Situs Iklan Baris IklanLinimemuat...

Category archive: obyek wisata pulau

Wisata ke Air Terjun Tanpa Ngos-Ngosan di Pulau Samosir

Pulau Samosir memang tenar dengan wisata danau Toba, akan tetapi, tahukah Anda bahwa terdapat destinasi terbaik lainnya yang wajib Anda kunjungi. Di sekitar Danau terbesar di Asia ini terdapat sebuah air terjun yang dikenal dengan nama Efrata. Destinasi ini wajib dikunjungi untuk Anda yang mendatangi kawasan wisata alam Danau Toba ini.

Air terjun Efrata ini tertarik di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian atau jika diskalakan ialah 20 km dari pusat kota kabupaten Samosir. Mempunyai panorama yang indah, akan tetapi, wisatawannya terbilang sedikit sekalipun di musim libur. Perihal ini dikarenakan lokasinya yang lumayan jauh dari kota dan belum begitu ternama layaknya Danau Toba yang telah mendunia.

Memang untuk destinasi di Danau dari Pulau Samosir ini, para pengunjung tak hanya bersinggah di Toba saja, tetapi juga ke tempat lainnya. Tuktuk dan Tomok merupakan destinasi selanjutnya yang seringkali dipilih oleh para wisatawan. Tetapi, Air terjun Afrata pun tak kalah amazing-nya untuk dipilih. Terlebih untuk Anda para pecinta alam, yang tak seharusnya melewatkan destinasi ini saat berkunjung ke Sumatera Utara.

Rute menuju ke Sampuran Efrata terbilang tak rata dan lumayan berkelok-kelok, jadinya para wisatawan harus lebih berhati-hati. Di samping itu, di sepanjang jalan menuju ke lokasi, melewati area pedesaan yang tak ketinggalan pula petunjuk yang mengarahkan. Sehingga sangat mempermudah jangkauan para wisatawan untuk sampai di lokasi tanpa harus ngos-ngosan, tutur salah satu traveler bernama Via.

Menuju ke air terjun Efrata sangatlah berbeda dengan perjalanan di air terjun lain, karena tak perlu berjalan kaki maupun mendaki. Rute menuju ke Efrata dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor dan bisa berhati-hati agar berkendara lebih nyaman. Melihat adanya arena jalan yang cukup tak beraturan tetapi dapat dilewati oleh para pengunjung yang berdatangan. Selama menempuh perjalanan, para pengunjung melewati pemukiman warga, jadinya lebih nyaman karena ada banyak petunjuk yang membantu. Sekalipun bingung, bisa bertanya pada masyarakat setempat dengan mudah.

Di sisi lain, air terjun ini terbilang cukup tinggi dengan air bersih dan segar yang mengalir dengan derasnya. Tetumbuhan dan pepohonan pun tumbuh di pinggiran dan di sekitar destinasi, hingga menambah asri saja. Namun tetapi, dikarenakan dedaunan dan dahan pohon yang tak dibersihkan membuat area wisata ini kurang bersih optimal. Dikatakan pula bahwa area kolam tempat dimana genangan air terkumpul terlihat kurang bersih karena terdapat ranting dan dahan yang berjatuhan dari pepohonan di atasnya.

Air terjun setinggi 100 meter ini dapat dituju melalui sepeda motor maupun mobil. Kemudian nantinya bisa diparkirkan di rumah-rumah penduduk sekitar yang memang menyediakan layanan penitipan kendaraan. Cukup membayar 2000 rupiah untuk parkir motor dan parkir mobil 5000 rupiah saja. Selanjutnya, dari parkiran menuju ke destinasi dapat dijangkau dengan berjalan kaki dan saat itu pula Anda cukup berjalan dengan mudah tanpa harus ngos-ngosan. Di tambah atmosphere sekitar yang tampak asli dan natural semakin menambah suasana hati menjadi senang saja.

Sebagai peralatan penunjang, Anda bisa mempersiapkannya sedari awal. Seperti kamera yang nantinya dimanfaatkan untuk mengabadikan moment selama berwisata di air terjun ini. Di tambah pula beberapa keperluan lain agar nantinya dapat menikmati suasana di sini dengan lancar. Suasana segar dan sejuk ini sangat pas untuk dinikmati menjelang siang. Jadinya tidak terlalu panas maupun kesorean.

