Tak Hanya Bikin Gemuk, Konsumsi Karbohidrat Berlebihan Juga Bisa Menyebabkan 4 Kondisi Ini

Kebiasaan masyarakat Indonesia memang harus makan dengan menggunakan nasi, bahkan porsi atau jumlah nasi yang dikonsumsi harus lebih banyak dibandingkan dengan makanan yang lainnya seperti diantaranya adalah daging dan juga sayur agar lebih mudah kenyang. Memang pada dasarnya nasi ini sehat, namun kaya akan kandungan karbohidrat yang juga kaya dengan glukosa. Tidak hanya nasi saja, melainkan banyak diantara jenis makanan lainnya yang juga kaya akan karbo, mulai dari mie sampai dengan makanan dan juga minuman manis.

Karena memang menyimpan atau mengandung energi yang cukup tinggi, sehingga dengan konsumsi jenis makanan berkarbo memang membuat seseorang nantinya akan lebih semangat dalam beraktivitas dan tidak mudah lelah. Jadi simpanan energi yang ada di dalam tubuh juga menjadi semakin besar dan menyebabkan seseorang menjadi mudah gemuk, apalagi jika seandainya tidak semua cadangan energi tersebut akan digunakan beraktivitas. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya konsumsi makanan tinggi karbohidrat ini tak hanya beresiko menyebabkan kegemukan saja, melainkan juga beragam masalah lainnya, berikut ini diantaranya yang patut diketahui, yaitu:

  1. Menjadi sering merasa lapar, pernahkah Anda merasa craving atau tidak terkontrol keinginannya untuk mengonsumsi makanan, khususnya adalah makanan manis? Ternyata ini adalah efek jangka pendek yang dirasakan ketika konsumsi karbohidrat dalam jumlah yang berlebihan. Sehingga nafsu makan juga menjadi tidak terkontrol. Kondisi craving ini bisa pada beragam jenis makanan, namun kebanyakan diantaranya adalah jenis makanan yang manis atau kaya kandungan karbohidrat juga, seperti diantaranya adalah permen, minuman manis sampai dengan coklat. Tentunya dalam jangka waktu panjang hal ini justru akan merugikan diri Anda sendiri, karena menyimpan kalori lebih banyak di dalam tubuh, sehingga semakin gemuk.
  2. Membuat mood berubah-ubah, kondisi mood swing ini bisa disebabkan oleh beragam faktor. Salah satu diantaranya adalah karena mengonsumsi makanan manis. Hal ini disebabkan makanan manis tersebut bisa secara cepat menaikkan kadar gula darah yang ada di dalam tubuh. Begitu juga dengan pengaruhnya terhadap produksi insulin yang berlebih untuk menurunkan kadar gula darah. Akibat yang dirasakan adalah mood juga cepat berubah, mulai diantaranya adalah merasa sedih, kemudian juga mudah murung sampai dengan cemas berlebihan.
  3. Bisa meningkatkan resiko terkena penyakit diabetes melitus tipe 2, dikenal juga sebagai penyakit kancing manis. Sudah bukan rahasia lagi jika seandainya gula darah berlebih yang ada di dalam tubuh ini dapat menjadi penyebab penyakit kancing manis, hal ini disebabkan karena karbohidrat yang kandungan glikemiknya tinggi dan juga rendah serat akan menganggu produksi hormon insulin yang ada dalam tubuh. Sehingga bisa menyebabkan terkena diabetes melitus, penyakit ini sangatlah berbahaya karena beresiko menyebabkan komplikasi dengan beragam masalah kesehatan yang lainnya.
  4. Bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, mengonsumsi karbohidrat berlebih nyatanya juga menyebabkan dampak jangka panjang yang berbahaya karena bisa meningkatkan timbunan kolesterol juga di dalam tubuh. Kadar trigliserida dan juga kolesterol tinggi ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang mengonsumsi gula maupun produk turunannya secara berlebih.

Untuk itu kuncinya adalah dengan membatasi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi setiap hari dengan memperhitungkan kebutuhan harian. Selain itu juga dapat mengganti karbohidrat sederhana yang dikonsumsi dengan jenis karbohidrat kompleks, karena jenis karbohidrat ini lebih aman bagi kesehatan tubuh, seperti diantaranya adalah oatmeal, nasi putih ataupun umbi-umbian.

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.