Lumpia Isi Rebung Sudah Biasa, Jika Lumpia Isi Durian? Sudah Pernah Mencoba Sebelumnya?

Lumpia ialah salah satu makanan yang berasal dari Semarang. Lumpia ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Hidangan ini sebenarnya merupakan sebuah akulturasi budaya dari Jawa Tengah dan juga Tionghoa yang dibawa oleh pedagang pada jaman dahulu. Sekarang, Semarang sudah menawarkan varian kuliner ini dengan menggunakan budaya Jawa, Tionghoa dan juga maniak durian. Mungkin dulunya lumpia hanya di isi dengan sayuran seperti rebung, namun sekarang sudah di isi dengan durian yang super lezat.

Kamu dapat menemukan lumpia dengan isi durian ini di Omah Duren Point. Lumpia duren sengaja di tawarkan dalam 2 varian yakni varian goreng dengan kulit yang sangat renyah serta lumpian basah dengan lezatnya kelegitannya. Dik Tan sendiri selaku pemilih dari Omah Duren Point ini mengatakan jika lumpia durian ini akan disajikan dengan digoreng bila si pembeli ingin merasakan lumpia dengan di goreng. Hal ini dimaksudkan agar nantinya lumpia bisa tetap hangat ketika disajikan pada pelanggan dan lumpia dapat meleleh saat digigit.

Kamu dapat mencoba lumpia dengan digoreng yang kulitnya renyah dan ada di dalam. Isinya sangat penuh dan berisikan daging durian sebanyak 100 gram. Segar serta manis pun dapat terasa karena tidak ada campuran minyak goreng di bagian dalamnya, untuk lumpia basah ia juga masih legit dan sangat terasa seratnya. Lumpia yang masih basah bisa dihidangkan di dalam kondisi normal maupun kondisi dingin.

Akan tetapi, bila Kamu merasakannya dengan kondisi dingin akan begitu segar. Selain daging buah di dalamnya, kulitnya pun juga bisa terasa begitu legit. Saat menggigit di bagian kulit Kamu akan merasakan sensasi asin di awal, dan kemudian akan terasa manis di bagian dalam dengan durian lokal. Pemilik Omah Duren Point ini mengatakan ide dari terciptanya lumpia durian ini berasal dari lumpia rebung yang sering di temui di Semarang 3 tahunan yang lalu, ia pun mencoba menjajal untuk mencari jenis durian yang lebih pas dengan hidangan tersebut.

Dulunya, Omah Duren Point ini bernama Omah Duren Rubby, dan sudah berdiri sejak 6 tahun lalu. Menu dari durian ini mempergunakan jenis durian monthong. Akan tetapi untuk hidangan lumpia khusus hanya mempergunakan durian petruk yang berasal dari Jepara. Penggunaan durian petruk ini dikarenakan cita rasa durian yang begitu legit. Durian petruk memang dikenal sebagai salah satu durian yang memiliki rasa legit dan manis.

Pada awal pendirian Omah Duren Point, Omah Duren Point menggunakan durian yang berasal dari Semarang asli, durian tersebut bagus namun sistem pemanenannya masih mempergunakan sistem potong sehingga semua durian belum tentu matang di atas pohon, karena hal tersebut ada durian yang memiliki rasa yang manis, ada pula yang memiliki rasa hambar.

Pemilik Omah Duren Point mendapatkan durian Jepara ini dari rekannya yang berada di Pejompong. Hingga sekarang ini, Dik Tan belum pernah merasa kesulitan untuk mendapatkan durian ini, untuk kulit, Dik Tan juga memilih kualitas yang terbaik. Sekarang ini banyak pelanggan yang berasal dari luar daerah yang membeli lumpia ini untuk oleh – oleh selain lumpia rebung. Kamu dapat membeli lumpia di Omah Duren Point dengan harga 13 ribu untuk lumpia goreng, dan 12 ribu untuk lumpia yang masih basah. Jika Kamu ingin membawanya hingga keluar kota, Kamu tidak perlu cemas karena lumpia dapat bertahan hingga 30 hari.

Share this:

Leave a comment