersebut memiliki kejutan ketika kamu membelahnya menjadi dua.

Memiliki ukuran yang cukup besar mengguggah selera makan siapa saja yang ingin menikmatinya. Bakso unik ini diberi nama dengan Bakso Beranak. Cukup unik bukan? Sesuai dengan namanya, bakso ini memiliki ukuran yang cukup besar dan dimana di dalam bakso tersebut terdapat tujuh butir bakso kecil dan satu buah telur ayam rebus serta telur puyuh. Bakso Beranak ini bisa kamu temuan di Kedai Bakso Cak Nur, lokasinya berada di Jalan Ngagel Wasana gang I, Surabaya. 

Pada saat dibelah menjadi dua, bakso ini dapat memenuhi mangkok bersama kuah dengan campuran mie dan bawang goreng yang ditaburkan di atasnya untuk menambah cita rasa yang khas. Sajian nya yang menggugah selera membuat lidah tak sabar untuk mencicipinya. Rasa dagingnya pun cukup terasa dan sangat lezat dinikmati dengan telur rebus yang berada di dalam bakso jumbo tersebut. Awalnya Kedai Bakso Cak Nur hanya menyajikan bakso isian saja sama seperti pada umumnya namun sang pemilik membuat inovasi baru pada bakso di kedainya. Meskipun menu tersebut terbilang baru namun kedai ini selalu di padati oleh para pengunjung setiap hari nya.

Di kedai ini kurang lebih terdapat 15 jenis menu bakso yang bisa kamu pilih seperti bakso isi telur asin, bakso isi sum – sum, bakso isi sosis, bakso isi keju, bakso isi telur puyuh, bakso iga, dan lain sebagainya. Sama seperti bakso lainnya jika Bakso Beranak ini dibuat dengan menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya hanya saja ukurannya yang berbeda yaitu lebih besar dan diisi dengan beberapa butir bakso kecil, telur rebus dan telur puyuh. Sehari di kedai bakso ini dapat menghabiskan daging hingga 60 – 65 kg dan saat akhir pekan tiba dapat menghabiskan daging sekitar 70 kg.

Awal mulanya kedai bakso ini hanya berupa bakso keliling biasa yang berada di sekitar kawasan Ngagel dan baru tiga bulan terakhir ini sang pemilik mendirikan kedai bakso karena banyaknya permintaan pembeli. Salah seorang pembeli menuturkan jika ia tertarik berkunjung ke kedai Bakso Cak Nur karena tulisan menu yang terpampang di depan kedainya. Bentuknya yang unik dan citarasa nya yang khas membuat kedai ini selalu dipadati oleh para pengunjung setiap harinya. Kedai Bakso Cak Nur buka setiap hari sejak pukul 10.00 – 20.00 dengan beragam menu yang dibanderol dengan harga Rp 1.000 – Rp 25 ribu.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.