Menyaksikan Kehidupan Kadal Komodo di Pulau Komodo

Indonesia memiliki sebuah pulau yang masuk ke dalam Tujuh Keajaiban Dunia, yakni Pulau Komodo yang berada di Provinsi Nuta Tenggara Timur. Melakukan wisata Pulau Komodo bersama keluarga bisa dijadikan pilihan unt uk menyaksikan keajaiban dunia ini. Menjadi pulau yang sekarang terkenal sebagai obyek wisata skala internasional membuatnya memberikan fasilitas liburan yang komplit. Namun, sebagai penyandang gelar keajaiban dunia sudah tentu Pulau Komodo memiliki kelebihan dibanding pulau lain di Indonesia.

Mengenal Pulau Komodo Lebih Dalam

Pulau Komodo merupakan salah satu kepulauan yang masuk ke dalam wilayah Indonesia Timur, tepatnya di NTT. Masuk menjadi wilayah NTT dan menjadi penengah antara dua pulau lain, yakni Pulau Sumbawa dan juga Pulau Flores. Masuk menjadi bagian Taman Nasional karena menjadi habitat asli hewan reptil besar sejenis kadal, yakni Komodo. Dimana Komodo hanya bisa bertahan hidup di Pulau Komodo dan diyakini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Perlindungan pun diberikan, mengingat habitat Komodo tidak dapat tergantikan.

Bahkan jika dipindahkan ke negara lain sekalipun, keberadaan kadal besar ini juga menjadi daya tarik banyak orang bertandang ke Pulau Komodo. Secara geografis, Pulau Komodo tidak hanya mencakup satu pulau saja namun terdapat beberapa pulau lainnya. Sebut saja Pulau Rinca dan juga Pulau Cadar, yang keduanya merupakan pulau utama di Pulau Komodo. Taman Nasional Komodo memiliki luas sekitar 2.321 km2 dengan adanya ribuan kadal Komodo yang berkembang biak dengan baik disini.

Menyaksikan Kehidupan Kadal Komodo

Komodo menjadi hewan reptil yang unik, sebab hanya ditemukan di Pulau Komodo, Indonesia, dan tidak di negara lain. Tidak juga di negara tetangga yang sama – sama memiliki iklim tropis sehingga tidak menjadi hewan tropis. Kadal Komodo memiliki nama latin Varanus Komodeonensi, dan sudah dinyatakan sebagai spesies yang langka. Jumlah kadal besar ini hanya terdapat di Pulau Komodo dan memiliki sistem reproduksi yang tergolong lama, seperti kebanyakan spesies reptil lainnya. Kadal Komodo sendiri juga merupakan hewan yang tinggal di alam terbuka.

Uniknya, Komodo mampu bertahan hidup dengan baik di tanah yang kering seperti di Pulau Komodo tersebut. Kemudian bisa tetap bertahan hidup di padang savana, daerah pesisir pantai, dan juga di daerah hutan hujan. Hal ini membuktikan bahwa kadal raksasa yang menjadi maskot wisata Pulau Komodo, memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Secara fisik Komodo persis seperti kadal namun memiliki ukuran jumbo dengan berat berkisar antara 200 hingga 300 kg. panjang Komodo sendiri untuk yang dewasa mampu mencapai ukuran 3 meter.

Meski sudah menjadi Taman Nasional, namun karena sifat Komodo yang hidup di alam terbuka tidak bisa dikurung atau dikandangkan. Maka saat berwisata di Pulau ini Kita akan berada cukup dekat dengan ratusan Komodo hidup, yang semuanya merupakan karnivora. Sehingga saat berwisata disini Kita akan ditemani oleh seorang guide yang merupakan warga asli setempat. Keamanan selama melihat langsung kadal Komodo akan lebih mudah didapatkan jika mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh sanga guide.

Daya tarik wisata Pulau Komodo sebenarnya tidak hanya berpusat pada kehidupan Komodo itu sendiri, melainkan juga suguhan pemandangannya. Deretan padang rumput atau savana memberikan pemandangan hijau yang tidak seperti hutan. Savana sendiri di Indonesia hanya bisa dijumpai di wilayah timur, dan yang terbesar terdapat di Pulau Komodo. Keindahan dasar lautnya pun tidak kalah mempesona, sehingga sayang jika tidak menyelam dan menelisik ke kedalaman lautnya yang bening dan indah.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.