Tips Untuk Anda yang Memiliki Hobi Wisata Kuliner Seafood

Pernahkah Anda merasakan bengkak, kulit memerah serta gatal – gatal setelah makan seafood? Padahal sebelumnya Anda tidak ada riwayat alergi seafood. Untuk Anda yang memiliki hobi wisata kuliner seafood, berikut ada beberapa tips bagaimana caranya menghindari efek dari makanan seafood berdasarkan pengalaman koki yang kerap menangani seafood di restoran Satoo, Shangri – La Hotel, Jakarta, Sakirun Achmad. Gejala – gejala alergi temporer itu disebabkan oleh beberapa hal dan dapat diantisipasi dengan beberapa tips berikut:

1. Pastikan Kondisi Badan

Biasanya alergi itu tergantung fisik alias bukan bawaan. Menurut salah seorang masyarakat bernama Sakirun, ia mengatakan jika ia pernah mengalami hal serupa yaitu ketika makan seafood lalu reaksinya cepat bentol kemerahan dikarenakan pada saat itu badannya sedang drop dan kecapekan. Hal ini dikarenakan badan yang lemas dan stress akan berpengaruh terhadap reaksi pemicu alergi terhadap makanan laut. Jadi, pertama pahamilah kondisi badan Anda sebelum melahap hidangan seafood yang menggoda.

2. Pastikan Kebersihan Bahan

Seafood identik dengan kesegarannya, lokasi seafood itu berasal, penyimpanan, hingga pengolahan sangat berpengaruh terhadap kebersihan. Lokasi asal seafood yang terlalu banyak mengandung limbah atau tercemar logam akan membuat bahan laut tersebut buruk. Sakirun lebih menyarankan memperoleh seafood dari tempat – tempat lokal yang masih belum terlalu dijamah limbah pabrik, seperti beberapa pesisir Kalimantan Selatan, perairan Bangka, dan Bali. “Biasanya yang fresh itu daerah – daerah pedalaman, bisa jadi bukan di kota besar atau industri,” ujarnya. Ia mengatakan, di restoran Shangri – La Hotel Jakarta sendiri menggunakan badan yang khusus memeriksa higienitas bahan pangan, yaitu Shangri – La Food Safety Management System.

3. Seafood Tak Bisa Tahan Lama

“Seafood itu hidangan yang high risk, cepat basi, cepat berubah ketika terlalu lama,” ujarnya. Jadi, bagi Anda yang ingin mengonsumsinya, pastikan juga bahan yang digunakan bukan seafood yang terlalu lama di penyimpanan atau baru dipakai lama setelah ditangkap. Chef Sakirun sendiri menyarankan seafood disimpan jangan lebih dari satu hari. Selain itu, ketika tidak habis, seafood tidak dapat diolah kembali. Jadi, jangan mau memakan seafood yang sudah dimasak dan karena tidak habis terjual lalu dimasak kembali. Hal ini merupakan cara yang salah dalam mengolah seafood.

4. Memakan Salad Sebelum Makan Seafood

Untuk pencegahan terakhir, ia mengatakan kebiasaan memakan salad sebelum menikmati seafood merupakan kebiasaan baik. “Lettuce, terutama salad hijau, dapat mengurangi risiko alergi sebelum makan seafood,” ujarnya. Sedangkan untuk hidangan penutup, menurut dia, tak terlalu berpengaruh atau menyerahkannya pada selera konsumen.

Share this:

Leave a comment