Air Terjun Sampuran, Alternatif Wisata di Medan yang Bisa Dijadikan Sebagai Lokasi Wisata Akhir Pekan

Berencana menghabiskan liburan di Medan, sebaiknya menyempatkan waktu berkunjung ke Air Terjun Sampuran yang terdapat di Deli, Serdang. Lokasinya  yang belum terkenal dan ramai sangat cocok dijadikan sebagai salah satu lokasi untuk melepaskan penat dan lelah setelah sepekan beraktivitas di kantor. Tentunya akan memberikan kesan tersendiri mampu menjelajahi sebuah obyek wisata alam yang menarik namun masih terjaga kealamiannya. Meskipun harus menempuh medan yang sulit namun sesampainya di lokasi Air Terjun Sampuran maka kamu akan disuguhkan dengan pengalaman yang berbeda.

Pengalaman Menarik di Sampuran

Lokasinya yang berada di dekat pemukiman warga setempat, jadi kamu tak perlu melakukan perjalanan panjang dan jauh sehingga sangat mudah untuk dijangkau. Biasanya wisatawan yang singgah di air terjun ini kebanyakan memiliki tujuan untuk berkunjung ke Sungai Lau Mentar, maka tak heran jika disana kamu akan bertemu wisatawan lain nya yang lagi mampir ke air terjun ini. Air Terjun Sampuran menjadi salah satu spot wisata yang wajib dikunjungi ketika hari libur tiba. Air terjun Sampuran memiliki keindahan yang khas dari bentuk air terjunnya yang menyerupai sebuah tirai cantik. Pemandangan nyaris tanpa cela dengan keberadaan dinding batuan yang terbentuk secara alami setinggi 1,5 meter. Mampir ke air terjun yang masih alami ini sudah tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda dari lokasi wisata alam lain di Deli.

Akses Menuju ke Sampuran

Meskipun cukup dekat dengan pemukiman warga, akses jalan dan transportasi untuk sampai disini masih kurang maksimal. Dalam perjalanan Kita akan melewati dan menggunakan jalan yang belum tersentuh oleh aspal. Jalan berbatu ternyata menjadi salah satu faktor kesulitan untuk sampai disini sekaligus daya tariknya. Belum lagi soal transportasi yang dibutuhkan, biasanya pengunjung memilih menyewa sepeda motor atau berkunjung ke obyek wisata lain. Kemudian perjalanan di lanjutkan dengan jalan kaki hingga sampai tujuan ke Air Terjun Sampuran.

Rute perjalanan yang bisa diambil berawal dari kota Medan, kemudian naik bus menuju ke Deli dan berhenti di desa Siguci. Sesampainya di Siguci Kita masih harus naik angkutan lagi untuk sampai di desa Rumah Liang dan sudah dekat dengan Sampuran. Desa ini bisa ditemukan sebelum sampai di jembatan Tanjung Raja dan menemukan pertigaan jalan. Menuju ke Sampuran bisa belok ke kanan, sebab ke arah kiri akan mengantarkan Kita ke Lau Mentar.

Rute lain yang bisa diambil yaitu dari Medan dengan menggunakan Bus Intra kemudian turun di Simpang Bajalingge. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan ojek atau RBT dengan menempuh perjalanan sepanjang 1,5 km dari Sampuran. Jika tak ada ojek maka kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Air terjun Sampuran oleh masyarakat setempat disebut juga sebagai air terjun Widuri, pemandangan yang diberikan cukup unik. Sebab oleh masyarakat setempat dibangun anak tangga yang membantu wisatawan untuk menikmati keindahan air terjun setinggi 30 meter tersebut. Panorama yang indah dengan udara yang sejuk juga menjadi nilai lebih untuk membantu melepaskan penat disini.

Berkunjung ke Sampuran memang menjadi idaman para wisatawan alam yang tertarik dengan rintangan medan yang sulit. Meskipun melewati jalan tanpa aspal namun pemandangan di sepanjang perjalanan menjadi nilai yang tidak terlupakan. Deretan hutan dengan segala pahatan pegunungan, batuan, tebing, dan sebagainya mewarnai perjalanan panjang yang dilakukan. Singgah di Sampuran bisa dimulai dari Kota Medan, kota Tebing Tinggi, dan bisa juga dari kota Pematang Siantar.

Share this:

Leave a comment