Category archive: obyek wisata alam

Ingin Mendaki Gunung Merapi ? Perhatikan Waktu Terbaik Untuk Melakukan Pendakian

Bagi Anda yang memiliki hobi hiking atau mendaki gunung, mungkin sudah tak asing lagi dengan Gunung Merapi yang ada di Jawa Tengah tersebut. Ketika Anda memiliki rencana untuk mendaki Gunung Merapi maka tak ada salahnya jika melanjutkan pendakian menuju Gunung Merbabu dengan melewati Kecamatan Selo, Boyolali. Saat melakukan pendakian di Gunung Merapi, maka Anda akan melihat leher dan puncak Gunung Merapi dari Pos Pasar Bubrah. Gradasi warna bebatuan serta tanah yang berwarna hitam dan abu – abu akan terlihat jika cuaca sedang cerah.

Continue reading

Menikmati Suasana Kesejukan dari Atas Perbukitan Hutan Pinus Mangunan

Terdapat banyak obyek wisata ketika kamu berkunjung ke Kota Yogyakarta salah satunya terdapat obyek wisata alam terbuka yaitu Hutan Pinus Mangunan yang berada di sebelah Selatan Kota Yogyakarta. Lokasinya tepatnya berada di Dusun Mangunan Desa Mangunan Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Setiap harinya obyek wisata ini selalu ramai di datangi oleh para pengunjung apalagi jika weekend tiba atau libur tanggal merah. Hutan Pinus Mangunan dibuka pada tahun 2012 oleh masyarakat setempat dan merupakan kelompok pengelola hutan pinus “Pinusari”. Sejak awal dibukana obyek wisata tersebut, semakin hari sejumlah fasilitas dan pelayanan yang terdapat disana terus dikembangkan demi kenyamanan para pengunjungnya. 

Continue reading

5 Desa Wisata Kabupaten Bojonegoro, Tawarkan Aktivitas Tambang Hingga Berkemah

Bojonegoro, siapa yang tak kenal salah satu daerah yang ada di Jawa Timur ini, kawasan tersebut tak hanya dikenal dengan hasil alamnya berupa tambang yang sangat melimpah, melainkan juga penuh dengan wisata, tentunya masih seputar budaya yang ada di dalamnya. Sekali-kali saat Anda lewat tak ada salahnya untuk mampir kesini dan menikmati beberapa obyek yang menjadi daya tarik, seperti diantaranya adalah khayangan api, nama ini mungkin masih asing bagi Anda, ia adalah sebuah lokasi wisata alam yang cukup menakjubkan.

Ada sebuah api yang tak pernah bisa padam disini, bahkan nyalanya hingga mahal hari dan dapat menerangi perkampungan sekitar, dari jarak 50 km nyala dari api tersebut masih bisa dilihat. Tentunya bukan sesuatu yang asing mengingat kandungan minyak bumi yang ada di Bojonegoro sangat tinggi, dibandingkan dengan daerah-daerah yang ada di sekitarnya seperti Lamongan, Tuban maupun Gresik Bojonegoro sendiri termasuk dalam kawasan yang terkaya. Hasil pembangunan daerah ini sendiri didapatkan dengan pengelolaan tambah tersebut, yaitu di kawasan Cepu.

Namun juga bukan hanya wisata khayangan api ini saja, nyatanya Bojonegoro juga memiliki daya tarik lain bagi wisatawan untuk berkunjung ke sebuah desa wisata, dimanakah itu, ia terbagi atas 5 kawasan yaitu desa Bji, Kawengan, Hargo Mulyo, Wonocolo dan Kadewan, lalu apa yang ditawarkan oleh 5 desa tersebut, tentunya ada sesuatu yang pastinya akan memberikan pengalaman baru bagi Anda. Kebanyakan kawasan wisata yang ada disini adalah ngetrail atau balapan.

Mereka menyuguhkan sebuah area dengan bebatuan dan juga tanah kering untuk Anda yang hobby dalam berkendara sepeda motor, maka tak ada salahnya mencoba lintasan yang ada disini. Menegangkan dan pastinya seru. Untuk motor sendiri Anda harus membawanya secara langsung dari rumah. Sebaiknya bagi yang ingin menjajal arena balap yang ada disini jangan datang ketika musim penghujan, karena kawasan akan becek. Sebaliknya datang saja pada musim kemarau agar Anda merasakan secara langsung sensasi bersepeda off-road di tanah yang tandus.

Lalu selain area untuk balap motor sendiri masih ada beberapa wisata alam yang ditawarkan, salah satunya adalah wisata agrowisata. Jangan salah meskipun kawasan Bojonegoro sangat jauh dari keadaan dingin atau berir, apalagi pada saat musim kemarau yang sangat panas, namun pada dasarnya mereka memiliki tanah yang sangat subur, diantara untuk bercocok tanam beberapa jenis buah yang ada. wisata menarik ini memungkinkan Anda untuk berkebun beberapa jenis tanaman, diantaranya adalah jahe merah, dan juga kelengkeng.

