5 Tips Mencegah Warna Baju Batik Luntur

Apa pendapat kamu mengenai baju batik? Umumnya orang mengenal batik sebagai kain tradisional, dan lumrahnya dipakai untuk acara resmi. Beberapa tahun lalu malah perspektif orang mengenai batik sangat ekstrim karena hanya dikhususkan untuk orang tua saja. Seiring berjalannya waktu kain batik mengalami perkembangan menarik sebab mulai lumrah dikenakan oleh semua kalangan. Kini tidak hanya kalangan orang tua yang memakainya namun juga anak muda.

Terlebih memasuki hari Jumat, dipastikan banyak sekali perkantoran mewajibkan karyawannya memakai baju batik saat bekerja. Anak muda pun semakin tergiur untuk bereksperimen sehingga memadukan baju batik dengan baju model lain agar gaya pakaian nampak casual. Sayangnya banyak orang mengeluh ketika membeli baju batik menjumpai warnanya mudah luntur saat dicuci. Maklum saja sebab kain batik dibuat memakai lilin dan canting yang memakai pewarna kain alami, kadang juga pewarna berbahan kimia.

Tips Mencegah Kain Batik Luntur Saat Dicuci

Proses pembuatan ini membuat kain batik mudah mengalami luntur terutama ketika dicuci untuk pertama kalinya. Namun jangan cemas dulu, rupanya beberapa cara berikut bisa membantu menghindari lunturnya warna pada batik:

  1. Rendam dulu dengan air hangat bercampur garam, Kalau baju batik tidak begitu kotor maka cukup rendam dengan air hangat, dan ketika pencucian kali pertama rendam sebentar baju batik ini. supaya luntur bisa dicegah maka idealnya ditambah garam sedikit ke dalam air hangat tersebut, dijamin lunturnya warna akan berkurang
  2. Hindari detergen dan ganti memakai sabun mandi atau sampo, Mencuci baju batik baiknya tidak memakai detergen sebab mengandung senyawa tertentu yang membuat warna pada kain akan terkikis perlahan. Anda tentu tidak ingin batik kesayangan warnanya pudar dan kurang menarik. Ganti detergen dengan sampo maupun sabun mandi cair, sehingga bersih maksimal namun warnanya tetap berkualitas
  3. Hindari sengatan sinar matahari langsung, Warna alami pada kain batik rupanya juga mudah luntur dan memudar tatkala dijemur langsung bersentuhan dengan sinar matahari. Opsional paling aman adalah mencari lokasi menjemur yang teduh sehingga aman untuk mengeringkan baju batik usai dicuci. Tidak perlu khawatir tidak kering sebab hembusan angin membantu proses penguapan
  4. Hanya bagian dalam yang terkena setrika, Baju batik tentu akan kusut luar biasa jika langsung dipakai tanpa disetrika, sehingga tidak masalah jika disetrika dahulu. Namun yang perlu dicatat adalah menyetrika bagian dalam baju bukan bagian luarnya. Tujuannya tentu saja untuk menghindari pudarnya warna kain batik dari proses penyetrikaan tersebut. Meskipun disetrika di bagian dalam namun tetap saja hasilnya tetap rapi dan licin
  5. Selalu simpan di dalam lemari, Baju batik yang sudah dicuci dan disetrika baiknya disimpan di dalam lemari pakaian bukan dibiarkan menggantung di dalam ruangan. Sebab warna kainnya akan cepat memudar, lebih aman ditaruh dalam lemari yang selalu ditutup. Menghindari serangan rayap dan pengerat Anda bisa menaruh bubuk merica yang dibungkus kertas tissue lalu ditaruh dipojokan lemari

Perawatan yang tepat akan membantu menjaga kualitas warna dari kain batik, selain itu menjaga jahitan tetap kuat. Memiliki baju batik yang terawat dijamin tidak akan rugi sebab bisa dipakai kapan saja ketika dibutuhkan. Entah untuk keperluan melamar kerja, masuk kerja, atau bahkan kuliah sehingga tidak melulu hanya bisa dipakai di acara kondangan. Sudahkah batik kesayangan dirawat dengan benar?

Share this:

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.