Panorama Keindahan Alam yang Mempesona di Nusa Penida, Bali

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang menjadi primadona pariwisata yang sudah cukup terkenal hingga ke seluruh dunia. Berbagai destinasi wisata bisa ditemukan di pulau yang terletak di sebelah timur Pulau Jawa ini, mulai dari wisata alam, wisata belanja, wisata kuliner, wisata budaya, wisata sejarah, dan lain sebagainya. Namun, obyek wisata yang paling terkenal di Pulau Bali adalah destinasi wisata pantainya. Pernahkah kamu mendengar Nusa Penida, Bali? Rasanya sudah tak asing lagi dengan lokasi wisata yang satu ini. Nusa Penida adalah sebuah kawasan wisata di Bali yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga wisatawan mancanegara. Bahkan banyak wisatawan dari luar negeri yang selalu ingin kembali lagi ke Nusa Penida jika singgah ke Bali.  Nusa Penida merupakan nama sebuah pulau yang tepatnya ada di bagian tenggara dari Pulau Bali. Nusa Penida dan Bali hanya dipisahkan oleh sebuah selat bernama Selat Badung.

Nusa Penida menyuguhkan panorama keindahan yang mempesona seperti pantai yang tenang dan berpasir putih dan terdapat bukit yang indah hingga tebing karang di tepian laut serta gua kapur. Dari sekian banyaknya lokasi wisata di Nusa Penida, salah satu tempat yang wajib untuk dikunjungi adalah Pulau Seribu yang terletak di Banjar Pelilit, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida. Lokasinya berada tepat di sebelah Pantai Atuh yang belakangan ini sedang populer karena keindahannya.

Pulau Seribu merupakan sebuah bukit yang letaknya berada di atas laut dan memiliki pemandangan alam yang luar biasa. Terlihat susunan bebatuan dan tebing – tebing seperti benteng yang melindungi bukit. Nah, untuk kamu yang ingin berkunjung kesini maka kamu bisa melakukan perjalanan dari Pelabuhan Buyuk selama 1 jam. Sesampainya disana, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan trekking sekitar 15 menit dari tempat parkir. Harus berhati – hati ketika melakukan trekking karena kamu harus melewati jalan setapak dan menuruni bukit yang sedikit terjal.

Namun tak perlu khawatir, disana juga di bangun sebuah tangga sederhana terbuat dari tanah dan batu kapur yang dibuat oleh warga setempat. Jika ada tanah yang licin dan rawan longsor maka akan ditambahkan dengan kayu sebagai penyangga. Meskipun tangga tersebut dibuat sangat sederhana, diharapkan kamu dan para pengunjung lainnya tetap berhati – hati. Terdapat tali tambang yang melintang di sepanjang jalan dan berfungsi sebagai pegangan para pengunjung agar saat di perjalanan tidak terpeleset. Namun kamu tak perlu khawatir karena sesampainya di lokasi, kamu akan melihat panorama keindahan yang sangat memukau berupa pantai dengan jejeran pulau – pulau kecil di tengah samudra.

Selain itu juga, terdapat tebing – tebing tinggi yang menjulang ke atas jurang dan perbukitan. Di pinggir bukit terdapat pembatas yang terbuat dari kayu. Di bagian ujung bukit terdapat fasilitas untuk melakukan istirahat berupa wantilan kecil yang dilengkapi dengan padmasana yang berfungsi untuk persembahyangan. Menurut wisatawan setempat, Komang Wangi Cahyani yang akrab disapa Mangut, pemandangan di Pulau Seribu hampir mirip dengan pemandangan di Raja Ampat, Papua. “Saya berkunjung di sini, saya ngerasa berada di Raja Ampat. Tidak rugi saya jauh-jauh datang ke sini, meskipun kaki pegal akibat nurunin bukit yang tadi itu. Pemandangannya sangat indah, pokoknya alam Nusa Penida is the best,” ungkap Mangut sembari mengacungkan kedua jempolnya.

Share this:

One comment, add yours.

Nice Informations, I Read Your Post, Iam Still Waiting For Visit My Blog Bro https://www.melancong.id special blog for traveling and have maps locations
in any destinations bro.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.