Tak ketinggalan juga sebuah tempat wisata edukasi bagi anak-anak, yaitu dengan berkemah atau camping bersama dengan keluarga, membiasakan mereka dengan lingkungan bebas. Wisata camping ini berada di desa yang masih asri, membiasakan mereka dengan kehidupan pedesaan yang masih sangat sederhana. Lalu untuk Anda sendiri yang hobby mengujungi arena permainan di Bojonegoro juga ada kolam renang. Kawasan wisata keluarga yang sangat cocok dikunjungi pada saat musim kemarau panjang datang.

Pulang dari Bojonegiri jangan lupa juga membawa oleh-oleh khas dari daerah tersebut, ada banyak mulai dari souvenir, hingga makanan. umumnya cindera mata yang terkenal disini adalah rajutan tas jinjing dan juga gantungan kunci dengan botol kecil yang diisi dengan minyak mentah, apalagi keberadaan minyak disini memang sangat berlimpah.

Terdapat Keunikan Tersendiri di Kebun Raya Eka Karya Bali, Apa Saja?

Selama ini Kita mengenal Pulau Bali sebagai destinasi wisata pantai yang indah dan juga memukau, namun apakah hanya pantai indah yang disuguhkan? Menelisik lebih dalam pesona apa saja yang disuguhkan Pulau Dewata membuat Kita berkenalan dengan banyak jenis wisata. Pulau Bali yang memang populer dari keberadaan pantai cantiknya, ternyata juga menyediakan pilihan jenis wisata lain. Disini Kita bahkan bisa memanjakan mata dengan pemandangan indah dari sebuah taman wisata seperti yang dimiliki Bogor dengan Kebun Raya-nya.

Pesona Taman Wisata di Pulau Dewata

Bagi yang berencana untuk berkunjung ke Pulau Dewata dan merasa perlu mencari selingan diantara kunjungan pantai satu ke pantai lainnya. Maka mampir ke Taman wisata seperti Kebun Raya Eka Karya Bali bisa dijadikan sebagai pilihan. Pulau Bali memang salah satu pulau kecil di tanah air diantara 17 ribu lebih pulau kecil lainnya. Pesona pulau indah ini ternyata bisa memanjakan wisatawan yang datang meskipun memiliki luas yang masih kalah jauh dengan pulau besar di tanah air.

Ada keragaman budaya dan juga keramahan penduduk Bali yang selalu mempesona wisatawan untuk kembali lagi. Hampir setiap tahun ada saja pengunjung yang datang singgah kembali ke Bali, sehingga memerlukan tempat kunjungan baru. Ada beberapa destinasi wisata di Bali yang hingga saat ini masih dalam masa pengembangan dan belum resmi dibuka. Kehadiran tempat dengan suasana dan atraksi baru diharapkan mampu memanjakan wisatawan, baik lokal maupun turis asing.

Bagi siapa saja yang datang ke Bali untuk menyantap keindahan alam maka datang ke Kebun Raya Eka Karya Bali adalah pilihan tepat. Masuk ke kawasan taman wisata ini Kita akan dihibur oleh kicauan burung yang sangat khas. Keindahan suasana di dalamnya yang sejuk oleh rindangnya dedaunan hijau dari berbagai pohon dan tanaman. Akan membuat kunjungan terasa berdiri diantara satu surga ke surga lainnya, dan layak untuk dicoba. Obyek wisata satu ini bisa disambangi di Desa Candikuning, tepatnya di Kabupaten Tabanan, Bali.

Taman wisata ini menyediakan iklim yang bersih dan sejuk sebab berada di ketinggian 1.250 sampai 1.400 mdpl. Kesejukan akan terasa karena berada di daerah yang cukup tinggi sehingga menawarkan suhu diantara angka 18-20 derajat celcius. Mencapai obyek wisata berupa taman hijau ini perlu menempuh perjalanan berjarak 60 kilometer dari Kota Denpasar. Keberadaan taman wisata indah ini sebenarnya sudah cukup lama, sebab pertama kali diresmikan pada tahun 1959, tepatnya di tanggal 15 Juli.

Luasnya sekitar 157 hectare dan ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman dan satwa burung yang menambah suasana asrinya. Namun sedikit berbeda dengan taman wisata di Bogor dan Cibodas, disini hanya menyajikan tanaman khas wilayah timur Indonesia. Tanaman wilayah timur inipun hanya dibatasi untuk jenis tanaman yang bisa hidup di dataran tinggi. Area taman dibagi menjadi dua wilayah, pertama adalah wilayah tematik yang menyajikan area taman yang tertata rapi. Disini pengunjung bisa menjumpai deretan bunga anggrek, kaktus, bamboo, dan lain sebagainya.

