Soto Khas Lamongan

Indonesia memiliki beberapa provinsi dan dimana setiap provinsi memiliki makanan daerah nya masing – masing. Kuliner Indonesia memiliki banyak keanekaragaman, hal tersebut bisa dilihat dari masing – masing provinsi yang memiliki banyak kuliner khas nya. Salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah cukup terkenal dan tidak asing di telinga kita adalah Soto. Bisa dikatakan soto adalah kuliner yang sudah umum dan bisa kamu temukan di setiap daerah. Tak dapat dipungkiri jika di setiap daerah memiliki ciri khas nya masing – masing. Bahkan menurut Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, jika soto nusantara mencapai 40 jenis.

Dari sekian banyak nya kuliner soto, ada satu kuliner soto yang wajib untuk dicoba yaitu Soto Lamongan. Kini soto Lamongan semakin populer dengan tersebar nya kedai – kedai soto Lamongan di seantero Nusantara. Selain Soto Lamongan ada juga Soto Madura yang memiliki citarasa yang lezat namun memiliki ciri khas yang berbeda. Ciri khas yang bisa kamu temukan pada soto Lamongan adalah taburan koya nya dan daging ayam yang digunakan. Daging ayam yang digunakan, diiris menyamping namun tidak sampai hancur. Daging ayam yang digunakan pun harus daging ayam kampung atau yang memiliki tekstur padat rekat.

Sebagai pelengkap, bisa menambahkan kol dan daun bawang tapi tanpa tomat. Lain hal nya dengan soto di daerah barat Pulau Jawa seperti soto Bandung dan soto Betawi yang cenderung polos dan berisi daging. Kuah nya yang berwarna kuning dari rempah kunyit serta tambahan bumbu rempah nya yang tak jauh berbeda. Taburan koya nya berguna sebagai penyedap dan pengental kuah agar lebih pekat. Koya yang digunakan terbuat dari bawang putih dan kerupuk. Cita rasa soto Lamongan yang khas tersebut ternyata tidak cocok dengan kecap manis. Hal tersebut karena menyesuaikan lidah dan cita rasa masakan Jawa Timur yang dominan manis.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.