Gunung Andong Sangat Cocok Dijadikan Sebagai Spot Pendakian Untuk Pendaki Pemula

Saat ini kegiatan mendaki gunung menjadi salah satu kegiatan yang sedang diminati dari semua kalangan mulai dari anak – anak, remaja, dewasa hingga orangtua. Namun sebelum mendaki gunung ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan mulai dari kesehatan yang prima dan tenaga yang ekstra. Selain kedua hal tersebut, pengalaman mendaki gunung juga sangat penting karena tak jarang bagi para pendaki gunung yang baru pertama kali mendaki gunung mengalami kesulitan karena jalurnya yang terjal dan curam. Jika diantara kalian baru pertama kali mendaki gunung maka ada baiknya memilih mendaki gunung yang memiliki medan tidak terlalu sulit seperti salah satunya adalah Gunung Andong.

Gunung Andong merupakan salah satu gunung paling ramah untuk pendaki pemula. Gunung yang berada di Kabupaten Magelang ini hanya memiliki ketinggian sekitar 1.726 Mdpl, meskipun demikian pemandangan alam yang disuguhkan tak kalah indahnya dengan gunung – gunung lainnya yang ada di Indonesia. Base Camp pendakian Gunung Andong berada di Kecamatan Ngablak, Magelang. Untuk jalur utama dan paling umum untuk melakukan pendakian ke Gunung Andong adalah melalui Desa Sawit. Tak seperti yang dibayangkan, untuk menuju desa ini tidak terlalu sulit karena kendaraan biasa bisa sampai ke desa ini. Desa Sawit ini menjadi titik awal pendakian karena lokasinya yang memang sangat mudah untuk dicari. Lokasinya tak jauh dari Pasar Grabag, dan dari sana akan ada beberapa rambu yang mengarahkan ke Gapura Dusun Sawit.

Sesampainya di Base Camp Dusun Sawit para pendaki harus melakukan registrasi pendakian terlebih dahulu, dan jangan heran jika di base camp tersebut banyak kendaraan terparkir. Jika akhir pekan tiba, base camp ini selalu padat oleh para pendaki. Sebelum menuju puncak terdapat dua pos pendakian, yang pertama adalah Watu Gambir dan yang kedua adalah Wayang. Gunung Andong bisa terbilang cukup unik karena memiliki empat puncak yaitu Puncak Makam, Puncak Jiwa, Puncak Andong dan yang paling tertinggi adalah Puncak Alap – Alap. Untuk trek pendakian menuju puncak pun terbilang tidak terlalu sulit karena beberapa jalur sudah berbentuk anak tangga sehingga memudahkan pendakian. Hanya membutuhkan waktu 30 menit hingga satu jam dari base camp awal menuju ke pos pendakian satu. Salah satu pendaki menuturkan jika untuk mencapai puncak tertinggi hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam saja.

Di sepanjang perjalanan, para pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan alam berupa pohon – pohon rindang sehingga tidak terlalu panas ketika mendaki di siang hari. Tapi bagi para pemburu sunrise, pendakian di malam hari menjadi salah satu pilihan tepat untuk mendaki. Keindahan sunrise yang di tawarkan di Puncak Andong sangat sayang sekali jika dilewatkan. Sesampainya di puncak maka akan terlihat banyak tenda – tenda yang sudah didirikan dan ramai berjajar. Tak sedikit yang berfoto dengan latar belakang keindahan awan. Dari Puncak Andong terlihat keindahan gunung-gunung tinggi lain seperti Gunung Merbabu yang tampak begitu jelas tinggi menjulang lalu ada Gunung Merapi, Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo dan siluet indah Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Meskipun mudah, jalur pendakian tetap tidak bisa diremehkan. Lakukan persiapan yang matang sebelum memulai pendakian. Peralatan penerangan yang lengkap jika mendaki di waktu malam serta kondisi fisik yang prima untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.