Perhatian Pemerintah Berau pada Sektor Pariwisata

Wakil Bupati Berau yakni Bapak Agus Tantomo mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau untuk tidak hanya mengandalkan sektor Batubara dan Kelapa Sawit. Sebab ada potensi lain yang dimiliki Kabupaten Berau untuk menunjang kesejahteraan masyarakatnya. Memang diakui oleh beliau bahwa selama ini perekonomian mayoritas masyarakat yang berdiam di Berau adalah dari kedua sektor tersebut. Sejak dulu pertambangan batu bara dan juga perkebunan kelapa sawit seolah mendulang emas yang berharga sehingga menjadi tulang punggung perekonomian.

Pengembangan Sektor Pariwisata Berau

Kemudian oleh Bapak Wakil Bupati memiliki keinginan untuk mengembangkan sektor pariwisata yang oleh Kabupaten Berau cukup potensial. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan wisatawan lokal dan mancanegara yang mulai melirik keindahan Derawan. Bahkan Kepulauan Derawan memberikan sumbangsih besar terhadap perkembangan pariwisata di Berau. Beliau menuturkan bahwa disamping Pulau Derawan, Berau juga memiliki pesona berbagai obyek wisata yang tak kalah menarik jika digarap secara serius.

Diharapkan dengan dukungan sektor pariwisata, masyarakat tidak mengalami keterpurukan secara perekonomian. Ketika menghadapi masalah harga batu bara maupun kelapa sawit yang anjlok secara drastis. Beberapa tempat wisata di Berau sebenarnya sudah memiliki akses, fasilitas, dan sebagainya yang sudah mumpuni. Kemudian masih membutuhkan promosi untuk memperkenalkan aset pariwisata diluar Derawan. Pemerintah daerah pun mengakui bahwa promosi untuk mengemas daya tarik obyek wisata di Berau masih belum maksimal.

Padahal banyak pantai yang menawarkan pengalaman menyelam yang diminati oleh wisatawan asing sehingga sayang jika tidak segera dikemas secara menarik. Rencananya beberapa waktu ke depan, pihak pemerintah daerah akan melakukan perbaikan dari berbagai bidang. Mulai dari melakukan promosi baik di luar daerah hingga kepada negara-negara luar sehingga mampu menarik minat banyak wisatawan. Kemudian beberapa bulan ke depan juga akan resmi dibuka bandara kedua di daerah kota Maratua yang jika tidak ada halangan bulan Juni besok sudah bisa beroperasi.

Penyuluhan kepada masyarakat di Berau pun dilakukan untuk memberikan kesadaran pentingnya pengembangan pariwisata bersama-sama. Sebab tanpa bantuan dan dukungan masyarakat setempat maka pengembangan obyek wisata tidak akan sampai kepada tujuan awal. Pematangan rencana dilakukan dengan mengawali pembentukan Badan Promosi Pariwisata yang akan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Kemudian ikut pula beberapa LSM dan Warga Adat yang akan membantu kegiatan pengembangan hingga promosi.

Melihat Potensi Wisata yang Ada

Selama ini wisatawan memiliki fokus kunjungan ke Pulau Derawan yang memberikan keunggulan dari keindahan biota di dasar laut. Padahal menurut Agus Tantomo, di Berau sendiri terdapat 44 tempat yang memberikan pengalaman menarik menyelam ke dasar lautan. Keindahan beberapa spot diving ini oleh beliau mengungkapkan bahwa akan sama indahnya dengan lokasi wisata di daerah lain. Sebut saja keindahan di Bunaken dan juga Raja Ampat yang bisa dirasakan pengalamannya di Berau. Salah satu spot terbaik yang hendak diprioritaskan adalah Pulau Kakaban.

Pulau Kakaban menyuguhkan beberapa danau indah sekaligus pengalaman menjelajahi kedalaman laut secara unik. Sebab di dasar laut Kakaban para penyelam bisa bersentuhan langsung dengan ribuan ubur-ubur yang aman tanpa kemungkinan terserang racun. Jika mampu dikembangkan dan dipromosikan maka akan menjadi satu diantara dua pulau dengan ubur-ubur di dasar lautnya. Selama ini wisatawan dunia hanya tahu bahwa berenang diantara ubur-ubur hanya bisa dilakukan di El-Malik, Palau. Ada tujuh pulau kecil yang akan dikembangkan pemerintah Berau, yakni Pulau Derawan, Semama, Sangalaki, Belambangan, Sambit, Mataha, dan Bilang-Bilangan.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.