Aneka Ragam Oleh – Oleh Khas Semarang yang Bisa Ditemukan di Jalan Padanaran

Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh 0 oleh khas dari daerah tersebut. Nah, jika saat ini Anda berkesempatan berkunjung ke Kota Semarang maka jangan lupa membawa oleh – oleh khas Kota Atlas tersebut. Jika bingung ingin mencari oleh – oleh seperti apa maka datang saja ke Jalan Pandanaran, di kawasan tersebut  terdapat pusat oleh – oleh yang bisa Anda temukan sebagai buah tangan.

Pusat Oleh – Oleh

Jalan Padanaran sangat terkenal di kalangan masyarakat Semarang, karena di kawasan tersebut sebagai pusat oleh – oleh mulai dari segala jenis makanan serta souvenir khas Kota Semarang. Letak lokasi yang cukup strategis membuat kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Semarang. Salah satu makanan khas Semarang yang sudah sangat terkenal adalah Bandeng Presto yang dimana olahan bandeng ini bisa dijadikan sebagai oleh – oleh bagi siapapun yang datang ke Semarang. Dar sekian banyak toko yang menjajakan oleh – oleh khas Semarang, ada salah satu toko yang ramai oleh wisatawan yaitu Toko Bandeng Juwana Erina dan menjadi andalan dari toko ini adalah Bandeng Duri Lunak Bandeng Juawana.

Tak hanya Bandeng Presto saja yang terdapat di toko – toko sekitaran Jalan Pandanaran, namun juga olahan bandeng lainnya adalah otak – otak, teriyaki bandeng, bandeng vacum, dan bandeng boneles. Untuk harganya pun cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp. 84 ribu hingga Rp. 145 ribu. Tak hanya olahan bandeng saja, namun di toko ini juga menyediakan makanan lainnya yang sangat cocok Anda jadikan sebagai oleh – oleh. Makanan tersebut mulai dari Wingko Babat Dryana yang di kemas menggunakan keranjang yang terbuat dai bambu dan berisikan 20 bungkus.

Untuk harga per 20 bungkusnya dijual sebesar 60 ribu  serta 19 ribu rupiah untuk kue Mochi Gemini. Selain Wingko Babat dan Wingko Gemini, toko ini juga menyediakan makanan khas Jawa Tengah lainnya seperti enting – enting, Jenang Kudus, Brem, dan Bakpia. Selain Toko Juwana Elrina, Anda bisa memilih oleh-oleh di Bandeng Bonafide, Pusat Oleh  – Oleh Djoe, dan Bandeng Presto.

Di sebelah Barat toko tersebut ada sebuah toko yang menjual Lumpia Mataram. Toko tersebut bisa Anda jadikan sebagai pilihan ketika mencari oleh – oleh lumpia. Lumpia yang dijajakan di toko tersebut pun bermacam – macam isinya seperti rebung, telur dan udang. Harga per lumpia nya dikenakan sebesar Rp. 11 ribu saja dan terdapat dua jenis yaitu lumpia basah dan lumpia kering. Anda tinggal memilihnya tergantung selera Anda.

Nah, bagi Anda yang memiliki budget sangat terbatas maka tak perlu khawatir tidak dapat belanja. Anda masih bisa melakukan belanja dengan budget terbatas di pedestrian Jalan Padanaran yang berada tepat di depan toko oleh – oleh yang terdapat di sepanjang jalan tersebut. Harga yang ditawarkan pun terbilang cukup murah dibandingkan dengan yang ada di toko – toko misalnya seperti 20 bungkus wingko babat seharga Rp. 60 ribu yang dijual di toko – toko bisa Anda dapatkan dengan harga murah yaitu Rp. 15 ribu rupiah saja per 20 bungkusnya. Rasa – rasa wingko babat yang ditawarkan pun beraneka macam yaitu kelapa, cokelat, durian, dan Nangka.

Setelah puas berburu oleh – oleh makanan, di tempat yang sama pun Anda bisa menemukan oleh – oleh khas Semarang lainnya yaitu Batik Lesmono dengan beragam pilihan motif batik khas Solo hingga batik khas Semarang. Tak hanya batik saja, namun Toko Batik Lesmono juga menyediakan beraneka ragam kemeja dan dres dengan motif batik Solo, Semarang hingga Pekalongan. Harga – harga batik yang ada di Toko Lesmono dibanderol mulaii dari Rp. 75 ribu hingga Rp. 250 ribu rupiah. Selain Toko Batik Lesmono, ada dua toko lagi yang menjajakan souvenir tersebut yaitu Toko Gojeg dan Lapak milik Hardy Setiawan yang berada di pedestrian Jalan Padanaran.

Toko – toko tersebut menjual berbagai macam kaus yang bergambar ikon – ikon Semarang seperti Lawang Sewu, Gereja Blenduk, Tugu Muda, dan lain sebagainya. Kaus – kau tersebut dijual dengan harga yang bervariasi yaitu mulai dari Rp. 40 ribu hingga Rp 80 ribu yang dilengkapi dengan berbagai kata – kata yang sangat indah. Para pedagang di Jalan Padanaran membuka toko dan lapak mereka mulai pukul 9 pagi hingga pukul 9 malam.

5 Menit dari Simpanglima

Lokasi yang sangat strategis memudahkan para pengunjungnya menemukan pusat oleh -oleh ini. Tepat berada di jantung Kota Semarang dan membutuhkan waktu hanya lima menit saja dari Lapangan Simpanglima. Jika Anda datang dari arah Bandara Ahmad Yani Semarang maka Anda membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke lokasi tersebut. Jika Anda membawa kendaraan pribadi di hari – hari tertentu maka Anda bisa memarkirkan kendaraan Anda di depan – depan toko tersebut. Jika tidak, jangan sekali-kali menempatkan mobil di tepi badan Jalan Pandanaran sebab sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Semarang yang selalu standby di posko tak jauh dari pusat oleh-oleh siap memberi peringatan.

Tempat parkir yang tersedia mulai dari Pusat Kuliner Batan yang tak jauh dari Jalan Pandanaran serta Jalan Pakunden yang berada di sebelah utara dari perempatan traffic light pusat oleh – oleh Pandanaran. Anda pun tak perlu berjalan kaki, Pemkot Semarang menyediakan empat shuttle bus gratis yang akan mengantar Anda menuju Jalan Pandanaran. Shuttle bus yang mulai beroperasi dari jam 07.00 sampai 22.00 ini dilengkapi fasilitas televisi, musik, serta air conditioning (AC) yang menyejukkan. Shuttle bus akan berangkat tanpa menunggu jumlah minimal penumpang.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.