Kemudian yang kedua adalah wilayah tanaman adat, sehingga hanya berisi jenis tanaman yang digunakan untuk upacara adat agama Hindu Bali Yadya. Tumbuhan adat sendiri memiliki sekitar 580 tanaman, sehingga cukup banyak dan beragam. Beberapa merupakan tanaman Kayu Sakti atau Pohon Dadap, tumbuhan Begonia, dan lain sebagainya.

Pernah Mendengar Pemandian Air Panas Le Seu’um? Intip Yuk Pesona dan Fasilitasnya!

Menjelang akhir pekan Kita biasanya sudah mulai menyusun rencana untuk menghabiskan akhir pekan dengan kegiatan apa. Setelah beberapa hari disibukkan dengan pekerjaan kantor yang seolah tidak ada habisnya, kini tiba waktunya memanjakan diri. Beberapa orang memilih mengisi akhir pekan untuk berbenah atau merapikan rumah dan sudah melepaskan penat bersamanya. Bisa pula memilih jalan-jalan ke beberapa tempat menarik di pusat kota bersama dengan teman dekat atau sahabat.

Jika semua pilihan diatas terdengar kurang menarik, mengapa tidak memutuskan untuk pergi berlibur saja? Libur selama dua hari sepertinya cukup untuk digunakan berwisata ke beberapa tempat menarik, bisa di dalam atau luar kota. Liburan di akhir pekan biasanya disebut sebagai liburan pendek, meski begitu perencanaan liburan tetap perlu dilakukan. Salah satunya ialah perencanaan dalam memilih di lokasi mana liburan tersebut akan dilakukan. Tanpa perencanaan akan membuat Kita bimbang memilih tempat dan bisa jadi tersesat.

Berkunjung ke Pemandian Air Panas

Libur akhir pekan yang berlangsung cukup singkat lebih banyak dihabiskan untuk mengunjungi lokasi wisata yang dekat. Atau paling tidak dimudahkan dengan akses bandara yang mendukung sehingga jarak yang jauh tidak habis diperjalanan. Bagi yang merasa masih bingung menentukan lokasi wisata mana yang sangat cocok disambangi saat akhir pekan tiba. Maka bisa memilih mampir ke Air Panas Le Seu’um yang berada di kawasan Aceh Besar, Sumatra. Pemandian air panas satu ini sama dengan pemandian air panas lain yang berada di kaki gunung.

Air Panas Le Seu’um berada tepat di bawah kaki gunung Seulawah, di kawasan Aceh Besar dan merupakan obyek wisata primadona wisatawan. Nyaris setiap akhir pekan obyek wisata pemandian air panas ini selalu dikunjungi banyak wisatawan. Sebagai pemandian alam yang sumber mata airnya dari kawah gunung berapi membuatnya hangat dan mengandung sulfur atau belerang tinggi. Kandungan inilah yang menjadikan wisata pemandian air panas selalu menjadi primadona wisata. Sebab pengunjung tidak hanya bisa melepaskan penat namun juga menjadi lebih bugar dan sehat.

Kandungan air belerang mampu membantu menyembuhkan keluhan kesehatan kulit, baik infeksi jamur, bakteri, dan lain sebagainya. Soal pemandangan pun tidak kalah memberikan manfaat, sebab lokasinya yang berada di kaki gunung membuatnya selalu subur. Pemandangan hijau yang terhampar sangat ampuh untuk mengurangi tekanan pikiran dan sebagai relaksasi alami. Melihat berbagai suguhan pokok dari Air Panas Le Seu’um maka tidak heran jika dikenal sebagai destinasi wisata favorit di Aceh Besar.

Fasilitas Terbaik Le Seu’um

Sebagai obyek wisata yang sudah dikenal oleh banyak orang, maka pihak pengelola dan pemerintah melakukan pengembangan. Hasilnya ada lebih banyak fasilitas penunjang liburan sekaligus berbagai sarana kegiatan dan permainan yang menarik. Hanya disini pengunjung bisa menikmati kegiatan sauna yang gratis dan merupakan sauna detoksifikasi. Perawatan sauna alami ini akan mendetoks melalui keringat untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh.

Pengunjung juga tidak perlu cemas sebab kolam pemandian di Le Seu’um sendiri terbagi menjadi tiga wilayah. Dibedakan menjadi pemandian anak-anak, untuk kaum lelaki, dan juga kolam terpisah yang khusus untuk kaum perempuan. Siapa sangka dengan berbagai fasilitas dan segala suguhannya yang sangat menawan. Pengunjung yang masuk tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, cukup membayar Rp 5.000 per orang maka semua suguhannya bisa dinikmati. Dimana lagi libur akhir pekan super hemat jika tidak kesini?