Tahu Kupat Khas Solo, Kuliner yang Menggugah Selerah

Tak lengkap rasanya jika jalan – jalan ke suatu daerah tidak mencicipi makanan khas daerah tersebut apalagi jika berkunjung ke daerah Jawa Tengah. Di daerah tersebut ada sebuah kuliner khas yang sudah tak asing lagi untuk kamu para pecinta kuliner yatiu Tahu Kupat. Biasanya masyarakat kota Solo menyebutnya dengan tahu kupat, tapi ada juga daerah lain terkenal dengan nama kupat tahu. Tahu Kupat atau kupat tahu ini merupakan kuliner khas Jawa yang terdiri dari tahu, ketupat, bakwan, mie kuning, kacang, daun seledri, kecambah, dan telur serta ditambah dengan kuah kecap dan diberi cabai bagi yang suka makanan pedas.

Ada ciri khas tersendiri untuk warung kupat yang terdapat di Kota Solo yaitu gerobak yang digunakan memiliki warna hijau dan merah.Untuk kamu yang ingin tahu bagaimana rasa tahu kupat ini bisa berkunjung ke Jalan Gajah Mada, disana terdapat Tahu Kupat Sido Mampir atau bisa berkunjung ke Jalan RM Said yang terkenal dengan Tahu Kupat Sari. Untuk seporsi Tahu Kupat, kamu cukp mengeluarkan kocek sekitar Rp. 5000 hingga Rp. 10.000 saja. Meskipun murah meriah namun untuk rasa dijamin enak dan bikin kamu ketagihan. Selain harganya yang cukup terjangkau, di warung tahu kupat Sido Mampir pengunjungnya pun disuguhkan dengan hiburan musik.

Saat ini, Warung Tahu Kupat Solihin dikelola oleh Gundala Saputro, anak dari Cipto Pawiro. Adapun orang yang pertama kali membangun usaha tahu kupat tersebut adalah Cipto Pawiro. Menurut Gundala, dahulu ayahnya berjualan di kawasan Kadipolo, Panularan, Laweyan, Solo sejak tahun 1966 dan pada tahun 1991 pindah ke kawasan ini.
Dalam sehari, warung tahu kupat ini dapat menjual 300 porsi tahu kupat.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.