Menelusuri Keindahan yang Tersembunyi di Taman Wisata Gunung Leuser

Pesona alam Indonesia tak hanya dibatasi oleh sesuatu yang mudah dilihat saja, melainkan ada juga yang membutuhkan perjuangan untuk menikmatinya.. Hal ini jugalah yang membuat beberapa orang dengan nyali tinggi tertantang untuk membuktikannya. Selama ini banyak diantara kita yang tentunya pernah melakukan kunjungan di pulau Sumatera bukan? Nyatanya pulau yang satu ini memang masih alami jika dibandingkan dengan kawasan yang lainnya khususnya Pulau Jawa, sebagian besar wilayahnya masih berupa hutan lindung. Meskipun tak menutup kemungkinan bahwa semakin lama kawasan tersebut juga mulai diubah menjadi perumahan.

Hutan yang ada di Sumatera memang menyimpan keindahan tersendiri, bahkan ada beberapa kawasan yang masih menyimpan flora dan fauna yang khas. Bahkan tak jarang wisatawan yang datang berkunjung bukan hanya untuk wisata, melainkan secara khusus melakukan kunjungan dalam rangka penelitian. Nah kamu juga dapat memanfaatkan kesempatan ini selain berwisata juga mendapatkan nilai edukasi yang ada. Kawasan Sumatera Utara memang paling jauh dari jangkauan, namun juga tak memungkiri pulau ini memiliki beberapa destinasi wisata yang cukup terkenal seperti salah satunya adalah Taman Wisata Gunung Leuser. Kawasan yang satu ini merupakan kawasan hutan lindung yang masih memiliki fauna liar, namun tak perlu khawatir jika berkunjung ke kawasan ini karena ada jaminan keamanan untuk para wisatawannya yang datang berkunjung.

Wisata yang ditawarkan memang sedikit berbeda dibandingkan dengan gunung pada umumnya, jika biasanya kamu akan mendakinya dan menancapkan bendera di atas kawasan yang sudah kamu daki maka disini justru kamu akan diajak menyusuri lorong yang ada di dalamnya yaitu sebuah goa. Goa tersebut adalah Goa Air yang cukup sesuai dengan keadaan yang ada di dalam kawasan wisata tersebut. Untuk memasuki goa tersebut membutuhkan perjuangan dan tenaga yang ekstra, namun sesampainya di dalam kamu akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang mempesona sepanjang mata memandang. Untuk melihat pemandangan tersebut, kamu akan dibantu dengan cahaya penerangan berupa senter. Stalactite dan stalagmite yang menggantung dan memiliki warna yang beragam mulai dari merah hingga putih.

Namun untuk bagian bawahnya sendiri kamu harus melalui sebuah genangan air yang juga tak bisa dikatakan mudah, setidaknya ketinggian air tersebut lebih dari setengah meter bahkan untuk orang dewasa sendiri mencapai pusar. Sehingga kawasan wisata ini juga tak disarankan untuk anak – anak jika ingin masuk. Namun tak perlu khawatir karena meskipun air yang harus kamu lalui terbilang sangat tinggi, namun lokasi tersebut nyatanya juga sangat aman untuk dikunjungi.

Warna coklat, merah, hitam bahkan hijau ini memang didapatkan dari hasil yang lama, jutaan tahun untuk menciptakan stalactite dan stalagmite tersebut bahkan akan terus bertambah selama tak ada yang mengusik keaslian dari obyek wisata ini. Sayangnya obyek tersebut sulit untuk dijangkau, lokasinya cukup jauh dan juga membutuhkan nyali yang besar untuk masuk. Kondisi yang ada di dalam goa benar – benar gelap dan juga basah. Umumnya wisatawan yang datang berkunjung terdiri dari beberapa rombongan, mereka harus memiliki nyali yang tinggi dan rasa ke setia kawanan.

Kamu tak akan pernah bisa mengarungi kawasan goa ini sendiri, harus bersama rombongan karena nantinya dibutuhkan bantu membantu untuk dapat melaluinya, pencahayaan adalah hal yang paling wajib untuk kamu bawa, mengingat kondisi yang sangat tak memungkinkan bertahan di area yang gelap tanpa kamu mengetahui jalur untuk dapat keluar dari sini, selain di Goa Air kamu dapat mengunjungi beberapa lokasi Goa lainnya, tak kalah indah, namun dengan rute yang lebih sulit, bahkan tingkat keamanan sendiri lebih kecil.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.