Ada Bangunan Unik Bernama Rumah Jomblo di Banjarbaru, Bagaimanakah Asal Usulnya?

Bangunan bernama rumah ini sebenarnya tampak biasa-biasa, tak ada yang spesial pastinya. Bagaimana tidak, bahan dinding yang berasal dari kayu itupun sudah lapuk dan gentingnya pun sudah mulai usang. Jika diskalakan ukuran rumah ini sangat kecil seperti bangunan orang tak mampu pada umumnya.

Rumah ini mempunyai dua pintu yakni pintu depan dan belakang yang sama-sama terbuka. Jadinya dari arah tersebut, isi rumah dapat terlihat dengan jelasnya. Jika diperhatikan sekalipun hanya sekilas, bagian dalam rumah itu tampak tak beraturan dan berserakan. Sorot ini pun terlihat dari bawah maupun kejauhan karena posisinya yang berada di atas tebing. Gundukan tanah berwarna merah ini berada di wilayah perumahan kawasan Secaba dan Dodiklatpur di Jalan Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, kalimantan selatan.

Tinggal sebuah bangunan usang sedangkan di sekitarnya ialah hamparan tanah luas. Tepatnya di area bawah karena rumah unik ini ada di atas tebing sendirian saja. Tak ada bangunan lain hanya ditemani oleh rumput-rumput liar di sekitarnya. Terdapat pula tetumbuhan hijau yang berada di sisi kanan dan kiri rumah tumbuh dengan suburnya, meskipun di atas hamparan tanah yang cukup gersang.

Keberadaan rumah sendirian ini seringkali menyita perhatian dari para wisatawan yang datang, sekalipun rupanya biasa-biasa saja. Perihal ini dikarenakan rumah ini berada di atas ketinggian dan tampak lain dari lainnya. Berdiri dengan kokohnya di atas bukit bertanah merah ditemani oleh beberapa tumbuhan dan rerumputan.

Di tengah-tengah dari area perumahan yang luas ini diduduki oleh bangunan berbahan dari semen layaknya hunian biasa lainnya. Tentunya saja, bangunan dengan nama rumah jomblo ini terlihat kontras dibandingkan rumah-rumah di sekitarnya. Hingga menjadikan hunian ini begitu tampak unik meskipun dari kejauhan. Sehingga, begitu menarik perhatian, khususnya para wisatawan yang datang. Bahkan tak sedikit pula yang menjadikannya sebagai objek untuk berfoto hingga berselfie.

Baru-baru ini, rumah ini seringkali di-up-load oleh para pecinta alam dari Kalimantan Selatan. Adapun terbaginya foto-foto dari rumah ini mendapatkan respond dari banyak pihak. Hingga ditemuinya sebagai sebutan rumah jomblo. Pada awal mulanya, bangunan ini diposting tanpa nama, kemudian terkenal dengan sebutan rumah jomblo oleh para mereka yang berselancar di media sosial.

Nama yang cantik untuk bentuknya yang unik, hingga mengalihkan berbagai perhatian dengan rasa tertarik. Tak sedikit pula yang menyebutkan alasan dari rumah yang hanya sendirian dan diidentikkan dengan jomblo. Tak ada bangunan lain entah itu di sisi kanan maupun kiri bahkan di belakang ataupun depan. Tunggal dan berada di atas tanah tinggi sendiri. Seperti seorang jomblo saja yang sendiri tanpa partner atau pasangan.

Di sini wilayahnya cukup tinggi karena di barisan perbukitan. Jadinya saat pengunjung datang kemari, bisa menyaksikan deretan bangunan di area Kalimantan selatan dari jarak pandang kejauhan. Begitu pula dengan wilayah Kantor Gubernur Kalsel yang terlihat cukup jelas meskipun dalam suatu jarak yang jauh.

Akan tetapi, rumah jomblo ini tak dapat diakses karena tak ada tangga maupun haluan setapak yang mengarah ke rumah bersangkutan. Pada dulunya tempat ini ialah bukit tinggi yang tanahnya turut digali oleh para pengembang untuk dijadikan perumahan.

Menurut kisah dari salah satu warga yakni Kuni, rumah jomblo ini telah ada sejak tahun 2008 lalu, yang mana bangunan tersebut ditinggali oleh para pekerja. Para warga pun lebih mengenal dengan nama rumah satu daripada rumah jomblo.