Mencicipi Kuliner Blayag di Kuliner Gatsu Tengah Bali

Hendak memanjakan lidah selama berada di Bali sebaiknya berkunjung ke kawasan Kuliner Gatsu Tengah. Kawasan kuliner ini memang cukup populer di Bali dengan konsep lokasi kuliner food court sehingga ada banyak pilihan menu di dalamnya. Sebagian besar warung makan di kawasan ini menyediakan makanan khas dari Jawa. Bagi muslim yang selama berkunjung ke Bali kesulitan mendapatkan menu yang halal maka bisa datang ke kawasan ini.

Kawasan Kuliner Gatsu Tengah beralamat di Jl. Gatot Subroto, Denpasar yang memang merupakan lokasi di pusat kota. Hendak berkunjung kesini cukup mudah sebab selain lokasinya yang mudah dijangkau, nyaris semua orang mengetahuinya. Sehingga kecil kemungkinan bisa salah jalur untuk bisa mencapai pusatnya kuliner di Pulau Bali ini. Lokasi kuliner Gatsu Tengah saat ini menyediakan sembilan stall food yang menyediakan menu khas dari berbagai daerah di nusantara.

Stall Masakan Khas Bali

Dari ke sembilan stall food hanya terdapat satu stall yang menyediakan menu masakan khas Bali, bagi yang penasaran dengan kuliner Bali. Maka bisa mampir ke stall Warung Makan Blayag dan Betutu yang sesuai namanya merupakan jenis kuliner berasal dari Bali. Pemiliknya merupakan orang Bali, yakni Ketut Sulasih, yang ikut bergabung di Kuliner Gatsu Tengah sejak Oktober tahun 2015 lalu. Warung makan yang sengaja menyediakan menu khas Bali ini buka dari jam 2 siang dan tutup pada jam 11 malam. Mampir kesini bisa memenuhi kebutuhan makan siang maupun makan malam dengan makanan yang melegenda di Bali.

Ketut Sulasih memang sengaja menyediakan menu masakan khas dari Bali yang notabenenya susah untuk dibuat. Kesulitan ditemui dari ragam proses pengolahan yang panjang sehingga lama setelahnya baru siap disajikan. Tak pelak kuliner khas dari Pulau Bali pun semakin sulit ditemui terutama di kawasan kota besar seperti kota Denpasar. Pengusaha kuliner di Bali lebih memilih makanan tradisional yang diolah ulang dengan proses yang lebih modern. Selain itu juga memberikan tampilan penyajian yang juga dimodifikasi agar nampak modern.

Berbeda dengan pengusaha kuliner lain, Ketut Sulasih justru lebih memilih mempertahankan sentuhan tradisional pada menu yang disediakan. Salah satunya dengan menyediakan menu Blayag yang merupakan kuliner khas dari daerah Singaraja. Sang pemilik memang sengaja menjadikan Blayag sebagai menu utama karena beliau pun berasal dari Singaraja. Sebenarnya ada beberapa jenis kuliner yang berasal dari Bali, namun Blayag sendiri menjadi pilihan karena memiliki keunikan di dalamnya.

Blayag juga merupakan kuliner tradisional yang memiliki cita rasa yang unik sekaligus penampilan fisik yang sudah menarik perhatian siapa saja yang melihatnya. Sekilas melihat sajian Blayag Kita akan teringat pada kuliner Lepet dari Jawa. Blayag memang merupakan olahan nasi yang dibungkus menggunakan daun kelapa yang masih muda, atau janur kuning. Bisa disebut ketupat namun bentuknya memanjang dan disajikan bersama masakan berkuah dengan banyak isian.

Blayag disajikan bersama seporsi kuah santan berbumbu yang diberi irisan telur rebus, kacang mentik, ayam betutu yang disuwir, disertai sambal dan sayuran. Kuah santan diberi bumbu kuning khas Bali sehingga jika dipandang sekilas mirip kuah kari. Namun tidak memakai rempah tertentu yang membuatnya kental sehingga lebih ringan saat disantap. Mencicipi Blayag maka akan menemukan perpaduan antara rasa pedas, asin, dan juga gurih sebagai hasil perpaduan bahan dan rempah yang tentunya cocok untuk lidah orang Indonesia.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.