Begini Caranya Menuju Pulau Sumbawa dari Pulau Lombok dengan Kapal Feri

Menuju ke Pulau Sumbawa dari Pulau Lombok bisa dilakukan dengan memanfaatkan jasa penyeberangan dengan menggunakan kapal feri. Jasa penyeberangan ini bisa ditemukan di Pelabuhan Kayangan yang berada di kawasan Lombok Timur. Pelabuhan ini pula yang merupakan pelabuhan aktif dan ramai sebab menjadi titik utama melakukan penyeberangan ke berbagai pulau tujuan termasuk Pulau Sumbawa. Bagi yang hendak berpelesir dari Lombok menuju Sumbawa bisa menikmati layanan kapal feri yang nyaman tersebut.

Suasana Menyeberang dari Pelabuhan Kayangan

Pelabuhan Kayangan memang menjadi jalur utama untuk bisa sampai ke Sumbawa bagi wisatawan yang datang dari Lombok. Atau memilih berkunjung ke Lombok dahulu baru kemudian singgah ke Pulau Sumbawa dalam rangka liburan atau kunjungan bisnis. Kemudian jalur ini cukup ramai juga karena pengunjung atau wisatawan yang hendak ke Sumbawa tidak bisa ditempuh dengan jalur udara. Sumbawa tidak memiliki bandara seperti Pulau Lombok, sehingga kebanyakan wisatawan naik pesawat dan mendarat di Bandara Internasional Lombok.

Kemudian wisatawan akan melanjutkan perjalanan dengan menyeberang pulau, dan alternatifnya bisa menggunakan kapal feri. Tidak perlu khawatir terdampar di pelabuhan terlalu lama sebab kapal feri ini memiliki jam operasional sepanjang hari. Selama 24 jam pelayanan kapal feri diberikan untuk mengangkut para wisatawan yang hendak menikmati lokasi wisata di Sumbawa. Peraturan jam operasional ini sangat menguntungkan wisatawan sebab bisa mengatur jadwal penyeberangan kapan saja.

Apabila hendak meluangkan waktu sejenak untuk melihat panorama dan suguhan lain di Pulau Lombok sudah bisa dilakukan. Toh, nantinya bisa kapan saja menuju ke Pulau Sumbawa sebagaimana jadwal kunjungan yang dibuat sebelum keberangkatan. Tidak perlu cemas juga mendapati perjalanan dari Bandara Internasional Lombok ke pelabuhan memakan waktu sangat lama. Sebab memang jarak antara keduanya sangat jauh lebih dari 70 kilometer dan memakai transportasi darat sehingga bisa beberapa jam lamanya.

Menurut pengakuan warga sekitar pelabuhan, menuturkan bahwa keberangkatan kapal feri terjadi per satu jam. Sehingga setiap satu jam pelabuhan akan melepaskan satu kapal feri yang mengangkut penumpang dari dan menuju Sumbawa. Penumpang bisa mendapatkan tarif angkut berdasarkan kendaraan yang dibawa dan bisa dilihat di depan pintu masuk. Terdapat papan informasi yang menjelaskan detail tarif per kendaraan yang masuk ke kapal feri tersebut.

Untuk sepeda biasa dikenai biaya Rp 26.500, sedangkan untuk sepeda motor bergantung kepada kapasitas cc yang dimiliki. Jika di bawah 500cc dikenai biaya Rp 51.500 dan diatas 500cc sebesar Rp 86.500 per kendaraan. Pemilik roda empat perlu membayar biaya sebesar Rp 440 ribu menyesuaikan dengan ukuran atau besarnya mobil tersebut. Khusus bagi yang membawa kendaraan besar semacam bus maka biayanya sekitar Rp 600ribuan. Kendaraan akan ditempatkan di lantai dasar yang memang dikhususkan sebagai lokasi parkir kendaraan penumpang.

Dalam kapal feri terdapat tiga lantai, lantai dasar difungsikan sebagai area parkir dan lantai satu dan dua menjadi tempat para penumpang. Bagi para penumpang tidak perlu khawatir merasa lapar sebab di dalam kapal terdapat kantin di lantai satu. Bagi penumpang yang bisa membayar lebih bisa masuk ke kelas VIP yang dilengkapi dengan AC di lantai dua. Kantin menyediakan beragam makanan dan minuman ringan yang bisa didapatkan dalam kondisi siap santap. Menyeberang menuju ke Sumbawa dari Pelabuhan Kayangan tidak akan membuat goncangan selama berlayar sebab ukuran kapal cukup besar dan ombaknya pun relatif kecil.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.