Dibalik Keindahan Rambut Monte Ternyata Menyimpan Mitos Ikan Dewa

Blitar merupakan sebuah daerah yang terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Blitar juga terkenal sebagai tempat pemakamannya presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Selain disebut sebagai Kota Proklamator, Blitar juga memiliki beberapa tempat wisata yang sangat mempesona seperti daerah lainnya yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah destinasi wisata alam yang berada di Desa Krisik yaitu Rambut Monte. Rambut Monte merupakan sebuah lokasi bersejarah yang kental akan budaya yang ada di Blitar.

Terletak di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sepanjang perjalanan menuju lokasi tersebut, kamu akan dimanjakan dengan keindahan alam berupa perkebunan Teh Bantaran yang akan memanjakan mata kamu. Akses jalannya pun terbilang cukup mudah dan tak membingungkan. Sesampainya di obyek wisata Rambut Monte, kamu akan melihat keindahan alam yang sangat mempesona mulai dari telaga yang memiliki air sangat bening, candi, kebun teh, dan perdawahan. Candi yang ada disana merupakan sebuah candi yang dijadikan sebagai tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu pada zaman Majapahit. Namun sayangnya candi tersebut saat ini hanya tersisa bagian kaki candinya saja. Untuk kamu yang ingin singgah di candi tersebut maka kamu akan menemukan artefak Lingga Yoni yang merupakan lambang kesuburan.

Di sekitar candi dan tak jauh jaraknya ada sebuah telaga dengan air yang jernih dan dihuni oleh beberapa spesies langka. Jernihnya air membuat kamu bisa bercermin pada air tersebut. Air telaga tersebut berwarna hijau mengelilingi pusat mata airnya dan seakan – akan kamu ingin berenang di telaga tersebut. Namun sayangnya kamu tak bisa berenang di dalam telaga tersebut karena ada larangan. Telaga tersebut di huni oleh beberapa spesies ikan langka yang dikeramatkan oleh penduduk setempat untuk menjadi cagar alam sekaligus habitat – habitat ikan yang spesiesnya kini hampir punah. Ikan – ikan yang ada di telaga tersebut bernama Ikan Sengkaring yang berbentuk menyerupai ikan lele dn hiu. Ikan ini memiliki warna abu – abu kecokelatan dan memiliki ukuran sekitar 30 cm. Bahkan masyarakat setempat mempercayainya jika ikan tersebut adalah ikan dewa.

Dibalik keindahannya, Ikan Dewa yang berada di telaga Rambut Monte juga memiliki kisah misterius yang dianggap sebagai keramat. Konon katanya jika ada yang menangkap ikan tersebut akan mendapatkan kutukan atau hal – hal yang tidak diinginkan. Tapi tahukah kamu jika ikan sengkaring tersebut tidak bertambah ataupun berkurang meskipun sudah hidup berpuluh – puluh tahun lamanya. Menurut kisah dari warga setempat jika ikan – ikan tersebut merupakan wujud dari Mbah Monte yang sudah dikutuk karena tidak menepati janjinya. Tapi hingga saat ini belum jelas kebenarannya, apakah hanya mitos saja atau memang nyata. Tiket masuk ke Rambut Monte pun  terbilang cukup terjangkau yaitu sebesar Rp. 5 ribu saja kamu sudah bisa menikmati keindahan yang disuguhkan.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.