Menelusuri Keunikan Pemandian Alam Citta yang Tidak Pernah Kering

Destinasi wisata yang ditawarkan oleh nusantara memang tidak pernah puas untuk bisa menyambanginya satu per satu. Selain berbagai obyek wisata yang sudah dikenal oleh wisatawan lokal dan mancanegara, ternyata masih banyak yang tersimpan hingga sekarang. Mengunjungi obyek wisata yang belum diketahui publik akan menawarkan pengalaman yang berbeda. Sebab lokasi wisata tersebut sudah tentu masih terjaga kebersihan dan kealamiannya secara utuh. Lokasinya pun akan terbilang sepi dan cocok bagi siapa saja yang kurang begitu suka kebisingan.

Namun diluar semua nilai lebih tersebut, mengunjungi obyek wisata yang belum banyak diketahui orang ada pula resikonya. Biasanya berupa medan jalan yang cukup sulit sampai minimnya sarana transportasi untuk sampai kesana. Ditambah lagi dengan fasilitas di area wisata yang masih terbatas, sehingga perlu menyiapkan bekal makan dan minum dari rumah. Memahami resiko ini bukan berarti kunjungan yang dilakukan akan berakhir dengan sebuah kata lelah dan menyesal. Datang ke tempat baru memberikan sesuatu yang baru, dan siapa saja akan berlomba untuk merasakannya.

Pesona Baru di Sulawesi Selatan

Bagi traveler yang ingin menikmati pesona dan tantangan baru di sebuah obyek wisata yang belum begitu banyak yang tahu. Maka bisa mampir ke Kota Soppeng yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan sebab disini terdapat lokasi pemandian alam. Kota Soppeng masuk ke dalam wilayah Makassar dan di desa Citta terdapat Pemandian Alam Citta. Pemandian alam ini sering dikunjungi wisatawan lokasi yang berasal dari sekitar daerah tersebut. Sebagai obyek wisata baru ternyata tempat ini menawarkan banyak hal bagi para wisatawan yang datang.

Pemandian Alam Citta berada tepat di Desa Citta, Kecamatan Citta yang bisa ditempuh sekitar 20 kilometer dari Watansoppeng. Perjalanan menuju ke obyek wisata ini setelah sampai di desa Citta maka perlu berhati-hati sebab kondisi jalannya belum terlalu bagus. Jalan menuju obyek wisata memang sudah di aspal namun sudah dalam kondisi yang lumayan rusak dan banyak lubangnya. Pengunjung biasanya memanfaatkan sepeda motor untuk datang kemari sehingga mempermudah akses menuju kesana.

Meski kondisi jalan kurang mendukung perjalanan akan terasa lebih menyenangkan dari sambutan pemandangan yang mempesona. Sebagai obyek wisata yang berada di dalam kawasan pedesaan memberikan sebuah pemandangan khas pedesaan yang bersih dan bebas polusi. Sepanjang perjalanan Kita akan melihat pemukiman warga setempat dan mendapati area persawahan yang luas dan hijau terbentang. Pengunjung yang berasal dari daerah perkotaan sudah akan merasa terhibur dengan panorama khas pedesaan seperti ini.

Sebenarnya, pengembangan wisata Pemandia Alam Citta sudah mulai dilakukan pemerintah sejak tahun 1994 lalu. Dibuktikan dengan terbentangnya jembatan besi yang menjadi media lalu lintas warga dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Pemandian Alam Citta. Dulu sebelum jembatan dibangun, warga dan wisatawan yang ingin mampir harus menggunakan Ketinting, sejenis perahu khas, untuk menyeberangi Sungai Walenna’e.

Kini perbaikan demi perbaikan menjadikan lokasi wisata ini semakin menarik untuk disinggahi oleh siapa saja. Apalagi pemandian alam ini menawarkan keunikan yang menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung. Keunikan tersebut adalah air yang memenuhi kolam pemandian terus mengalir tanpa peduli musim kemarau atau penghujan. Kemudian air tersebut juga bersumber dari sebuah pohon besar yang sanggup mengaliri tiga kolam pemandian berukuran besar. Air murni ini menghasilkan pemandian yang bersih, jernih, dan juga menyegarkan.

Share this:

One comment, add yours.

whoah this weblog is wonderful i love studying your
posts. Keep up the good work! You know, lots of persons are searching round for this info, you can help
them greatly.

One Trackback

  1. […] Menelusuri Keunikan Pemandian Alam Citta yang Tidak Pernah Kering […]

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.